Sabtu, 14 Maret 2009

Vitamin C Turunkan Kadar Asam Urat

http://sehat-ituindah.blogspot.com

VITAMIN C ternyata tak hanya bagus untuk memperbaiki kondisi tubuh usai operasi atau saat lemah, melainkan juga baik bagi mereka yang menderita penyakit asam urat atau gout, satu bentuk rematik yang menyebabkan munculnya peradangan pada sendi-sendi.

"Asupan vitamin C menyediakan pilihan lain yang bermanfaat dalam mencegah penyakit asam urat," jelas Dr. Hyon Choi dan koleganya dari universitas British Columbia di Vancouver, Kanada.

Korban-korban penyakit gout memiliki ciri biasanya berusia 40-an atau lebih dan pria, meski kadang juga wanita. Vitamin C dikatakan para ahli ini dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Gout, merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sendi dan terkait dengan penyalahgunaan alkohol, kegemukan, tekanan darah tinggi dan diet tinggi daging serta keju.

Di Amerika Serikat, penyakit ini nyaris menyerang sekitar 3 juta warga. Sebuah observasi atas 47.000 pria Amerika dari tahun 1986 hingga 2006 dengan beragam masalah kesehatan menemukan bahwa setiap 500 mg vitamin C yang dikonsumsi menurunkan risiko terkena gout hingga 17 persen.

Sementara itu. sekitar 70 mg vitamin C dapat Anda peroleh dari sebuah jeruk. Konsentrasi lebih tinggi dapat diperoleh dari pil suplemen.

Risiko makin berkurang hingga 45 persen bagi mereka yang mengonsumsi Vitamin C 1.500 mg per hari dibanding mereka yang mengonsumsi 250 mg per hari, kata tim yang dikepalai Choi yang sekarang mengajar di Universitas Boston, Amerika Serikat.

Sumber: Kompas.com

Jumat, 13 Maret 2009

Tumor Otak Mengintai Anak

http://sehat-ituindah.blogspot.com
JIKA anak Anda sering mengalami nyeri di kepala atau mengalami muntah yang memancar pada pagi hari, sebaiknya segera periksa ke dokter karena bisa jadi gejala tumor otak.

Ahli Kesehatan Anak untuk tumor otak dari New York, Greenberg MS mengatakan tumor otak merupakan kanker kedua terbesar pada anak-anak setelah leukemia. Insiden terjadinya kanker otak pada anak-anak adalah 13,3 persen per 100.000 populasi, serta angka kematian akibat kanker otak pada anak-anak adalah 2,6 persen per 100.000 populasi yang terjadi di Amerika Serikat pada 2001-2005.

Sementara itu, ahli bedah saraf dari Rumah Sakit Mayapada, Tangerang, dr Samsul Ashari SpBS mengatakan, terdapat beberapa klasifikasi dalam pembagian tumor otak secara keseluruhan.

"Gejala klinis dari tumor otak tidak spesifik, terutama pada bayi seperti malaise, gagal tumbuh kembang, irritable, ataxia, dan clumsiness. Namun, pada anak yang lebih besar dapat ditemukan tanda-tanda peninggian tekanan intrakranial seperti sakit kepala, muntah yang memancar pada pagi hari," sebutnya saat menjadi pembicara seminar tumor otak pada anak di RS Mayapada, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Hal senada juga diungkapkan dokter spesialis bedah saraf RS Maya pada Tangerang dr Syafrizal Abubakar SpBS. Dia mengatakan penyebab tumor otak pada anak-anak ini berasal dari neuroectodermal, terutama teratoma. "Beberapa bersumber dari proses genetik. Jadi jika ada anak-anak usia 1-2 tahun mengidap tumor otak, itu berarti terkait dengan faktor gen," ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada ini.

Ditambahkan olehnya, beberapa gejala klinis yang harus diwaspadai orangtua apabila anak mengalami muntah, kejang, nyeri kepala juga sering rewel. Peningkatan tekanan dalam otak bisa memicu muntah proyektil tanpa sebab hingga penurunan kesadaran.

"Muntah yang terjadi adalah muntah proyektil, yaitu muntah yang memuncrat karena peninggian tekanan intrakranial," sebut Syafrizal yang juga berpraktik di RSUD Tangerang.

Tumor otak pada anakanak berbeda dengan dewasa. Pada umumnya, tumor otak berasal dari sel muda (young cell).
Sel tersebut masih bertumbuh (immature atau primitif) dan belum mencapai kematangan maksimal.

Sel tumor bertumbuh sejalan dengan waktu sesuai pertumbuhan anak tersebut. Tumor otak dapat berasal dari seluruh macam sel yang ada seperti primitive neurectodermal tumormedulloblastoma, astroblastoma, neuroblastoma, astrocytoma, gangliocytoma/ neurocytoma, ependymoma, dan lain-lainnya.

Terdapat jenis tumor yang jarang seperti pinealblastoma. Juga terdapat tumor otak yang berasal bukan dari jaringan otak seperti pituitary tumor, teratomas, meningiomas, skull bone tumors, dan blood vessel tumors hemangioblastoma atau cavernous angioma.

"Umumnya, anak-anak mengalami tumor otak jenis PNET, medulloblastoma, jenis lain dari embryonic tumor dan juvenile pilocyticastrocytomas atau teratoma," ucap Ashari.

Syafrizal menuturkan, pada pasien tumor otak anak untuk penanganannya bisa dilakukan tindakan operasi tumor otak.
Tindakan prosedur operasi hampir serupa dengan tindakan operasi pada orang dewasa.

"Pada anak yang telah melakukan operasi, dapat saja mengalami kekambuhan, terutama tumor otak jenis ganas. Karena itu, penanganan sejak gejala dapat mencegah tingkat keparahan," ujar dokter yang mengambil program Pendidikan Spesialis Bedah Saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.
(PNET),
Sumber: okezone.com

Kamis, 12 Maret 2009

Cara Mengatasi Mata Kering

http://sehat-ituindah.blogspot.com
ORANG yang bekrja di depan komputer selama berjam-jam setiap harinya, atau yang memakai lensa kontak biasanya pernah mengalami mata kering. Penyakit ini juga menjadi masalah umum bagi mereka yang bekerja di daerah berangin, daerah yang berasap, berpolusi, atau dekat dengan bahan-bahan kimia.

Mata kering atau keratocunctivitis sicca (kekeringan pada mata karena kekurangan air mata) biasanya ditandai dengan adanya rasa berpasir di mata, tidak nyaman, rasa kering, rasa panas, tidak tahan angin, dan tidak tahan membaca dalam waktu yang lama. Biasanya gejala tersebut akan semakin terasa menjelang malam. Karena itu, kenali beberapa pemicu mata kering agar terhindar.

1. Usahakan untuk mengistirahatkan mata setelah beberapa saat memandang layar komputer. Anda bisa memejamkan mata sejenak agar bola mata bisa dibasahi secara alami dan memandang ke arah selain monitor sambil mengedipkan mata.

2. Jangan mengarahkan mata ke udara yang berhembus kencang di depan kipas angin, pengering rambut, atau dekat jendela. Sangat dianjurkan pula untuk menggunakan kacamata jika berada di tempat-tempat tersebut. Selain itu, ketika hendak berenang jangan lupa mengenakan kacamata renang untuk menghindari iritasi.

3. Jika ada waktu, kompreslah mata beberapa menit. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi warna kemerahan dan keletihan pada mata kering. Selain langkah di atas, Anda juga bisa menggunakan obat tetes yang banyak dijual di pasaran. Namun, Anda harus memperhatikan dengan saksama komposisi dari obat tetes mata tersebut agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan obat tetes mata yang baik untuk mata Anda.
Sumber: okezone.com

Rabu, 11 Maret 2009

Tip Sederhana Hindari Kanker Payudara

http://sehat-ituindah.blogspot.com
INGIN terhindar dari penyakit kanker payudara? Anda cukup mengurangi konsumsi minuman beralkohol.

Hal ini berdasarkan hasil penelitian "The Journal of the National Cancer Institute", yang dirilis Februari 2009. Penelitian tersebut menjelaskan, sebanyak 75 persen wanita gemar mengonsumsi minuman beralkohol setiap hari berisiko terserang penyakit kanker payudara lebih cepat dibandingkan perokok.

Tidak itu saja, menurut situs SheKnows, kebiasaan mengonsumsi alkohol dalam jumlah ringan hingga sedang juga rentang dengan penyakit kanker lainnya, seperti hati, mulut, dan tenggorokan.

Sementara itu, penyakit kardiovaskuler yang merupakan penyebab kematian tertinggi di negara maju bisa sembuh dengan mengonsumsi minuman anggur, tampaknya belum diketahui kebenarannya. Sampai saat ini masalah tersebut masih dalam penelitian.

Hanya saja sebagian orang percaya, penyakit kardiovaskuler disebabkan pola makan yang tidak seimbang. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga pola makanan sehat, serta olahraga teratur.
Sumber: okezone.com

Selasa, 10 Maret 2009

Awas Wabah Diabetes Retina!

http://sehat-ituindah.blogspot.com

TIDAK seorangpun mengharapkan hilangnya kemampuan melihat. Namun, akibat gaya hidup yang kurang sehat dan pola hidup sedenter (kurang olahraga), penyakit seperti diabetes tidak bisa dihindari. Jenis yang satu ini sedang mewabah di seluruh dunia.

Diabetes menjadi persoalan banyak orang. Apalagi penyakit ini kerap menimbulkan komplikasi yang tak jarang merepotkan penderitanya. Salah satu komplikasi yang kerap dialami adalah munculnya diabetic retinopathy (komplikasi diabetes pada retina), glaukoma dan gangguan pada retina pusat (macula) yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.

Dr Ian Yeo Yew San, spesialis mata yang menjabat sebagai konsultan di Singapore National Eye Centre yang tergabung dalam layanan wisata sehat, FlyFreeForHealth, mengatakan, “Diabetes pada retina merupakan penyebab kebutaan paling umum pada orang dewasa, khususnya mereka yang bekerja di negara berkembang.”

Sebanyak 80 persen kasus kebutaan pada manusia seharusnya dapat dihindari. Seringkali, hal itu disebabkan oleh komplikasi diabetes dan kondisi medis lainnya. Semakin lama terkena diabetes, semakin tinggi kemungkinan pembuluh darah mata semakin rusak.

“Sekitar 60% pasien memiliki diabetes selama 50 tahun atau lebih akan mengalami kerusakan pembuluh darah pada mata, dan satu persen diantaranya beresiko mengalami kebutaan,” tambah Dr Yeo.

Menurut National Health Survey pada tahun 2004 di Singapura, 8.9% pria terkena dan 7.6% wanita terkena diabetes. Angka penyakit diabetes di India berada di nomer tertinggi, yaitu 15.3%, Malaysia 11%, dan Cina 7.1%. Statistik tersebut tentu dapat menjadi panduan bagi negara Asia lainnya.

“Perawatan yang sukses untuk diabetic retinopathy bergantung pada deteksi dini dan jenis perawatannya,” tambah Dr Yeo.

Sumber: kompas.com

Konsumsi Serat, Pencernaan Sehat

http://sehat-ituindah.blogspot.com
POLA makan dan cara diet yang salah ternyata berisiko meningkatkan serangan penyakit kanker usus. Terlebih pada Anda yang memasuki usia 40 tahun ke atas.

Ahli nutrisi, Andang Gunawan mengatakan, anjuran menu empat sehat lima sempurna sangat baik diterapkan dalam pola makan sehari-hari. Dengan catatan, sayuran menjadi komponen yang "wajib" ada dalam asupan menu harian.

Andang menjelaskan, salah satu kunci untuk hidup sehat adalah pH (derajat keasaman) darah harus agak basa, yaitu pada kisaran angka 7,3. Pada angka tersebut, kondisi kepekatan darah bagus sehingga aliran darah dan metabolisme tubuh berjalan lancar. Untuk mencapai pH ideal, tidaklah sulit.

Caranya, aturlah komposisi menu harian seimbang. Namun, upayakan makanan pembentuk basa seperti sayuran dan buah mendapat porsi lebih banyak dibanding bahan makanan pembentuk asam, misalnya nasi dan daging merah.

"Anda dapat mencoba semua jenis sayuran dan sebaiknya yang masih segar. Ingat, Anda wajib mencuci sayuran sesaat sebelum dimasak atau dikonsumsi. Sebab, kalau dicuci dulu terus dibiarkan lama biasanya cepat layu," saran wanita yang berpraktik di sebuah klinik di Ciputat, Tangerang, ini.

Apa yang disarankan Andang adalah salah satu upaya agar kita memiliki sistem pencernaan yang sehat. Pasalnya, kondisi pencernaan yang buruk dapat menjadi awal pemicu timbulnya kanker usus besar atau yang dalam bahasa medis disebut kanker kolorektal. Seperti kanker umumnya, kanker kolorektal juga "misterius". Artinya, penyebabnya beragam dan mungkin tidak sama antarpasien.

Kemunculan penyakit ini adakalanya dipicu oleh gejala sehari-hari yang dianggap remeh. Misalnya cara diet yang salah sehingga menyebabkan perubahan kebiasaan buang air besar (BAB) dan sembelit.

"Gaya hidup tidak sehat seperti kurang olahraga, merokok, kebiasaan makan gorengan, makanan berpengawet dan berpewarna, paparan bahan karsinogenik (zat pemicu kanker), serta kurangnya asupan antioksidan, dapat meningkatkan risiko kanker berbahaya ini," papar konsultan hematologi-onkologi medis dari RSCM Jakarta, Aru sudoyo.

Kanker kolorektal ditandai dengan tumbuhnya sel kanker ganas di dalam permukaan usus besar atau rektum. Kebanyakan KUB diawali dengan pertumbuhan sel yang tidak ganas atau disebut adenoma, yang dalam stadium awal membentuk polip (sel yang tumbuh sangat cepat). Pada stadium awal, polip dapat diangkat dengan mudah.

Sayangnya, pada stadium awal adenoma tidak menampakkan gejala apa pun sehingga sulit terdeteksi dalam waktu yang cepat. Pada kondisi tertentu, keberadaan polip ini berpotensi menjadi kanker yang dapat mengenai semua bagian usus besar.

Bahkan, tidak hanya area usus, sel kanker yang mengganas juga dapat menyebar (metastase) ke organ lainnya seperti kelenjar getah bening dan hati. Kalau sudah menyebar ke "lokasi" lain, jelas hal tersebut sangat membahayakan tubuh Anda.

Untuk mengetahui keberadaan polip atau sel kanker di dalam usus, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan kolonoskopi dan sampel kotoran (feses). Jika ditemukan adanya polip atau sel kanker, pilihan modalitas terapi biasanya disesuaikan dengan stadium, posisi, ukuran, dan penyebaran sel kanker.
Sumber: okezone.com

Minggu, 08 Maret 2009

Hernia, Waspadai Penyakit Tanpa Keluhan

http://sehat-ituindah.blogspot.com
WASPADAI hernia atau turun perut (turun berok), penyakit yang sering dirasakan berulang-ulang. Karena, penyakit ini bisa mencapai tingkat keparahan paling tinggi tanpa keluhan si penderita.

Gangguan hernia secara umum adalah penonjolan isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga. Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin.

"Masyarakat awam sering menyebut hernia dengan turun berok. Jadi Hernia ini merupakan penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut," tutur Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran, Universitas Katholik Atma Jaya dr Yudistira Panji Santoso SpPD MKes.

Yudistira menyebutkan, gangguan ini jika kondisinya belum terlalu parah, maka penderita tidak punya keluhan. Selainitu, untuk pencegahan dini lakukan olahraga tiga kali seminggu. Olahraga yang dianjurkan yakni berenang, lari dan bersepeda karena memperkuat perut bagian bawah.

"Hernia merupakan penyakit tanpa keluhan. Jadi terdeteksi melalui benjolan atau jika sudah parah, si penderita mengalami rasa nyeri," papar dokter lulusan Universitas Padjadjaran ini.

Hernia bisa dirasakan berulang-ulang kali, dan faktor yang memicu adalah sering mengangkat beban berat, sering batuk (batuk kronik), menahan kencing atau BAB (mengeden), atau adanya cairan dalam perut yang juga turut memengaruhi.

Sebagian penderita dari penyakit hernia adalah lakilaki. "Alasan penderitanya lebih banyak pria karena terkait saat pembentukan buah zakar atau juga bisa disebabkan jenis pekerjaan mereka yang memicu timbulnya hernia," paparnya.

Selanjutnya, Yudistira juga mengatakan, meskipun gangguan hernia banyak terjadi pada usia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada orang dewasa, anak-anak, dan wanita.

Hernia yang terjadi pada anak-anak, lebih disebabkan kurang sempurnanya procesus vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar.

Sementara pada orang dewasa, karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan faktor usia yang menyebabkan lemahnya otot dinding perut.

"Umumnya para penderita hernia di Indonesia ini datang dengan fase yang agak telat. Karena itu, hernia datang tanpa keluhan, tiba-tiba usus sudah keluar," ujar Ketua Perhimpunan Bedah Endo-Laparoskopi Indonesia (PBEI) dr Errawan R Wiradisuria, SpB-KBD MKes.

Errawan menuturkan, hernia ini bermacam-macam jenisnya, yakni berdasarkan penyebab, letak, dan sifat. Berdasarkan penyebab, hernia dibagi atas hernia bawaan (kongenital) dan hernia yang didapat (akuisita). Sementara dari letak hernia dibagi menjadi hernia diafragma dan femoral. Menurut sifat, hernia reponibel dan irreponibel.
Sumber: okezone.com