Sabtu, 07 Maret 2009
Keguguran Berulang, Awas Leher Rahim Lemah!
http://sehat-ituindah.blogspot.com
MIMMA seorang calon ibu berusia 28 tahun merasa khawatir terhadap kehamilannya yang ketiga. Maklumlah, pada kedua persalinan terdahulu ia mengalami keguguran sehingga harus dikuret. Dokter yang menanganinya mengatakan bahwa leher rahimnya lemah.
Sumber: okezone.com
MIMMA seorang calon ibu berusia 28 tahun merasa khawatir terhadap kehamilannya yang ketiga. Maklumlah, pada kedua persalinan terdahulu ia mengalami keguguran sehingga harus dikuret. Dokter yang menanganinya mengatakan bahwa leher rahimnya lemah.
Sumber: okezone.com
Kamis, 05 Maret 2009
Cermat Memilih Makanan Sehat
http://sehat-ituindah.blogspot.com
MAKANAN sehat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Tidak hanya menjaga kesehatan senantiasa optimal, tetapi juga menangkal radikal jahat yang masuk dalam tubuh Anda.
Sumber: okezone.com
MAKANAN sehat sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Tidak hanya menjaga kesehatan senantiasa optimal, tetapi juga menangkal radikal jahat yang masuk dalam tubuh Anda.
Untuk menjadi sehat, Anda tak perlu menjadi seorang vegetarian. Melakukan kebiasaan sehat berikut ini bisa membantu Anda senatiasa bugar dan terhindar dari penyakit. Berikut ini intisari dari SheKnows.
Restoran
Anda dan kekasih berencana menikmati akhir pekan di luar rumah di sebuah restoran. Anda sebaiknya memperhatikan beberapa pilihan restoran yang menawarkan makanan sehat. Anda dapat mencari restoran yang menyajikan makanan tanpa pengawet, pewarna, rendah lemak, dan rendah karbohidrat.
Porsi makanan
Sebaiknya Anda mempelajari porsi makanan restoran yang Anda kunjungi. Biasanya, gambar dengan makanan aslinya sangat berbeda. Agar tidak tertipu, Anda perlu menanyakan kepada pelayan yang melayani pesanan makanan Anda tersebut.
Makanan berserat
Pilihlah makanan yang memiliki kandungan serat tinggi. Misalnya, sayuran dan buah-buahan segar. Jika ingin variasi lain, Anda bisa mencoba menu seperti salad dan sayur kacang yang kaya mineral, vitamin, dan protein yang baik bagi tubuh.
Pelengkap buah
Usai menikmati menu utama, usahakan Anda mengonsumsi makanan segar. Copntohnya, jeruk atau salak. Kebiasaan ini bisa menetralisir indra pengecap Anda yang cenderung manis akibat menyantap menu utama.
Sumber: okezone.com
Agar Janin Tak Meninggal dalam Kandungan
http://sehat-ituindah.blogspot.com
KEMATIAN janin dalam kandungan disebut Intra Uterin Fetal Death (IUFD), yakni kematian yang terjadi saat usia kehamilan lebih dari 20 minggu atau pada trimester kedua. Jika terjadi pada trimester pertama disebut keguguran atau abortus.
Penyebab
Menurut dr Botefilia SpOG, Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, ada beberapa faktor yang menyebabkan kematian janin dalam kandungan, antara lain:
1. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
2. Preeklampsia dan eklampsia
3. Perdarahan
Waspada jika Moms mengalami perdarahan hebat akibat plasenta previa (plasenta yang menutupi jalan lahir) atau solusio plasenta (terlepasnya plasenta dari tempat implantasinya di dalam uterus sebelum bayi dilahirkan). Otomatis Hb janin turun dan bisa picu kematian janin.
4. Kelainan kongenital (bawaan) bayi
Yang bisa mengakibatkan kematian janin adalah hidrops fetalis, yakni akumulasi cairan dalam tubuh janin. Jika akumulasi cairan terjadi dalam rongga dada bisa menyebabkan hambatan nafas bayi. Kerja jantung menjadi sangat berat akibat dari banyaknya cairan dalam jantung sehingga tubuh bayi mengalami pembengkakan atau terjadi kelainan pada paru-parunya.
5. Ketidakcocokan golongan darah ibu dan janin
Terutama pada golongan darah A, B, O. Kerap terjadi golongan darah anak A atau B, sedangkan Moms bergolongan O atau sebaliknya. Pasalnya, saat masih dalam kandungan darah Moms dan janin akan saling mengalir lewat plasenta. Bila darah janin tidak cocok dengan darah ibunya, maka Moms akan membentuk zat antibodi.
6. Janin yang hiperaktif
Gerakan janin yang berlebihan -apalagi hanya pada satu arah saja- bisa mengakibatkan tali pusat yang menghubungkan Moms dengan janin terpelintir. Akibatnya, pembuluh darah yang mengalirkan suplai oksigen maupun nutrisi melalui plasenta ke janin akan tersumbat. Tak hanya itu, tidak menutup kemungkinan tali pusat tersebut bisa membentuk tali simpul yang mengakibatkan janin menjadi sulit bergerak. Hingga saat ini kondisi tali pusat terpelintir atau tersimpul tidak bisa terdeteksi. Sehingga, perlu diwaspadai bilamana ada gejala yang tidak biasa saat hamil.
7. Gawat janin
Bila air ketuban habis otomatis tali pusat terkompresi antara badan janin dengan ibunya. Kondisi ini bisa mengakibatkan janin 'tercekik' karena suplai oksigen dari Moms ke janin terhenti. Gejalanya dapat diketahui melalui cardiotopografi (CTG). Mula-mula detak jantung janin kencang, lama-kelamaan malah menurun hingga di bawah rata-rata.
8. Kehamilan lewat waktu (postterm)
Kehamilan lebih dari 42 minggu.Jika kehamilan telah lewat waktu, plasenta akan mengalami penuaan sehingga fungsinya akan berkurang. Janin akan kekurangan asupan nutrisi dan oksigen. Cairan ketuban bisa berubah menjadi sangat kental dan hijau, akibatnya cairan dapat terhisap masuk ke dalam paru-paru janin. Hal ini bisa dievaluasi melalui USG dengan color doppler sehingga bisa dilihat arus arteri umbilikalis jantung ke janin. Jika demikian, maka kehamilan harus segera dihentikan dengan cara diinduksi. Itulah perlunya taksiran kehamilan pada awal kehamilan dan akhir kehamilan melalui USG.
9. Infeksi saat hamil
Moms, saat hamil sebaiknya menjaga kondisi tubuh dengan baik guna menghindari berbagai infeksi bakteri atau virus. Bahkan, demam tinggi pada Moms bisa mengakibatkan janin tidak tahan akan panas tubuh ibunya.
10. Kelainan kromosom
Kelainan kromosom termasuk penyakit bawaan. Kematian janin akibat kelainan genetik biasanya baru terdeteksi saat kematian sudah terjadi, melalui otopsi bayi. Jarang dilakukan pemeriksaan kromosom saat janin masih dalam kandungan. Selain biayanya mahal, juga sangat berisiko. Karena harus mengambil air ketuban dari plasenta janin sehingga berisiko besar janin terinfeksi, bahkan lahir prematur.
11. Harus segera dilahirkan
Bila terjadi hal-hal di atas, segera periksakan diri ke dokter. Tentu dokter akan mengatasi penyebabnya sembari tetap memantau perkembangan janin hingga lahir. Misalnya bila terdapat infeksi, maka akan diobati infeksinya.
Tetapi, apabila keadaan sudah sangat genting, seringkali dokter memutuskan agar janin segera dilahirkan atau lahir prematur guna menghindari terjadinya kematian janin. Jika bayi sudah terlanjur meninggal saat masih dalam kandungan, maka si bayi harus segera dikeluarkan. Persalinan sebaiknya dilakukan secara normal agar tidak terlalu berisiko bagi Moms. Tetapi bila ada penghalang, misal posisi bayi sungsang, ibu mengalami preeklampsia, plasenta previa dan sebagainya, maka operasi cesar terpaksa dilakukan.
Janin yang meninggal sebaiknya jangan dibiarkan di dalam rahim lebih dari 2 minggu, sebab jika terlalu lama akan memengaruhi faktor-faktor pembekuan darah Moms. Zat pembekuan darah atau fibrinogen bisa turun dan menyebabkan darah agak sulit membeku. Bila ini terjadi, akan berakibat fatal kala ibu melahirkan. Jika fibrinogen rendah, maka perdarahan yang terjadi pada proses persalinan akan sulit berhenti. Bisa-bisa nyawa si ibu tidak tertolong akibat perdarahan tersebut.
12. Bisa hamil lagi
Meski pada kehamilan sebelumnya Moms pernah mengalami kematian janin atau keguguran, bukan berarti Moms tidak bisa hamil lagi loh! Moms bisa memulai program hamil kapan saja. Tapi, sebaiknya ketahui dulu penyebab kematian janin terdahulu sebelum Moms hamil lagi, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi pada kehamilan berikutnya.
Sumber: okezone.com
KEMATIAN janin dalam kandungan disebut Intra Uterin Fetal Death (IUFD), yakni kematian yang terjadi saat usia kehamilan lebih dari 20 minggu atau pada trimester kedua. Jika terjadi pada trimester pertama disebut keguguran atau abortus.
Penyebab
Menurut dr Botefilia SpOG, Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, ada beberapa faktor yang menyebabkan kematian janin dalam kandungan, antara lain:
1. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
2. Preeklampsia dan eklampsia
3. Perdarahan
Waspada jika Moms mengalami perdarahan hebat akibat plasenta previa (plasenta yang menutupi jalan lahir) atau solusio plasenta (terlepasnya plasenta dari tempat implantasinya di dalam uterus sebelum bayi dilahirkan). Otomatis Hb janin turun dan bisa picu kematian janin.
4. Kelainan kongenital (bawaan) bayi
Yang bisa mengakibatkan kematian janin adalah hidrops fetalis, yakni akumulasi cairan dalam tubuh janin. Jika akumulasi cairan terjadi dalam rongga dada bisa menyebabkan hambatan nafas bayi. Kerja jantung menjadi sangat berat akibat dari banyaknya cairan dalam jantung sehingga tubuh bayi mengalami pembengkakan atau terjadi kelainan pada paru-parunya.
5. Ketidakcocokan golongan darah ibu dan janin
Terutama pada golongan darah A, B, O. Kerap terjadi golongan darah anak A atau B, sedangkan Moms bergolongan O atau sebaliknya. Pasalnya, saat masih dalam kandungan darah Moms dan janin akan saling mengalir lewat plasenta. Bila darah janin tidak cocok dengan darah ibunya, maka Moms akan membentuk zat antibodi.
6. Janin yang hiperaktif
Gerakan janin yang berlebihan -apalagi hanya pada satu arah saja- bisa mengakibatkan tali pusat yang menghubungkan Moms dengan janin terpelintir. Akibatnya, pembuluh darah yang mengalirkan suplai oksigen maupun nutrisi melalui plasenta ke janin akan tersumbat. Tak hanya itu, tidak menutup kemungkinan tali pusat tersebut bisa membentuk tali simpul yang mengakibatkan janin menjadi sulit bergerak. Hingga saat ini kondisi tali pusat terpelintir atau tersimpul tidak bisa terdeteksi. Sehingga, perlu diwaspadai bilamana ada gejala yang tidak biasa saat hamil.
7. Gawat janin
Bila air ketuban habis otomatis tali pusat terkompresi antara badan janin dengan ibunya. Kondisi ini bisa mengakibatkan janin 'tercekik' karena suplai oksigen dari Moms ke janin terhenti. Gejalanya dapat diketahui melalui cardiotopografi (CTG). Mula-mula detak jantung janin kencang, lama-kelamaan malah menurun hingga di bawah rata-rata.
8. Kehamilan lewat waktu (postterm)
Kehamilan lebih dari 42 minggu.Jika kehamilan telah lewat waktu, plasenta akan mengalami penuaan sehingga fungsinya akan berkurang. Janin akan kekurangan asupan nutrisi dan oksigen. Cairan ketuban bisa berubah menjadi sangat kental dan hijau, akibatnya cairan dapat terhisap masuk ke dalam paru-paru janin. Hal ini bisa dievaluasi melalui USG dengan color doppler sehingga bisa dilihat arus arteri umbilikalis jantung ke janin. Jika demikian, maka kehamilan harus segera dihentikan dengan cara diinduksi. Itulah perlunya taksiran kehamilan pada awal kehamilan dan akhir kehamilan melalui USG.
9. Infeksi saat hamil
Moms, saat hamil sebaiknya menjaga kondisi tubuh dengan baik guna menghindari berbagai infeksi bakteri atau virus. Bahkan, demam tinggi pada Moms bisa mengakibatkan janin tidak tahan akan panas tubuh ibunya.
10. Kelainan kromosom
Kelainan kromosom termasuk penyakit bawaan. Kematian janin akibat kelainan genetik biasanya baru terdeteksi saat kematian sudah terjadi, melalui otopsi bayi. Jarang dilakukan pemeriksaan kromosom saat janin masih dalam kandungan. Selain biayanya mahal, juga sangat berisiko. Karena harus mengambil air ketuban dari plasenta janin sehingga berisiko besar janin terinfeksi, bahkan lahir prematur.
11. Harus segera dilahirkan
Bila terjadi hal-hal di atas, segera periksakan diri ke dokter. Tentu dokter akan mengatasi penyebabnya sembari tetap memantau perkembangan janin hingga lahir. Misalnya bila terdapat infeksi, maka akan diobati infeksinya.
Tetapi, apabila keadaan sudah sangat genting, seringkali dokter memutuskan agar janin segera dilahirkan atau lahir prematur guna menghindari terjadinya kematian janin. Jika bayi sudah terlanjur meninggal saat masih dalam kandungan, maka si bayi harus segera dikeluarkan. Persalinan sebaiknya dilakukan secara normal agar tidak terlalu berisiko bagi Moms. Tetapi bila ada penghalang, misal posisi bayi sungsang, ibu mengalami preeklampsia, plasenta previa dan sebagainya, maka operasi cesar terpaksa dilakukan.
Janin yang meninggal sebaiknya jangan dibiarkan di dalam rahim lebih dari 2 minggu, sebab jika terlalu lama akan memengaruhi faktor-faktor pembekuan darah Moms. Zat pembekuan darah atau fibrinogen bisa turun dan menyebabkan darah agak sulit membeku. Bila ini terjadi, akan berakibat fatal kala ibu melahirkan. Jika fibrinogen rendah, maka perdarahan yang terjadi pada proses persalinan akan sulit berhenti. Bisa-bisa nyawa si ibu tidak tertolong akibat perdarahan tersebut.
12. Bisa hamil lagi
Meski pada kehamilan sebelumnya Moms pernah mengalami kematian janin atau keguguran, bukan berarti Moms tidak bisa hamil lagi loh! Moms bisa memulai program hamil kapan saja. Tapi, sebaiknya ketahui dulu penyebab kematian janin terdahulu sebelum Moms hamil lagi, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi pada kehamilan berikutnya.
Sumber: okezone.com
Jangan Abaikan Sakit Pinggang
http://sehat-ituindah.blogspot.com
JANGAN pernah mengabaikan nyeri pinggang seringan apa pun. Nyeri pinggang terkadang menunjukkan gejala penyakit yang lebih parah. Benarkah?
Sumber: okezone.com
JANGAN pernah mengabaikan nyeri pinggang seringan apa pun. Nyeri pinggang terkadang menunjukkan gejala penyakit yang lebih parah. Benarkah?
Pinggang memiliki tulang yang dikenal dengan nama tulang belakang bawah atau area lumbar. Tulang ini memiliki fungsi sangat penting bagi tubuh manusia. Fungsi itu meliputi penunjang struktural, pergerakan dan melindungi jaringan-jaringan tubuh tertentu. Misalnya, ketika seseorang berdiri, tulang ini akan berfungsi untuk menahan bobot tubuh. Demikian pula ketika duduk, tulang ini menanggung sebagian besar beban tubuh.
Daerah pinggang mempunyai fungsi yang sangat penting pada tubuh manusia, di antaranya membuat tubuh berdiri tegak, pergerakan, dan melindungi beberapa organ penting. Saat seseorang berdiri, pinggang berfungsi sebagai penyangga sebagian besar berat badan. Saat kita menggoyangkan pinggul, pinggang akan ikut membantu pergerakan. Karena itu, untuk mendeteksi kelainan pada pinggang para dokter biasanya akan menyuruh pasiennya berdiri tegak atau menggoyangkan pinggul. Fungsi terpenting dari tulang pinggang adalah sebagai pelindung susunan saraf yang melintas sepanjang tulang belakang dan organ yang terdapat di dalam rongga perut.
Bisa dibayangkan bagaimana jika tulang pinggang atau tulang belakang bawah ini mengalami gangguan. Semua aktivitas bisa terganggu. Jika bagian pinggang sudah nyeri, jangankan bekerja, untuk bergerak saja penderitanya akan kesulitan. Sementara penyebab umum sakit pinggang antara lain, iritasi saraf, luka peregangan (lumbar radiculopathy) dan gangguan tulang (bony encroachment).
Sakit pinggang yang disebabkan luka peregangan biasanya terjadi karena adanya robekan mikroskopik. Ini menjadi penyebab paling umum dari sakit pinggang yang ditemukan dalam banyak kasus sakit pinggang. Luka seperti ini dapat terjadi karena penggunaan yang berlebihan, misalnya mengangkat beban terlalu berat. Penggunaan yang tidak sesuai atau luka berat (trauma). Luka jaringan lunak biasanya diklasifikasikan sebagai akut jika tidak hilang selama beberapa hari atau sampai beberapa minggu. "Jika ketegangan berlangsung lebih lama dari tiga bulan, kasus tersebut akan dideteksi sebagai sakit pinggang kronis," kata Spesialis Saraf Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dr Budiman, SpS.
Budiman menuturkan, selain luka jaringan lunak, ada pula nyeri pinggang yang disebabkan lumbar radiculopathy atau iritasi saraf yang disebabkan kerusakan pada cakram-cakram antara vertebrae. Kerusakan pada cakram-cakram terjadi karena kemunduran (degenerasi) dari lingkaran luar cakram tulang pinggang, luka berat (traumatic injury), atau kedua-duanya.
Sebagai hasilnya, porsi tengah yang lebih lunak dapat robek (herniate) melewati lingkaran luar cakram yang berbatasan dengan sumsum tulang belakang atau saraf-sarafnya ketika mereka keluar dari susunan tulang belakang.
Robekan seperti ini biasa dikenal dengan sakit sciatica yang turun ke kaki. Sciatica dapat didahului oleh suatu sejarah sakit lokal pada tulang belakang bawah.
Rasa yang muncul adalah rasa kebas dan kesemutan. Selanjutnya, rasa sakitnya bertambah dengan gerakan-gerakan pada pinggang dan dapat meningkat pada waktu batuk atau bersin. "Pada kejadian-kejadian yang lebih berat sciatica dapat disebabkan kerusakan kandung kemih," ujarnya.
Gangguan pada tulang, juga bisa menyebabkan terjadinya nyeri pinggang. Misalnya gangguan tulang dari sarafsaraf tulang belakang, termasuk penyempitan jaringan saraf tulang belakang. "Jika mulai dirasakan nyeri pinggang, sebaiknya langsung mendatangi rumah sakit karena banyak sekali gejala penyakit bisa ditemukan dari sakit pinggang," katanya lagi.
Selain itu, ditambahkan dokter berperawakan besar tersebut mengaku, sakit pinggang juga biasa terjadi karena terjadinya peregangan tulang pinggang. Peregangan ini sering terjadi pada orang yang berumur di atas 40 tahun. Terkadang keadaan ini bisa menyerang tanpa batasan usia. Gejala yang timbul, antara lain adanya rasa tidak nyaman atau nyeri pada pinggang setelah pinggang mengalami tekanan mekanis.
"Derajat nyeri sangat tergantung dari seberapa banyak otot yang mengalami cedera," tegasnya.
Senada dengan Dr Budiman, salah satu pasien, Fatma yang mengaku telah tiga bulan mengalami sakit pinggang mengaku baru terbebas dari penyakitnya setelah melewati serangkaian terapi. "Sakit pinggang adalah penyakit yang mengganggu dan bisa kumat kapan saja. Kalau pagi tidak terasa, bisa jadi sore atau malam kumat lagi," katanya yang merupakan pegawai bank swasta tersebut.
Sumber: okezone.com
Selasa, 03 Maret 2009
Mengenali Kanker Serviks dan Pencegahannya
http://sehat-ituindah.blogspot.com
DALAM setiap tahun, penderita kanker semakin meningkat tanpa mengenal batasan usia. Salah satu jenis penyakit mematikan itu adalah kanker serviks atau kanker leher rahim.
Sumber: okezone.com
DALAM setiap tahun, penderita kanker semakin meningkat tanpa mengenal batasan usia. Salah satu jenis penyakit mematikan itu adalah kanker serviks atau kanker leher rahim.
Meski menjadi penyakit nomor dua yang membunuh kaum Hawa di Asia, lebih dari lima puluh persen penderita kanker serviks berobat dalam stadium lanjut sehingga penyakit itu sulit disembuhkan. Padahal seorang wanita bisa mencegah penyakit yang merenggut nyawa satu orang setiap harinya itu, dengan deteksi dini melalui tes pap smear.
Tes yang dapat mendeteksi awal kanker serviks ini, dapat dilakukan sekali dalam dua tahun atau tiga tahun. Namun, tes ini relatif mahal, sehingga tidak semua kalangan dapat melakukannya.
Bahkan, idealnya, setiap wanita dapat mencegah virus HPV (virus yang menjadi penyebab kanker serviks) dengan vaksinasi. Karena infeksi HPV itu biasanya menetap. Dan bila seorang wanita terpapar HPV, dia tetap beresiko untuk mendapatkan infeksi berulang dari tipe HPV yang sama atau berbeda, dan tetap beresiko terkena kanker serviks.
Melalui vaksin yang berpotensi mencegah lebih dari 70 persen kanker serviks itu meningkatkan kemampuan sistem kekebalan untuk mengenali dan menghancurkan virus ketika masuk ke dalam tubuh, sebelum membentuk infeksi.
Jika sebelumnya deteksi dini kanker serviks dilakukan dengan tes pap smear, kini terdapat program pencegahan kanker leher rahim yang lebih sederhana, praktis dan murah tetapi langsung dapat diketahui. Yaitu Skrining IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) atau dengan nama lain Program See and Treat.
DR dr Laila Nuranna SpOG(K), dari Rumah Sakit Cipto Mengunkusumo (RSCM) mengatakan hal itu dalam acara "Pencanangan Program IVA untuk Deteksi Dini Kanker Leher Rahim", di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (14/3). Ia menambahkan, dengan tes IVA, bisa diketahui stadium dari kanker yang disebabkan human papiloma virus (HPV), apakah stadium prakanker atau sudah kanker.
Wilayah yang menjadi pilot project screening kanker serviks tersebut yakni Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, yang merupakan salah satu wilayah terpadat di Jakarta. Deteksi dini dengan menggunakan metode IVA dapat dilakukan di wilayah Kecamatan Johar Baru dan juga Jakarta Pusat yang tersebar di Puskesmas Pulogundul, Puskesmas Johar Baru 1, Puskesmas Johar Baru 2, Puskesmas Johar Baru 3, Puskesmas Galur, Puskesmas Kampung Rawa, Puskesmas Tanah Tinggi, dan Rumah Bersalin Panti Astuti.
Menurutnya, bila masih dalam tahap prakanker ringan segera diobati, 90 persen sel-sel mulut rahim kembali normal. Tetapi, jika kondisi pada stadium prakanker saja sudah berat, dalam waktu dua atau tiga tahun bisa berubah menjadi kanker.
Namun hal itu bergantung pada beberapa faktor. Wanita yang sudah menikah atau belum menikah, berisiko mengidap kanker serviks. Demikian juga dengan wanita yang sering berganti-ganti pasangan seks, atau usia ketika berhubungan seks belum waktunya.
Wanita yang melakukan hubungan seks pada saat berusia kurang dari 20 tahun, berisiko tinggi mengidap kanker serviks. Faktor lain adalah banyak anak, yang berpeluang menimbulkan trauma karena proses melahirkan. Perlukaan yang timbul, akan menjadi tempat berkembang virus HVP.
Pada tahap awal atau prakanker, kata Laila, tidak ada gejala khas. Karena itu, dengan skrining atau deteksi dini, proses perkembangan sel kanker bisa dicegah. Sayangnya, belum semua wanita menyadari perlunya tes untuk area genitalnya.
"IVA merupakan pemeriksaan yang praktis, murah, tapi akurasinya tinggi. Pengobatan kanker akan lebih baik jika dapat dicegah lebih awal," kata Tatiek Fauzi Bowo, Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DKI Jakarta, di tengah para ibu-ibu PKK tingkat Provinsi DKI Jakarta yang menghadiri acara tersebut.
Menurut Laila, tes dengan aplikasi dengan diberi asam asetat atau asam cuka tiga-lima persen secara inspekulo dan dilihat dengan mata telanjang itu dilakukan oleh tenaga terlatih (dokter atau bidan atau paramedic). Pemeriksaan inspeksi visual ini dilakukan untuk dapat mengetahui apakah seorang wanita dalam tahap prakanker atau tidak, melalui perubahan warna dari merah jambu menjadi putih.
Apabila telah mendapati hasil pemeriksaan abnormal, lanjut Laila, maka digunakan metode krioterapi yaitu suatu tindakan medis mendinginkan bagian yang sakit sampai dengan suhu di bawah nol derajat Celcius (terapi gas dingin).
Kanker serviks bukan penyakit keturunan. Penularannya melalui hubungan seks. Seorang perempuan sehat bisa terinfeksi HPV dari pasangan seksnya. Meskipun laki-laki memiliki virus itu, tetapi tidak mengidap kanker.
Ada 100 jenis tipe HPV, namun yang menyebabkan kanker serviks adalah tipe 16 dan 18. Di dunia, sekira 500 ribu wanita didiagnosa menderita kanker leher rahim dan rata-rata 270 ribu kematian setiap tahunnya. Sementara di Indonesia diperkirakan dalam setiap tahunnya terdapat 15 ribu kasus baru dan delapan ribu di antaranya meninggal dunia. Karena itu, upaya pencegahan lebih baik daripada mengobati. Bagaimana, sudahkah Anda memeriksa kesehatan wilayah genital Anda sejak dini?
Sumber: okezone.com
Cegah Kanker, Diet Tepat dan Seimbang
http://sehat-ituindah.blogspot.com
KANKER merupakan penyakit yang sulit diketahui penyebabnya. Namun, dipengaruhi beberapa faktor risiko, seperti rokok, diet yang tidak sehat dan obesitas.
Sumber: okezone.com
KANKER merupakan penyakit yang sulit diketahui penyebabnya. Namun, dipengaruhi beberapa faktor risiko, seperti rokok, diet yang tidak sehat dan obesitas.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan faktor obesitas dan kurang aktivitas fisik menyumbang 30% risiko terjadinya kanker. Berdasarkan penelitian, terdapat hubungan antara kanker dengan berat badan berlebih, diet tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik.
"Jenis penyakit kanker yang timbul akibat faktor risiko ini adalah kanker kerongkongan (oesophagus), ginjal, rahim (endometrium), pankreas, payudara, dan usus besar," tutur Menteri Kesehatan (Menkes) Dr dr Siti Fadilah Supari, SP.JP(K) saat membuka seminar kesehatan bagi anak-anak SD dan SMP di Departemen Kesehatan, Jakarta, pekan lalu.
Ditambahkan Menkes, perlu adanya upaya bersama untuk mencegah faktor risiko kanker dengan mengampanyekan aktivitas fisik dan diet yang seimbang bagi masyarakat, terutama bagi anakanak sebagai penerus bangsa.
Saat ini, 1,6 miliar orang dewasa di seluruh dunia mengalami berat badan berlebihan (overweight), dan sekurang-kurangnya 400 juta di antaranya mengalami obesitas. Pada tahun 2015, diperkirakan 2,3 miliar orang dewasa akan mengalami overweight dan 700 juta di antaranya obesitas.
"Di Indonesia, menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, prevelansi nasional obesitas umum pada penduduk berusia lebih dari 15 tahun adalah 10,3% (lakilaki 13,9%, perempuan 23,8%). Sementara prevelansi berat badan berlebih anak-anak usia 6-14 tahun pada laki-laki 9,5% dan pada perempuan 6,4%. Angka ini hampir sama dengan estimasi WHO sebesar 10% pada anak usia 5-17 tahun," ucapnya.
Karena itu, Menkes menyebutkan, perlu terus mengampanyekan untuk menjaga keseimbangan antara energi (kalori) yang didapat dengan energi yang dikeluarkan. Melakukan perubahan kebiasaan sedentary atau hanya duduk-duduk tanpa aktivitas fisik semakin luas seiring perkembangan dan ilmu teknologi. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya angka obesitas dengan mengimbangkan aktivitas fisik yang cukup.
Sementara itu, Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Fransiska R Zakaria, MSc, mengatakan dengan melakukan program diet yang tepat dan seimbang, maka bisa mencegah kanker.
"Makanan yang mengandung bahan karsinogen harus dihindari seperti sate karena melalui proses pembakaran. Jika makanan tersebut masuk ke dalam tubuh kita, maka akan menggerogoti tubuh kita," ucap Fransiska yang juga staf pengajar Departemen Teknologi Pangan dan Gizi IPB tersebut.
Dia menuturkan, para ilmuwan sudah membuktikan bahwa berat badan yang berlebih akan meningkatkan risiko kanker. Para ilmuwan sendiri menemukan bukti yang meyakinkan bahwa lemak yang berlebih merupakan penyebab kanker usus, kanker payudara (khusus bagi kaum wanita yang telah menopause), kanker oesophagus (saluran pencernaan antara tenggorokan dan lambung), kanker pankreas, kanker rahim, dan kanker ginjal.
Karena itu, Fransiska menyebutkan, melakukan diet tepat yang sehat dan seimbang merupakan langkah awal terhindar dari kanker. Misalnya dengan menghindari makanan yang mengandung lemak lebih dari 10%.
"Pilihlah makanan yang direbus, berkuah, atau ditim serta kurangi makanan yang terlalu asin atau makanan yang diawetkan dengan garam," pesannya.
Ditambahkan pula, bisa pula menerapkan pola hidup Go Green! yaitu banyak mengonsumsi sayuran atau teh hijau.
Sumber: okezone.com
Mengatasi Lelah saat Bekerja
http://sehat-ituindah.blogspot.com
BANYAK orang yang mengeluh merasa kelelahan di saat bekerja. Fatalnya, masalah itu dirasakan di jam kantor. Apabila Anda juga mengalaminya, harap jangan dianggap remeh. Sebab, bekerja di kantor hanya mengandalkan fisik semata.
Sumber: okezone.com
BANYAK orang yang mengeluh merasa kelelahan di saat bekerja. Fatalnya, masalah itu dirasakan di jam kantor. Apabila Anda juga mengalaminya, harap jangan dianggap remeh. Sebab, bekerja di kantor hanya mengandalkan fisik semata.
Jika sering lelah saat bekerja, bisa jadi Anda menderita anemia alias kurang darah. Anemia ini diakibatkan oleh kekurangan zat besi yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin. Kekurangan hemoglobin akan menurunkan kemampuan darah mengengkut oksigen. Itu akan membuat tubuh kekurangan bahan bakar sehingga menjadi cepat lelah.
Namun, kalau Anda bukan penderita anemia atau gangguan darah lainnya, maka kelelahan yang dirasakan sangat mungkin diakibatkan kombinasi gaya hidup yang tidak sehat, masalah di tempat kerja, atau bahkan stres. Nah, untuk menghindari itu semua, ada sejumlah cara untuk meningkatkan stamina supaya Anda tidak mudah lelah ketika masih berjibaku dengan pekerjaan.
Pertama, Anda perlu tenaga tambahan setiap hari. Caranya dengan menjaga pola makan. Sarapan pagi setiap hari akan memberikan energi lebih, karena sisa energi dari hasil makan malam tidak akan mencukupi kebutuhan energi hingga siang.
Lalu, minum banyak air putih. Fungsi tubuh bakal melemah bila kekurangan cairan. Hati-hati terhadap konsumsi kafein. Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan cola mungkin bisa meningkatkan energi, tapi pemakaian berlebihan akan mendatangkan masalah dan justru menurunkan kinerja fisik Anda.
Kedua, menjaga pola dan kualitas tidur. Tidur yang cukup, karena orang dewasa membutuhkan delapan jam tidur setiap malam. Batasi kafein dengan meminumnya pada malam hari. Pasalnya, akan memicu insomnia.
Jangan lupa untuk belajar rileks. Jangan memikirkan masalah pekerjaan sebelum tidur, tapi pikirkan hal yang menyenangkan Anda. Sebaiknya hindari pil tidur, karena punya dampak yang kurang baik bagi kesehatan Anda.
Kemudian, hindari gaya hidup tidak sehat. Perilaku ini akan membuat tubuh tidak berfungsi optimal. Contohnya, dengan menghindari asap rokok karena karbon monoksida dari kepulan asap rokok mengurangi jumlah oksigen yang ada dalam darah. Jadi kaum perokok kalah energik dibandingkan nonperokok. Perlu juga untuk meningkatkan aktivitas fisik. Olahraga dipercaya mengurangi tekanan darah, melancarkan sirkulasi darah, menenangkan pikiran, serta memudahkan Anda tidur nyenyak.
Terakhir, coba Anda perhatikan lebih cermat lagi kondisi psikologis yang dikenal sebagai penyebab kelelahan. Masalah yang mungkin menjadi penyebab kecemasan dan depresi berlarut-larut sebaiknya konsultasikan dengan ahli jiwa. Jangan lupa, berlatih relaksasi dan santai. Kecemasan terus menerus akan menghabiskan energi. Cobalah belajar teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga. Kehidupan modern selalu saja melelahkan, jadi cobalah untuk bersantai di akhir pekan bersama keluarga.
Sumber: okezone.com
Langganan:
Postingan (Atom)