Tampilkan postingan dengan label Penyakit Mulut dan Gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Mulut dan Gigi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Januari 2011

80 Persen Siswa SD Sakit Gigi

siswa sdKepala Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Hardiono mengatakan sebanyak 80 persen siswa SD mengalami penyakit gigi dan mulut.

"Ini berdasarkan hasil penelitian Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang tersebar di 11 kecamatan pada periode tahun 2009-2010," kata Hardiono, di sela-sela acara kemitraan PT Unilever dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, di Kampus UI, Depok.

Penelitian tersebut juga menyebutkan untuk usia taman kanak-kanak (TK) yang mengalami penyakit gigi dan mulut mencapai 74 persen, dan sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 71 persen, dan usia sekolah menengah atas (SMA) sebesar 13 persen.

"Tingginya angka penyandang penyakit gigi dan mulut karena kurang menyadari kebersihan gigi dan mulut," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut pihaknya bekerjasama dengan Fakultas kedokteran gigi dan PT Unilever membentuk program daerah binaan di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Adanya daerah binaan ini diharapkan membuat daerah tersebut bebas dari penyakit gigi dan mulut, sehingga dapat meningkatkan kesehatan anak-anak tersebut.

Pemkot Depok akan menjadikan Puskesmas Abadijaya untuk menjadi pusat pelayanan penyakit gigi dan mulut. Namun, untuk menurunkan angka pesakitan gigi dan mulut di Kota Depok, ia berharap mendapatkan bantuan dari Unilever berupa mobil penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. (abd)

Sumber:
http://sehatnews.com/berita/5990-Persen-Siswa-Sakit-Gigi.html

Artikel Terkait:
- Berita Kesehatan
- Penyakit Mulut & Gigi

Kamis, 13 Januari 2011

Pencabutan Gigi

Pencabutan gigi adalah cara termudah dan terbaik untuk menghilangkan sakit gigi. Seperti namanya, pencabutan gigi adalah menghilangkan gigi. Jika syaraf gigi telah mati atau gigi telah terinfeksi sangat parah, pencabutan adalah satu-satunya cara. Tergantung gigi, pencabutan gigi bisa dilakukan dengan cara yang sederhana ataupun pencabutan yang rumit.


Pencabutan Gigi Sederhana

Pencabutan jenis sederhana adalah pencabutan yang paling umum dalam dunia kedokteran gigi. Prosedur ini dilakukan dengan cara, gigi dicabut dengan melonggarkan gusi di sekitar gigi yang dicabut. Dokter menggunakan tang untuk memegang gigi kemudian menggerakkan ke sisi-sisi sampai gigi terbebas dari gusi sekitarnya.

Gigi tertancap ke tulang dengan jaringan lunak yang tipis. Jaringan lunak ini disebut sebagai periodontal ligament. Dokter gigi menggunakan jaringan ini untuk mencabut gigi. Seperti yang anda ketahui, cara mencabut gigi adalah dengan menarik dan menggoyang-goyang gigi dari samping ke samping, yang mana hal ini akan melonggarkan rongga di tulang dan memecah ligamen yang memegang gigi.

Pencabutan sederhana, atau penarikan gigi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Dokter gigi akan membius anda terlebih dahulu, sehingga anda tidak akan merasakan apa-apa. Tergantung dengan gigi, proses penarikan normalnya hanya butuh beberapa menit setelah anda dibius dengan menggunakan bius lokal. Setelah selesai, dokter gigi akan menempatkan bundaran kapas di bekas gigi yang dicabut untuk anda gigit dan anda bisa segera pulang.

Pencabutan Gigi Rumit

Namun tidak semua gigi bisa kita cabut. Kadang-kadang gigi sudah sangat busuk atau sudah pecah, sehingga tidak ada gigi yang tersisa diatas garis gusi yang bisa dibuat dokter sebagai pegangan. Dalam kasus seperti ini, dokter akan melakukan pencabutan rumit, dia akan membuat gigi yang tertanam didalam gusi muncul ke permukaan, sehingga dia bisa melakukan metode standar dengan menarik dan dan menggoyang-goyang gigi.

Dalam pencabutan jenis ini, dokter akan membuat sayatan di gusi yang berada di sekeliling gigi dan membuka jaringan yang telah disayat sehingga membuat tulang gigi terlihat. Saat tulang telah terlihat maka akan terdapat gigi yang bisa dibuat pegangan oleh dokter gigi untuk dicabut dengan menggunakan metode penarikan. Dalam banyak kasus, gigi masih melekat ke tulang, ini berarti dokter gigi tidak dapat menarik keluar gigi.

Dengan gigi yang masih melekat di tulang, dokter gigi perlu menggunakan sebuah bor untuk memecah tulang gigi. Ini disebut dengan memotong gigi, hal ini adalah hal yang umum terjadi pada gigi terjepit atau gigi yang berlubang parah. Saat dokter sudah bisa mencabut gigi bermasalah tersebut, dia akan menjahit kembali gusi yang disayat tadi. Lubang dan sayatan tadi akan segera sembuh dengan sendiri.

Pencabutan gigi adalah umum dan dilakukan setiap hari oleh dokter gigi. Ahli bedah mulut merupakan yang terbaik untuk melakukan pencabutan, karena dia spesialis dalam bidang itu. Semua jenis pencabutan, dari yang sederhana hingga rumit, butuh waktu untuk sembuh. Selama anda merawat bekas cabutan, anda akan terhindar dari masalah seperti rongga gigi kering dan masalah lain. Walaupun kadang setelah pencabutan selesai anda akan merasakan sakit, namun anda akan merasakan perasaan yang lebih baik karena gigi yang bermasalah telah dicabut. dan dilakukan setiap hari oleh dokter gigi.


Sumber:
http://doktermu.com/perawatan-mulut-dan-gigi/436-pencabutan-gigi

Artikel terkait:
Penyakit Mulut dan Gigi

Senin, 04 Oktober 2010

Leukoplakia

LeukoplakiaDEFINISI
Leukoplakia merupakan kondisi menebalnya gusi, seperti bentuk bercak putih di bagian dalam pipi, bagian bawah mulut dan kadang-kadang di lidah Anda. Penebalan ini tidak mudah dikikis.


PENYEBAB
Penyebab leukoplakia tidak diketahui, tetapi tembakau, baik merokok atau mengunyah, dianggap sebagai penyebab utama dalam pembangunan.

Leukoplakia biasanya tidak berbahaya, tetapi kadang-kadang bisa serius. Meskipun kebanyakan patch leukoplakia jinak, persentase kecil menunjukkan tanda-tanda awal kanker, dan banyak kanker mulut terjadi di sebelah area leukoplakia. Untuk alasan itu, sebaiknya pergi dokter gigi Anda jika Anda telah merasakan, perubahan yang terus-menerus dalam mulut Anda.


GEJALA
Perubahan biasanya terjadi pada gusi Anda, bagian dalam pipi Anda, bagian bawah mulut dan kadang-kadang di lidah Anda, dan mungkin muncul dalam bentuk:
  • Putih atau kelabu patch yang tidak dapat menyeka
  • Beraturan atau flat tekstur
  • Kental atau daerah mengeras
Jenis leukoplakia disebut leukoplakia berbulu terutama terhadap orang-orang yang sistem kekebalan tubuh telah dilemahkan oleh obat atau penyakit, terutama HIV /AIDS.


PERAWATAN DAN PENCEGAHAN
Perawatan dan pencegahan yang paling pas adalah mengurangi atau menjauhi faktor-faktor penyebabnya. Misalnya bila anda perokok aktif kurangilah merokok, sementara bila memeriksakan diri ke dokter biasanya dokter akan melakukan pembedahan ringan untuk mengikis penebalan di bagian yang terinfeksi. Namun sebaiknya segeralah mungkin memeriksakan diri sebelum leukoplakia berubah menjadi sel kanker.