Sabtu, 26 November 2011

Darah Kental Dalam Tubuh

 Darah kental atau lebih dikenal hiperkoagulasi adalah keadaan di mana terdapat kecenderungan terbentuknya gumpalan bekuan darah atau trombus di dalam pembuluh darah, bila trombus menyumbat aliran darah baik di pembuluh darah nadi (arteri) ataupun pembuluh darah balik (vena) disebut trombosis.Trombus yang terlepas dan terbawa di dalam sirkulasi darah disebut embolus. Trombosis yang terjadi di otak dapat menimbulkan gejala stroke, bila terjadi mata dapat menyebabkan penglihatan tiba-tiba berkurang atau bahkanmenghilang,dan bila terjadi di jantung dapat menyebabkan serangan jantung akut dan menimbulkan kematian mendadak.

Kondisi darah yang cenderung mengental dapat mengganggu sirkulasi dan akan menimbulkan gejala yang cukup luas. Gejala yang terjadi dikenal sebagai sindrom hiperviskositas, seperti nyeri kepala maupun migrain yang sukar terkendali, keluhan vertigo, penglihatan kabur, telinga berdenging dan perasaan kebas di tungkai bawah seperti perasaan darah tidak mengalir. Apabila darah kental ini tidak dikelola dengan baik maka akan terbentuk gumpalan darah (trombus) dan bila menyumbat di dalam pembuluh darah akan memberikan gejala yang lebih serius dan berat seperti Stroke, Infark Miokard (serangan jantung), trombosis di pembuluh darah mata, telinga, daerah perut juga di plasenta (ari-ari) pada wanita hamil dan tungkai bawah. Kurangnya pasokan oksigen ke otak akibat pengentalan darah dapat menyebabkan gangguaan keseimbangan, sering mengalamiserangnan migrain, atau sakit kepala, merasa limbung pada saat berjalan, vertigo, kejang, dan daya ingat menurun.

Lemak tinggi, trigliserid tinggi, dan kolesterol tinggi harus diwaspadai. Beberapa golongan  orang yang berisiko tinggi stroke dan penyakit jantung adalah mereka yang bertekanan darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes), lipid darah tinggi, serta faktor tidak langsung seperti kegemukan, perokok dan stres.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar