Senin, 31 Januari 2011

MASALAH HIV/AIDS DAN ROKOK PERLU PERHATIAN SERIUS

Untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai kekuatan pembangunan, masalah HIV/AIDS dan rokok memerlukan perhatian serius. Hal ini disebabkan jumlah penderita HIV/AIDS terus meningkat setiap tahunnya dengan proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi pada kelompok usia produktif (usia 20-29 tahun) sebanyak 49,07%. Demikian juga dengan jumlah perokok, berdasarkan hasil Riskesdas Tahun 2010, prevalensi perokok secara nasional sebesar 34,7%. Berarti lebih dari sepertiga penduduk berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti kanker, penyakit jantung dan penyakit akibat gangguan pernapasan.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH ketika menyampaikan sambutan kepada peserta Rapat Kerja Nasional Gubernur di Jakarta, Senin, 31 Januari 2011.

Menurut Menkes, kesehatan merupakan unsur dominan dalam Millenium Development Goals (MDGs), karena lima dari delapan agenda MDGs berkaitan langsung dengan kesehatan. Lima agenda tersebut adalah Agenda ke-1 (Memberantas kemiskinan dan kelaparan), Agenda ke-4 (Menurunkan angka kematian anak), Agenda ke-5 (Meningkatkan kesehatan ibu), Agenda ke-6 (Memerangi HIV/AIDS, Malaria, dan penyakit lainnya), serta Agenda ke-7 (Melestarikan lingkungan hidup).

Untuk mendukung upaya pencapaian MDG’s, pada tahun 2011 Kemenkes mulai meluncurkan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). BOK diberikan kepada seluruh Puskesmas di Indonesia yang besarnya berkisar antara Rp 75 juta sampai Rp 250 juta per tahun sesuai wilayah regional masing-masing. Pada tahun 2011 ini juga mulai dilaksanakan Program Jaminan Persalinan (Jampersal), yaitu pemberian jaminan persalinan bagi masyarakat yang belum mendapat jaminan kesehatan untuk persalinan. Jaminan pelayanan yang diberikan mencakup : pemeriksaan kehamilan, pelayanan persalinan, pelayanan nifas, pelayanan Keluarga Berencana, pelayanan neonatus dan promosi ASI.

Berkaitan dengan agenda ke-6, Menkes mengingatkan kembali pentingnya komitmen melaksanakan INPRES No. 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan. Salah satu fokus program pengendalian HIV/AIDS 2010 dan 2011 yaitu jumlah orang yang berumur 15 tahun atau lebih yang menerima konseling dan testing HIV pada tahun 2010 sebanyak 300.000 orang dan tahun 2011 menjadi 400.000 orang. Persentase orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang mendapatkan obat anti retroviral (ARV) tahun 2010 sebanyak 70% dan tahun 2011 menjadi 75%. Presentase kabupaten/kota yang melaksanakan pencegahan penularan HIV sesuai pedoman tahun 2010 sebanyak 50% dan tahun 2011 menjadi 60%. Penggunaan kondom pada kelompok risiko tinggi tahun 2011 sebanyak 35% pada perempuan dan 20% pada laki-laki.

“Berdasarkan hasil Riskesdas 2010, persentase penduduk umur  15 tahun dengan pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS sebesar 11,4%. Hal ini menunjukkan pentingnya terus meningkatkan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) terhadap kelompok ini”, ujar Menkes.

Sedangkan prevalensi penduduk yang merokok pada kelompok umur 45-54 tahun sebesar 32,2%. Sedangkan pada penduduk laki-laki umur 15 tahun ke atas sebanyak 54,1% adalah perokok. Prevalensi tertinggi pertama kali merokok pada umur 15-19 tahun (43,3%) dan sebesar 1,7% penduduk mulai merokok pertama kali pada umur 5-9 tahun. Untuk mengatasi hal itu, mengharapkan para Gubernur segera mengeluarkan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di wilayah kerja masing-masing.

Pemberdayaan masyarakat

Mengacu pada visi pembangunan nasional, strategi pertama yang dilakukan Kemenkes adalah pemberdayaan masyarakat, swasta, dan masyarakat madani melalui kerja sama nasional dan global. Berarti pembangunan kesehatan juga tidak terlepas dari komitmen Indonesia sebagai warga masyarakat dunia untuk ikut merealisasikan tercapainya MDGs.

Masyarakat diarahkan agar berdaya dan ikut aktif memelihara kesehatannya sendiri, melakukan upaya pro-aktif tidak menunggu sampai jatuh sakit, karena ketika sakit sebenarnya telah kehilangan nilai produktif. Upaya promotif dan preventif perlu ditingkatkan untuk mengendalikan angka kesakitan yang muncul dan mencegah hilangnya produktivitas serta menjadikan sehat sebagai fungsi produksi yang dapat memberi nilai tambah, ujar Menkes.

Pemberdayaan masyarakat berupaya memfasilitasi percepatan dan pencapaian derajat kesehatan bagi seluruh penduduk dengan mengembangkan kesiap-siagaan di tingkat desa dan kelurahan yang disebut Desa dan Kelurahan Siaga Aktif seperti dituangkan melalui Keputusan Menkes No.1529/MENKES/ SK/X/2010 tentang Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.

Desa dan Kelurahan Siaga Aktif adalah desa dan kelurahan yang penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari melalui Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau sarana kesehatan yang ada seperti Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu), Puskesmas atau sarana kesehatan lainnya. Penduduknya dapat mengembangkan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) dan melaksanakan surveilans berbasis masyarakat (meliputi pemantauan penyakit, kesehatan ibu dan anak, gizi, lingkungan dan perilaku), kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Pada kesempatan tersebut, Menkes mengharapkan kepada para Gubernur untuk Mengembangkan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif di daerah masing-masing untuk mempercepat tercapainya masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-52907416-9, faks : 52921669, Call Center : 021-500567, atau alamat e-mail : puskom.publik@yahoo.co.id, info@depkes.go.id, dan kontak@depkes.go.id

Sumber: http://www.depkes.go.id/

Artikel terkait:

Minggu, 30 Januari 2011

INILAH 10 MANFAAT BERCINTA BAGI KESEHATAN

Manfaat Bercinta Bagi Kesehatan. Waduh baru tahu nih ternyata bercinta juga bermanfaat bagi kesehatan, pas lagi browsing lewat om google ketemu sama artikel tentang manfaat bercinta bagi kesehatan. Makanya langsung deh sehatzblog sharing buat sobat semua, siapa tahu ada yang lagi cari informasi tentang bercinta.. he..he..

MANFAAT BERCINTA BAGI KESEHATAN

Menurut terapis seks dan psikolog, Joy Davidson yang dikutip oleh tempointeraktif, bercinta bukan hanya berguna bagi kondisi psikis seseorang tapi juga fisiknya dan ini terbukti lewat penelitian ilmiah. So berbahagialah bagi mereka yang rajin bercinta. Penasaran ? Inilah 10 manfaat bercinta bagi kesehatan :

1. Mengusir Stres
Menurut para peneliti di Skotlandia, bercinta terbukti menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres. Mereka mempelajari 24 perempuan dan 22 laki-laki yang mencatat aktifitas seksual mereka. Hasilnya, mereka yang rajin bercinta lebih baik mengatasi stres dibandingkan mereka yang jarang berhubungan intim.

2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Bercinta secara rutin, satu atau dua kali seminggu bisa memicu tubuh mengeluarkan antibodi yang disebut immunoglobulin A atau IgA, yang bisa melindungi seseorang dari serangan flu dan infeksi lainnya.

3. Membakar Kalori
Bercinta selama 30 menit bisa membakar 85 kalori. Kelihatannya sedikit, tapi coba hitung bila rutin dilakukan. "Bercinta adalah satu olahraga yang efektif," kata seksolog, Patti Britton.

4. Jantung Lebih Sehat
Ada kekhawatiran bercinta terlalu dahsyat bisa memicu stroke. Menurut peneliti Inggris hal tersebut keliru. Dalam jurnal kesehatan, Journal of Epidemilogy and Community Health, para peneliti tidak menemukan hubungan bercinta dan stroke dari 914 orang yang mereka teliti selama 20 tahun.

Peneliti menemukan mereka yang rutin bercinta lebih dari dua kali sepekan memiliki risiko lebih kecil ketimbang mereka yang bercinta kurang dari satu kali dalam sebulan.

5. Kepercayaan Diri Meningkat
Meningkatkan kepercayaan diri adalah satu dari 237 alasan orang bercinta. Hal tersebut terungkap di jurnal kesehatan, Archives of Sexual Behavior. Seseorang yang rajin bercinta lebih terlihat percaya diri, karena dia merasa senang.

6. Memicu Hormon Oxytocin
Bercinta lalu orgasme meningkatkan kadar hormon oxytocin. Hormon ini bisa meningkatkan perasaan sayang atau cinta, sehingga bisa membuat lebih percaya kepada pasangan Anda dan lebih terikat dengannya.

7. Mengurangi Rasa Sakit
Selain meningkatkan hormon oxytocin, hormon endorphins juga meningkat, bercinta bisa mengurangi rasa sakit, terutama sakit kepala.

8. Memperkecil Risiko Terkena Kanker Prostat
Ejakulasi teratur buat para pria terbukti mengurangi risiko terkena kanker prostat. Apalagi bagi mereka yang teratur bercinta sejak usia 20-an.

9. Memperkuat Otot Panggul
Bagi perempuan, bercinta seperti melakukan senam kegel. Sama-sama meningkatkan otot panggul.

10. Tidur Lebih Nyenyak
Hormon oxytocin yang keluar saat orgasme juga membuat tidur seseorang lebih nyenyak. Dengan tidur nyenyak maka tubuh pun lebih sehat dan bugar.

Yupz, itulah 10 manfaat bercinta bagi kesehatan ... semoga bermanfaat :)

Selasa, 25 Januari 2011

Kesehatan

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penanggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang mempengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain.

Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan. Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapat jaminan kesehatan dari lembaga atau perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan Jamsostek.

Golongan masyarakat yang dianggap 'teranaktirikan' dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil dan pedagang. Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung dalam manajemen pelayanan kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri.


Kesehatan Menurut Undang-Undang
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
  1. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
  2. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat.
  3. Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
  4. Sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan.
  5. Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berguna

Tujuan Kesehatan Dalam Segala Aspek
Salah satu tujuan nasional adalah memajukan kesejahteraan bangsa, yang berarti memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu pangan, sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja dan ketenteraman hidup. Tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk, jadi tanggung jawab untuk terwujudnya derajat kesehatan yang optimal berada di tangan seluruh masyarakat Indonesia, pemerintah dan swasta bersama-sama.


Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan
Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus. Tujuan dan ruang lingkup secara umum, antara lain:
  1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  2. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  3. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.
Adapun tujuan dan ruang lingkup secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:
  1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
  3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
  4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
  5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
  6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
  7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
  8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan

Tujuan Pembangunan Kesehatan
Untuk jangka panjang pembangunan bidang kesehatan diarahkan untuk tercapainya tujuan utama sebagai berikut:
  1. Peningkatan kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan.
  2. Perbaikan mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin Kesehatan.
  3. Peningkatan status gizi masyarakat.
  4. Pengurangan kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas).
  5. Pengembangan keluarga sehat sejahtera, dengan makin diterimanya norma keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

Dasar-Dasar Pembangunan Kesehatan
Dasar-dasar pembangunan nasional di bidang kesehatan adalah sebagai berikut:
  1. Semua warga negara berhak memperoleh derajat kesehatan yang optimal agar dapat bekerja dan hidup layak sesuai dengan martabat manusia.
  2. Pemerintah dan masyarakat bertanggung jawab dalam memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan rakyat.
  3. Penyelenggaraan upaya kesehatan diatur oleh pemerintah dan dilakukan secara serasi dan seimbang oleh pemerintah dan masyarakat.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Kesehatan

Jumat, 21 Januari 2011

80 Persen Siswa SD Sakit Gigi

siswa sdKepala Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Hardiono mengatakan sebanyak 80 persen siswa SD mengalami penyakit gigi dan mulut.

"Ini berdasarkan hasil penelitian Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang tersebar di 11 kecamatan pada periode tahun 2009-2010," kata Hardiono, di sela-sela acara kemitraan PT Unilever dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, di Kampus UI, Depok.

Penelitian tersebut juga menyebutkan untuk usia taman kanak-kanak (TK) yang mengalami penyakit gigi dan mulut mencapai 74 persen, dan sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 71 persen, dan usia sekolah menengah atas (SMA) sebesar 13 persen.

"Tingginya angka penyandang penyakit gigi dan mulut karena kurang menyadari kebersihan gigi dan mulut," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut pihaknya bekerjasama dengan Fakultas kedokteran gigi dan PT Unilever membentuk program daerah binaan di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Adanya daerah binaan ini diharapkan membuat daerah tersebut bebas dari penyakit gigi dan mulut, sehingga dapat meningkatkan kesehatan anak-anak tersebut.

Pemkot Depok akan menjadikan Puskesmas Abadijaya untuk menjadi pusat pelayanan penyakit gigi dan mulut. Namun, untuk menurunkan angka pesakitan gigi dan mulut di Kota Depok, ia berharap mendapatkan bantuan dari Unilever berupa mobil penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. (abd)

Sumber:
http://sehatnews.com/berita/5990-Persen-Siswa-Sakit-Gigi.html

Artikel Terkait:
- Berita Kesehatan
- Penyakit Mulut & Gigi

Selasa, 18 Januari 2011

9 MAKANAN PEMBAKAR LEMAK TUBUH SECARA ALAMI

9 MAKANAN PEMBAKAR LEMAK TUBUH SECARA ALAMI
9 Makanan Pembakar Lemak Tubuh Secara Alami. Ada ga sih makanan pembakar lemak tubuh secara alami? Nah berikut ini adalah 9 makanan yang dapat membakar lemak di dalam tubuh secara alami, bagi yang ingin mengurangi kadar lemak di dalam tubuh mungkin dapat mencoba makanan pembakar lemak tubuh secara alami berikut ini, yang dikutip melalui kapanlagi.com.

1. Kalsium
Makanan yang dianjurkan: susu rendah lemak, yogurt rendah lemak, dan keju

Bahkan setelah diproses pun, susu tetap memberikan dampak positif bagi tubuh, seperti dalam bentuk yogurt dan keju. Review dari sekitar 90 studi yang dirilis jurnal Nutrition Reviews mengungkapkan adanya kaitan erat antara kadar kalsium tinggi dengan membaiknya komposisi tubuh.

2. Serat
Makanan yang dianjurkan: oats dan gerst (semacam gandum yang biasanya digunakan untuk membuat bir)

Memilih gandum sebagai menu utama ketimbang nasi putih akan menjauhkan Anda dari lemak dan gelambir di perut, demikian ungkap sebuah studi yang dirilis dalam American Journal of Clinical Nutrition, sebab nasi putih hanyalah karbohidrat kosong.

3. Catechins
Makanan yang dianjurkan: green tea

"Catechins meningkatkan metabolisme dan kecepatan liver dalam membakar lemak," ujar Kevin C. Maki, PhD dalam Journal of Nutrition. Untuk mendapatkan hasil maksimal, minumlah 4-6 cangkir teh hijau berkafein dalam sehari, dan berolahragalah sedikitnya 3 jam tiap minggunya.

4. Protein
Makanan yang dianjurkan: telur

Protein berperan bagi pembakaran lemak dalam beberapa cara. Pertama, tubuh Anda jelas butuh energi (atau kalori) untuk memecah protein makanan. "Dan, protein juga bisa mengurangi rasa lapar," ujar Donald K. Layman, PhD, yang merilis studi tentang hubungan protein dengan berat badan Journal of Nutrition.

5. Lemak baik
Makanan yang dianjurkan: walnut dan almond

Entah berapa banyak studi yang menyetujui bahwa kedua kacang di atas 'ramah terhadap ukuran pinggang'. Keduanya dapat meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin, membantu menurunkan berat badan. Walnut merupakan salah satu sumber omega-3 non-ikan terbaik, sedangkan almond menyediakan keuntungan ekstra yaitu membantu pembentukan tulang.

6. Omega-3
Makanan yang dianjurkan: salmon

Mengonsumsi lemak mungkin merupakan pantangan terbesar bagi Anda yang ingin kurus, namun asupan omega-3 dari lemak ikan seperti salmon justru akan banyak membantu. Hal ini seperti yang diungkapkan dalam British Journal of Nutrition. "Meski mekanisme kerjanya belum diketahui secara pasti, namun omega-3 memang dapat membakar lemak," ujar Irene Munro, salah satu peneliti dari University of Newcastle in Newcastle, Australia.

Studi lain bahkan menyatakan omega-3 mampu mengurangi nafsu makan karena bisa membuat perut tetap terasa penuh hingga 2 jam ke depan. Tak suka salmon? Cobalah ikan lainnya seperti mackerel, haring, atau tuna kaleng, sedikitnya 2 kali seminggu.

7. Flavonoids
Makanan yang dianjurkan: apel, pear, dan paprika

Persamaan tiga makanan di atas adalah sama-sama mengandung flavonoids, zat kimia alami dalam tumbuhan yang jago memerangi lemak. "Penelitian menunjukkan bahwa flavonoids bisa meningkatkan penggunaan energi, penyerapan glukosa ke otot, dan pembakaran lemak," ujar Hughes, MSc, pemimpin studi terkait dari Maastricht University (Belanda).

8. Lignan
Makanan yang dianjurkan: flaxseed

Mengonsumsi lignan, khususnya untuk wanita yang memasuki masa menopause bisa menurunkan lemak tubuh dan BMI, demikian menurut sebuah studi dalam British Journal of Nutrition. Tambahkan 1 sdm flaxseed ke dalam sereal, salad, atau hidangan yogurt harian Anda.

9. Asam
Makanan yang dianjurkan: cuka

Para peneliti mengemukakan, cuka bisa mengaktifkan gen yang memproduksi enzim pemecah lemak. Tertarik mencobanya? Cobalah minum 1 sdm cuka setiap hari, atau campur dengan susu atau soda bila Anda kurang suka rasa asamnya.

Semoga informasi singkat mengenai 9 makanan pembakar lemak tubuh secara alami di atas dapat bermanfaat )

Ingin Langsing, Hindari Diet Rendah Lemak!

http://sehat-ituindah.blogspot.com
SEDANG menurunkan berat badan dengan berdiet? Jika ya, Anda sebaiknya pilih-pilih program diet yang sehat. Misalnya, hindari diet rendah lemak yang tak memberikan hasil maksimal.

Saran itu disampaikan pelatih selebriti ternama James Duigan, di mana salah satu kliennya merupakan model Elle Macpherson.

“Saya melihat banyak orang berusaha menurunkan berat badan, tapi mereka tidak mengerti penyebab tubuh menjadi gemuk. Tentu, penyebabnya bukan lemak, tetapi gula dan karbohidrat,” jelasnya, seperti dikutip iDiva.

James menambahkan, “Anda membutuhkan diet yang sehat dan seimbang, karena diet rendah lemak tidak akan pernah berhasil. Anda harus mencari cara mengatur pola makan yang memperbolehkan Anda senang dan sehat selama hidup.”

James yang baru saja meluncurkan buku kedua berjudul “Clean & Lean: Flat Tummy Fast!” menyarankan beberapa langkah sederhana berikut agar perut tampak rata.

1. Anda jangan terlalu lama memasak makanan agar nutrisinya tidak terbuang. Coba pastikan untuk mengolah makanan di mana 50 persennya masih mentah. Atau jika mungkin, makan langsung semua sayuran mentah.

2. Pilihlah daging organik. Selain lebih bersih dari racun, daging organik mengandung antibiotik.

3. Jangan mengonsumsi makanan yang mampu melemahkan dinding perut Anda, yaitu makanan yang mengandung gluten.

4. Hindari gula dalam bentuk apapun. Gula akan menambah lingkar perut.

5. Pastikan pola makan Anda cukup serat. Kekurangan serat akan membuat peradangan usus. Makan sayur sebanyak-banyaknya dan minum paling tidak 2 liter air bersuhu kamar setiap hari.

6. Jika terasa lapar, lebih baik pilih camilan berupa brownies, dengan begitu justru Anda akan lebih mudah langsing.

“Beri makan jiwa Anda, karena Anda tidak dapat hidup dengan semua penyangkalan (bahwa Anda butuh makan enak). Justru hal ini mampu membantu proses pembakaran lemak, meningkatkan metabolisme, dan membuat Anda makin langsing. Kuncinya, konsumsi satu camilan,” papar James.

“Faktor lainnya untuk gaya hidup sehat adalah mengurangi stres,” tutup James.

sumber:http://lifestyle.okezone.com/

Minggu, 16 Januari 2011

Tindakan dan Perawatan untuk Bayi Baru Lahir

Kecukupan Kolostrum
Ibu yang memilih untuk menyusui ASI harus mengetahui bahwa hari-hari pertama, 3-5 hari setelah melahirkan ASI banyak mengandung kolostrum yang kaya akan antibodi dan sangat diperlukan oleh bayi (kolostrumberwarna agak kekuningan).

Pada orang-orang dahulu kolostrum malah dibuang karena dianggap ASI yang pertama keluar itu adalah ASI yang kotor.

Meski hanya diproduksi dalam jumlah yang amat sedikit, hanya 7,4 sendok teh (36,23 ml) per hari menurut la leche league, tetapi kandungan nutrisi yang ada dalam kolostrum sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi pada hari-hari pertama kehidupannya.

Kolostrum memiliki kadar protein yang lebih tinggi dari ASI matur. Tetapi kandungan lemak dan laktosanya (gula darah) lebih rendah dari ASI matur. Kolostrum mengandung vitamin, seperti vitamin A, B6, B12, C, D dan K; dan mineral,terutama zat besi dan kalsium. Komposisi seperti itu sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi baru lahir. Sama halnya dengan ASI matur, kolostrum juga mengandung enzim-enzim pencernaan yang belum mampu diproduksi oleh tubuh bayi, seperti protease (untuk menguraikan protein), lipase (untuk menguraikan lemak), dan amilase (untuk menguraikan karbohidrat). Ini membuat kolostrum mudah sekali dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang memang belum sempurna. Kolostrum juga mempunyai efek laksatif (obat pencahar) bagi bayi, yang akan membantu pengeluaran "tinja pertama" bayi baru lahir, disebut mekonium, dari dalam ususnya. Selain konsentrasi nutrisi yang tinggi, kolostrum juga ’kaya’ akan antibodi, atau yang dalam istilah medis disebut juga dengan immunoglobulin (Ig).

Antibodi terdapat dalam 5 jenis (disebut juga faktor imun), yaitu IgG,IgA, IgM, IgD dan IgE. ASI juga mengandung kelima faktor imun tersebut, namun kolostrum memiliki konsentrasi faktor imun lebih tinggi daripada ASI.. Selama di dalam rahim ibu, janin memperoleh pasokan antibodi, faktor imun IgG, dari plasenta. Segera setelah lahir, pasokan ini akan terhenti, padahal tubuh bayi belum mampu membuat antibodi sendiri.

Itulah salah satu sebab mengapa bayi yang baru lahir harus sesegera mungkin disusukan kepada iIbunya. Selain untuk merangsang produksi ASI, inisiasi dini ASI (early latch-on) juga untuk memastikan bayi mengkonsumsi kolostrum sesegera mungkin.


Kecukupan ASI
Bayi harus disusui kapan dan di mana saja dia meminta (on demand) sekitar 8-12 kali perhari (atau tiap 2-3 jam).


Merangsang Produksi ASI
Sebaiknya, biarkan bayi menyusu sepuasnya tanpa perlu dijadwal secara ketat. Karena produksi ASI akan seirama dengan kebutuhan bayi. Jika bayi Anda minumnya banyak, otomatis ASI yang keluar juga banyak. Semisal yang diminum 250 ml, hormon prolaktin akan memacu kelenjar susu agar menghasilkan ASI 25 ml. Jika rangsangan bayi minum ASI semakin sering, produksi susu juga meninggi. Sebaliknya, air susu akan berkurang jika rangsangannya jarang.


Frekuensi Buang Air Kecil
Bayi seharusnya buang air kecil 6-8 kali perhari. Frekuensi buang air kecil pada bayi secara tidak langsung dapat juga untuk menilai kecukupan asupan ASI atau susu formula. Bila bayi cukup minum maka akan BAK 3-4 kali sehari atau bahkan sampai 8 kali sehari. Bila bayi kurang minum atau dehidrasi, maka biasanya frekuensi BAK akan berkurang atau jumlah urine sedikit, sehingga warna urin akan terlihat kuning pekat (Dr. Patria Vittarina, SpA dari Divisi Perinatologi RSIA Muhammadiyah).

Ada beberapa kemungkinan penyebab berkurangnya Frekuensi Buang Air Kecil pada Bayi:
  • Bayi mengalami kekurangan cairan. Ini bisa terjadi karena Ibu yang menyusui kurang banyak minum atau bayi sedang mengalami muntah-muntah atau berkeringat berlebihan. Kondisi seperti ini dapat diatasi dengan banyak memberi asupan cairan pada bayi.
  • Pada bayi laki-laki, coba perhatikan ujung kulupnya apakah terlihat kecil atau tidak. Bila ya, bisa jadi ia mengalami phymosis (ujung kulup kecil) sehingga menyebabkannya jarang BAK. Sebagai solusi, biasanya dokter akan melakukan pembesaran dengan cara sunat. Kondisi ini perlu diatasi segera karena jika dibiarkan bisa menimbulkan infeksi pada saluran kencing bayi.
  • Sukar pipis pada bayi perempuan bisa disebabkan karena terjadi infeksi pada organ intimnya meski bisa juga BAK-nya justru jadi lebih sering. Sebagai pecegahan, sehabis BAK, lubang kencing dan daerah sekitarnya musti langsung dibersihkan. Sisa air seni bisa mengendap di lipatan-lipatan sekitar kelaminnya dan menimbulkan infeksi. Perhatikan juga teknik membersihkan organ pembuangan. Jangan memebrsihkan dari arah belakang ke depan namun dari depan kebelakang. Ini dimaksudkan agar kotoran dari anus tidak terbawa ke vagina.

Penurunan Berat Badan
Banyak bayi kehilangan berat badannya sampai 10% dalam beberapa hari pertama setelah lahir. Namun setelah berumur sekitar 10 hari, berat badannya mulai meningkat lagi.

Agar berat badannya tidak terus turun, tingkatkan kualitas ASI Ibu dengan makan makanan bergizi.

Sumber: http://www.info-sehat.com/inside_level2.asp?artid=1513&secid=2

Artikel terkait: Dunia Bayi