Senin, 15 Agustus 2011

Tips Ampuh Mengatasi Flu

Batuk, Pilek Hidung Mampet, Bersin-bersin  itu penyakit yang sangat menyebalkan, tenang saja Anda dapat mencegah flu dan pilek hanya dengan menguatkan sistem imun dengan cara alamiah, tanpa obat, begitu menurut Dr.Michael Grossman,  M.D., dan Jodi Jones, dalam buku mereka, The Vitality Connection: Ten  Practical Ways to Optimize Your Health and Reverse the Aging Prosess.
Menurut Jones, tak ada pil ajaib untuk mencegah penyakit. Cara terbaik adalah menerapkan gaya hidup sehat. Sedang menurut Grossman, pertahanan terbaik terhadap virus musiman tersebut adalah dengan menguatkan sistem imun.
Berikut ini 25 cara yang menurut mereka menguatkan pertahanan alamiah tubuh terhadap flu dan pilek :
1. Makan sebuah jeruk sehari.    Jeruk mengandung vitamin C, salah satu suplemen utama untuk memerangi pilek.
2. Istirahat yang cukup.   Tubuh kita akan mengisi ulang energi ketika kita tidur sehingga bisa melawan serangan kuman penyakit.
3. Kurangi timbulnya stres yang bersamaan dengan kekecewaan emosional. Stres dapat melemahkan sistem imun tubuh.
4. Makan bawang putih setiap hari.   Bawang putih dapat menguatkan sistem imun dan memerangi bakteri.
5. Banyak minum air putih.
6. Gunakan jahe pada masakan dan minuman.   Jahe selain dapat menghangatkan tubuh juga memberi kekebalan tambahan dalam sistem pertahanan tubuh.
7. Makan makanan kaya vitamin E seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan padi-padian utuh.
8. Konsumsi makanan yang mengandung Zinc seperti biji labu, gandum, dan sardin.
9. Jamu echinacea membantu mencegah pilek dan flu. Juga meminimalisir efeknya.
10. Sering mencuci tangan dengan sabun agar bersih dari bakteri dan kuman.
11. Jaga kerongkongan agar tetap lembab.   Penelitian di Inggris mengungkapkan, menghisap zinc lozenges secara drastis mengurangi jumlah dan tingkat keparahan pilek.
12. Olahraga ringan dapat membantu menguatkan sistem imun minimal jalan selama 30 menit.
13. Hindari tempat yang banyak orang, terutama ditengah cuaca lembab dan dingin, dimana orang dengan pilek dan flu dapat menularkan penyakitnya.
14. Makan sup ayam ditambah bawang bombay dan bawang putih. Obat kuno ini berkhasiat karena meningkatkan aliran mucus hidung yang membuat kuman dikeluarkan dari sistem tubuh kita.
15. Jaga agar tubuh tetap hangat.    Terpapar udara yang terlalu dingin atau basah dapat membuat Anda sakit. Jika kedinginan, mandi air hangat dan kenakan baju hangat.
16. Jaga udara di dalam rumah tetap lembap dengan menggunakan humidifier.
17. Minum jus wortel dan jus sayuran setiap hari. Vitamin-vitamin di dalam jus meningkatkan imunitas terhadap penyakit.
18. Makan yogurt minimal 1 cup sehari untuk mempertahankan bakteri baik di dalam sistem pencernaan.
19. Beri cabai pada makanan. Cabai atau makanan yang pedas membantu membersihkan membran mucous.
20. Minum jus nanas.   Jus nanas kaya dengan enzim bromelain yang berkhasiat untuk kesehatan.
21. Minum ramuan pencegah flu.   Caranya : seduh 1 sendok makan irisan horsedish atau jahe dengan 1 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu dan 2 butir cengkeh.
22. Makan bawang karena mengandung quercetin, suatu senyawa yang memerangi virus dan bakteri.
23. Jika hidung keburu meler, beri beberapa tetes minyak kayu putih atau minyak angin pada wadah arisi air mendidih. Tutup kepala dengan handuk dan hirup uapnya.
24. Jangan merokok. Rokok dapat menimbulkan ketegangan pada sistem pernapasan.
25. Jaga sikap positif. Penelitian menunjukan, tetap bersemangat adalah kunci tetap sehat dan bahagia.
Grossman menyarankan memprioritaskan kesehatan. Luangkan waktu untuk merawat diri dulu sehingga Anda dapat tetap sehat dan menjaga kesehatan keluarga.

Mengatasi Kerombe Pada kulit Kepala

Kulit Kepala yang berketombe, ada tips manjur cara mengcegah ketombe yang berlebihan pada kulit kepala  Gak perlu dijelasin lagi kan kalau ketombe bisa bikin kita kurang pede dan kelihatan jorok? Pokoknya gak banget deh kalau sampai ketombean. Nah, di bawah ini ada 6 tips sederhana namun manjur untuk mencegah ketombe hinggap di kepala kita.
  1. Jangan menggaruk kulit kepala anda karena hal itu bisa membuat kulit lecet dan menimbulkan infeksi sekunder.
  2. Pakailah shampoo anti ketombe secara teratur yang mengandung zinc pyrithione (ZPT), karena shampoo jenis ini mempunyai efek anti-bakteri dan jamur yang bisa mencegah atau mengurangi timbulnya serpihan kulit dan menghilangkan rasa gatal di kepala.
  3. Hilangkan stress. Walaupun bukan penyebab utama, tapi stress bisa memicu terjadinya ketombe.
  4. Hindari pemakaian minyak rambut, gel atau hair spray secara berlebihan karena dapat memicu pertumbuhan jamur kulit.
  5. Membatasi makanan dan minuman yang dapat memicu pertumbuhan jamur kulit, misalnya minuman beralkohol.
  6. Makanlah makanan yang mengandung vitamin B untuk menjaga kesehatan rambut, seperti kuning telur, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran.
Selamat mencoba!

Tips Mengatasi Penyakit Gatal

Gtal adalah Penyakit yang sangat menyebalkan, apalagi jika gatalnya pas pada bagian daleman
waduhhh,.... malu dunk kaloa harus garuk-garuk di depan umum...
nah M.Optimis Udah ada Tips jitunya nee,,, untuk mengatasi gatal-gatal pada bagian dalman anda....
Semoga bermanfaat ya.... :) Tips Cara Mengobati/Mengatasi/mengurangi Gatal-gatal Vagina ...
Tongkat Ajimat Madura Tongkat Ajimat Madura Asli,Tongkat Ajimat Madura Resmi,Ramuan Keperkasaan Pria Wasiat Mertua,Tongkat Wasiat Rahasia Keperawanan,Cara Merawat Vagina ...
Ramuan Untuk Mengobati Keputihan - Artikel Seks dan Kesehatan Pria ...
Keputihan adalah semacam silim yang keluar terlalu banyak, warnanya putih seperti sagu dan kekuningan. Obat keputihan bisa dengan ramuan tradisional.
KLINIK PASUTRI
Sebagai pengelola blog saya hanya bisa mengatakan: “Apapun jenis keluhan kelenjar getah beningnya, dimanapun benjolannya… cobalah konsumsi…
OBAT DAN PENYAKIT | PENYEBAB PENCEGAHAN PERAWATAN DAN PENGOBATAN ...
Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu akibat faktor genetis.
EURYCOMAE LONGIFILIA RADIX
http://supergenetika.wordpress.com/ Anda ingin sukses?? atau lebih sukses lagi ?? Ingin Sehat?? Ingin Kaya?? ingin pandai?? Ingin menjadi pribadi yang unggul??

Tips Ampuh Menghilangkan Panau Pada Kulit

cara menghilangkan panu alami
Penyakit Memalukan, yang Kebanyakan orang gak PD karena adanya Penyakit ini (PANAU) ane ada tips mujarab nya ni gan...
penemu terbaru,, hehhehehheheee....
Semoga bermanfaat ya gan... Penyakit panu , sebuah jenis penyakit kulit yang cukup ditakuti khususnya bagi remaja ABG. Bukan karena sifatnya yang menular dan mematikan, loh! Tapi, karena orang yang terkena penyakit ini sering diidentikkan dengan orang yang kurang bisa menjaga kebersihan.
Gengsi, dong kalau sampai ketahuan panuan. Bisa-bisa kita diketawain atau malah dijauhi teman yang lain. :( Selain itu, sering pula menyebabkan rasa gatal ketika kulit berkeringat.
Panu (Pitriyasis versikolor) bisa menyerang di banyak bagian tubuh kita, mulai dari dada, lengan, leher, kaki, dll. Tandanya adalah timbul bercak disertai gatal berwarna putih, coklat, atau merah tergantung warna kulit. Penyebabnya tak lain adalah jamur. Ini biasa terjadi jika kulit kita lembab dan terlindung pakaian.


Obat yang paling populer dan sering diiklankan di televisi untuk membasmi penyakit ini dikenal dengan merk “KALPANAX”. Bagaimana, apakah sobat juga pemakai obat yang satu ini, hehe? :D
Bagaimanapun, topik artikel ini adalah membahas tentang tips Cara Alami Menghilangkan Panu. Dan berdasarkan hasil pencarian saya di mesin pencari ada beberapa obat tradisional untuk mengatasi panu. Silahkan disimak :
1. Cara menghilangkan panu dengan bawang putih
Caranya, ambil 1 siung bawang putih potong menjadi 2 dan gosok-gosokkan ke kulit yang terkena panu. Lakukan secara teratur pagi, siang, malam sampai panu tersebut kering dan mengelupas. Jika sudah kering maka panu pun akan pergi meninggalkan kulit kita. Silahkan dicoba.
2. Cara menghilangkan panu dengan ramuan jeruk nipis.
Bahan-bahan yang disiapkan jeruk nipis dan belerang. Belah jeruk nipis menjadi 4 bagian dan tumbuk halus belerang. Irisan jeruk nipis tadi celupkan ke belerang kemudian gosokkan pada bagian tubuh yang berpanu. Lakukan sehabis mandi 2 kali sehari sampai sembuh.
Demikian share tips cara mengilangkan panu secara alami dengan obat tradisonal yang dapat it’s my story tulis. Jika ada diantara teman-teman yang mempunyai tips lain lebih ampuh bisa share juga dengan cara meninggalkan komentarnya di bawah artikel ini.
<p>Your browser does not support iframes.</p>

Sabtu, 06 Agustus 2011

Tetap Sehat Selama Puasa

 

 Bagi yang sedang menjalani puasa, tentu saja pernah mangalami gangguan penyakit seperti influinsa, pusing, atau gangguan lainnya, maka agar tubuh terhindar dari berbagi gangguan kesehatan, yang perlu dilakukan adalah menjaga kedisiplinan menyiapkan menu ketika saur maupun berbuka, dengan pola hidup makanan yang sehat, melakukan sedikit beraktifitas/cukup olahraga yang teratur misalnya jalan kaki setelah saur, joging, dan  refresing menjelang berbuka. Hal ini untuk memacu jantung dan keseimbangan peredaran darah . Kondisi jiwa harus tetap terjaga, hindari stres yang berlebihan.

Puasa Ramadan yang efektif memungkinkan untuk semakain menggerakkan lekosit menangkal berbagai agen penyaklit dan mengentaskan alergen makanan dari lumen usus. Positifnya, tubuh memiliki lebih banyak kesempatan membenahi proses regenerasi orga tubuh menuju imunokompeten sebagai bekal mengarungi kehidupan pasca ramadan 11 bulan ke depan. Itu artinya tubuh kembali sehat karena terjadi regenerasi sel, kemudian kembali siap untuk puasa ramadan berikutnya. 

Sehat dengan Berpuasa

     
Puasa tidak harus menimbulkan gangguan kesehatan, bahkan dalam banyak kasus justru membuat tubuh menjadi sehat dan bugar. Puasa sering dikaitkan dengan kesehatan, dan pengaruhnya. Yang perlu diketahui adalah bahwa berpuasa dapat membersihakan racun dalam tubuh. Selama berpuasa sel-sel dan organ  tubuh terhindar dari kelelahan dan tubuh saat itu melakukan proses detoksifikasi (pembersihan dari zat-zat beracun yang msauk ke dalam tubuh). Ketika organ pencernaan beristirahat, tubuh memiliki energi untuk membuang racun (toksin) yang menumpuk. Dengan berpuasa tubuh terlindungi dari berbagai penyakit, bahkan tubuh banyak mengamabil manfaat ddari berpuasa tyersebut salah satunya adalah Detoksifikasi Detoksifikasi adalah tindakan yang bertujuan untuk menetralisasi zat-zat beracun (toksin) yang masuk ke dalam tubuh. Detoksifikasi terjadi saat usus besar, hati, ginjal, paru-paru, kelenjar getah beninh, dan kulit menetralkan racun dalam tubuh.  Selama perpuasa, zat kimia dan racun yang terserap  dari makanan akan dilepaskan.  Agar puasa tetap fit ada beberapa hal yang harus diperhatikan adalah : mengonsumsi bahan pangan alami, saat berbuka dan saur dengan takaran 1/3 dari kebutuhan kalori sehari.

Adapun manfaat berpuasa bagi tubuh adalah :
  1. Dapat menurunkan kadar gula dalam darah, 

  2.  Menyehatkan sistem pencernaan

  3.  Mengurangi obesitas

  4. Mencegah risiko stroke

  5. Membuang racun dalam tubuh 

  6. Dapat menjadi penyembuh bagi tubuh , pikiran, dan jiwa dengan cara yang simultan.

  7. Untuk mengendalikan pertumbuhan jaringan yang abnormal pada tubuh seperti tumor

  8. Sistem pencernaan berkesempatan untuk membersihkan diri sehingga penyerapan nutrisi lebih optimal  Hindari Minuman Dingin saat berbuka Puasa
     Cuaca panas dan terik saat menjalani puasa sangat nikmat apabila pada saat berbuka nanti diawali dengan minum minuman dingin yang segar. Tetapi kebiasaan minum minuman dingin saat berbuka puasa sebenarnya akan mengganggu kesehatan lambung.

    Kondisi lambung yang kosong dari makanan selama 14 jam, kemudiaan tiba-tiba diisi dengan minuman dingin, lambung akan terkejut yang menyebabkan kontraksi. Disarankan saat berbuka puasa sebaiknya dibuka dengan minuman manis yang hangat untuk menstabilkan lambung yang kosong. Lima sampai sepuluh menit kemudian baru dilanjutkan minuman yang dingin.





Kamis, 04 Agustus 2011

5 Mitos Menyesatkan Soal Makanan

  1. GULA MENYEBABKAN DIABETES
    Jika Anda penderita diabetes, Anda perlu memperhatikan asupan gula dan karbohidrat untuk menjaga kadar gula darah. Bila bukan diabetesi, asupan gula tak menyebabkan diabetes. Yang benar, makanan tinggi kalori, termasuk banyak minum dan makan manis, kegemukan, dan tak pernah olahraga adalah faktor risiko utama penyebab penyakit diabetes tipe 2.
  2. SEMUA LEMAK BURUK
    Kita semua butuh lemak karena lemak membantu penyerapan vitamin A, D, E, K, transmisi saraf, dan menjaga integritas membran sel. Namun, ketika dikonsumsi berlebihan, lemak menyebabkan peningkatan berat badan, penyakit jantung, dan kanker. Tentu tidak semua lemak buruk. Pilihlah lemak baik yang disebut lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dalam pola makan sehari-hari. Lemak tak jenuh ini terdapat pada ikan dan kacang-kacangan.
  3. TURUNKAN KOLESTEROL DENGAN PANTANG SEAFOOD
    Kuncinya adalah konsumsi dalam jumlah wajar karena seafood memang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol dalam tubuh sebagian besar dipengaruhi oleh lemak jenuh dan trans fatty acid. Keduanya ini terdapat dalam daging merah dan makanan kemasan olahan. Trans fatty acidterdapat di snack kemasan, gorengan, atau margarin yang berisi minyakhydrogenated.

  4. HINDARI KARBOHIDRAT AGAR BERAT BADAN CEPAT TURUN
    Pesan utama diet rendah karbohidrat adalah karbohidrat mempercepat produksi insulin yang ujung-ujungnya akan menambah berat badan. Namun, membatasi asupannya secara berlebihan bisa membuat tubuh kekurangan karbohidrat untuk kegiatan harian. Akibatnya, tubuh akan membakar cadangan karbohidrat untuk energi, dengan melepaskan air. Itulah sebabnya Anda kehilangan banyak air ketika diet rendah karbohidrat.
  5. TIDAK MAKAN MALAM MEMBANTU MENURUNKAN BERAT BADAN
    Banyak orang berpikir, makan lebih sedikit berarti mempercepat penurunan berat badan. Mereka tidak tahu, ketika tak makan, tubuh berpikir kita sedang kelaparan dan karenanya memperlambat proses metabolisme. Kita pun cenderung makan banyak sesudah melewati waktu makan. Karena itu, jangan lewatkan waktu makan. Cara yang sehat adalah makan sering tetapi dalam porsi kecil agar gula darah terus seimbang.

    Sumber : Kompasiana