Ternyata anggapan minum cokelat panas atau minuman manis lain dapat menjadi sahabat di saat sedih atau depresi tidak lagi tepat. Sebab, minuman manis justru memiliki efek sebaliknya, yaitu memicu depresi.
Minum lebih dari empat kaleng soda sehari ternyata tidak akan membantu meningkatkan mood, meskipun soda yang dikonsumsi adalah soda diet.
Selain minuman bersoda, jenis minuman manis lainnya juga tidak akan membuat mood menjadi baik. Salah satunya adalah fruit punch. Dalam penelitian itu disebutkan, orang yang minum fruit punch lebih dari empat gelas sehari memiliki risiko depresi 38 persen lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak meminumnya.
Resiko menderita depresi akan lebih besar diderita orang yang mengkonsumsi minuman manis, meskipun jenis minuman itu adalah minuman diet kesehatan, apakah soda, punch, atau es teh.
Teori kesehatan sebelumnyanya menyebutkan, minuman manis memiliki kaitan erat dengan penyebab obesitas dan diabetes. Kedua penyakit ini sudah pasti memiliki permasalahan mood.
Konsumsi dari makanan dan minuman manis harus dikurangi guna menghindari risiko penyakit lain yang dapat timbul.
Menurut data kesehatan WHO, hampir 350 juta orang di dunia terdiagnosis memiliki depresi. Bahkan di Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat, 10 remaja terdeteksi memiliki gangguan mental dan depresi.
Seperti gula tambahan dalam minuman dan makanan manis maupun bersoda, untuk menentukan bahan mana yang menyebabkan depresi. Sebab, ada bahan yang justru memiliki kandungan baik yang dapat melawan depresi. Misalnya minuman kopi instan, yang mengandung banyak gula, tapi tetap mengandung kopi, yang malah dapat meningkatkan mood.
Tampilkan postingan dengan label kopi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kopi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Januari 2013
Senin, 22 Oktober 2012
Manfaat, fungsi dan kegunaan kopi untuk kesehatan
Banyak diantara kita menduga kalau kopi tidak baik untuk kesehatan, nyatanya ada rahasia tersendiri mengenai minuman berwarna hitam pekat ini.
Tapi ada benarnya juga, karena orang yang terlalu maniak minum kopi dimungkinkan mengalami peningkatan hormon kortisol akibat banyaknya kafein yang masuk tubuh. Ketika hormon stres ini bekerja, seseorang dapat mengalami tekanan pikiran, gelisah, dan bisa juga mudah marah. Kopi juga menyebabkan tekanan darah naik sehingga berbahaya jika diminum tanpa kontrol.
Dan sebaliknya, jika kopi diminum sesuai dengan dosis aman untuk tubuh, maka manfaat kopi sangan banyak, diantaranya adalah:
- Mencegah batu empedu. Penelitian di Harvard University tahun 2002 menyimpulkan, meminum empat cangkir sehari membuat seseorang mengalami penurunan risiko terkena batu empedu hingga 25persen pada pria.
- Mencegah depresi. Dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari dapat menurunkan kemungkinan depresi sampai 15 persen. Saat minum empat cangkir, risiko dpresi turun 20 persen. Demikian menurut studi yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine pada tahun 2011 lalu. Namun, disarankan tidak lebih banyak dari takaran tersebut.
- Kopi membantu meningkatkan kemampuan memori jangka pendek dan panjang. Dengan minum dua cangkir kopi berkafein per hari, manfaat tersebut bisa dirasakan. Demikian hasil studi Masyarakat Radiologi Amerika Utara di tahun 2005. Selain itu, kopi membantu mencegah penyakit Alzheimer.
- Risiko diabetes menurun karena minum kopi. Dengan empat cangkir kopi per hari menurunkan risiko diabetes sampai separuhnya. Penyebabnya adalah senyawa kopi dapat menghalangi kerja hIAPP, yaitu suatu polipeptida yang menghasilkan serat protein abnormal pencetus diabetes tipe 2.
- Mencegahbeberapa jenis kanker. Studi di Swedia pada 2008 menemukan kaitan mengonsumsi kopi dengan penurunan risiko beberapa kanker yang terkait estrogen, obesitas , dan insulin. Jenis kanker tersebut yaitu kanker payudara, prostat, endometrium, dan hati.
- Meningkatkan proses metabolisme tubuh sehingga dapat menurunkan atau mempertahankan berat badan. Pada studi di tahun 2006 dikatakan, asam cholorogenic pada kopi bisa mengurangi penyerapan glukosa.
- Mencegah penyakit Parkinson. Penyakit yang ditandai gemetarnya bagian tubuh ini bisa dicegah hingga 25 persennya dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari menurut sebuha studi di tahun 2010.
- Kopi juga punya kandungan antioksidan tinggi. Risat yang dilakukan Hardvard University mengungkap bahwa kopi punya antioksidan lebih tinggi dari kebanyakan sayuran dan buah-buahan.
- Mencegah penyakit asam urat. Studi di tahun 2007 mengungkapkan, mereka yang minum enam cangkir kopi sehari dapat menjadi alasan seseorang memiliki risiko terkena asam urat lebih rendah hingga 60 persen.
Itulah beberapa manfaat minum kopi yang mungkin saja belum kita ketahui sebelumnya.
Rabu, 05 Oktober 2011
Kopi Tribulus untuk Vitalitas dan Stamina
Efek Kopi Tribulus sebagai Penambah Stamina
Kopi Tribulus adalah minuman herbal pendongkrak vitalitas, energi, dan stamina pria dan wanita dewasa. Sebagai kopi kesehatan, kopi ini memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan tubuh.
Sejarah dan Manfaat Kopi Tribulus
Unsur yang Terkandung dalam Kopi Tribulus dan Efeknya Terhadap Kesehatan Tubuh
Mungkin masih belum banyak orang yang tahu mengenai tumbuhan tribulus terrestris, bahan utama dari kopi yang dahsyat itu. Akan tetapi khasiatnya sebagai penambah stamina dan energi pria tak perlu diragukan lagi.
Tribulus Terrestris termasuk tumbuhan subtropis yang berasal dari kawasan Mediterania yang pada perkembangannya menyebar ke seluruh dunia. Buah dari tumbuhan ini sangat keras dan berduri tajam. Bila sudah tua buahnya akan berwarna coklat muda, bulat, gepeng, dan berdiameter 1 cm. Tribulus diyakini mampu menambah kejantanan pria karena meningkatkan kadar hormon testosteron dalam tubuh. Testosteron sendiri adalah hormon pada pria yang berperan penting dalam pertumbuhan otot sebagai simbol keperkasaan. Kadar testosteron dalam tubuh yang rendah dapat menimbulkan gejala-gejala penurunan fungsi vitalitas diantaranya penurunan libido, dan ejakulasi dini. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan memberikan hormon testosteron, namun cara lain yang lebih alami yang bisa dilakukan adalah dengan mengkonsumsi ekstrak dari Tribulus terrestris. Ia bekerja dengan cara meningkatkan kadar LH (Luteinizing Hormon) yang secara otomatis juga meningkatkan kadar hormon testosteron dalam darah 30% - 50%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 5-10mg/kg berat badan ekstrak tribulus pada tikus percobaan mampu meningkatkan perilaku dan vitalitas. Percobaan pada pria yang menderita Impotensi dilakukan dengan memberikan obat yang mengandung ekstrak dari tribulus 3 kali sehari, selama 2 minggu. Hasilnya, 50% mengalami peningkatan libido dan 60% terjadi peningkatan ereksi serta durasi yang lebih lama tanpa efek samping yang negatif.
Percobaan tersebut juga dilakukan pada pria sehat, mereka diberikan 750mg tribulus terrestris per-hari. Hasilnya, Kadar hormon LH dalam darah meningkat hingga 72% sedang testosteron dalam darah mereka meningkat hingga 41%. Selain itu Tribulus juga mampu meningkatkan produksi sperma, serta daya tahan tubuh.
Karena kemampuannya itulah Tribulus Terrestris dipegunakan untuk berbagai keperluan. Sebagai contoh, masyarakat Yunani telah menggunakan Tribulus Terrestris sebagai diuretik dan peningkat mood. Suku Indian telah menggunakannya sebagai diuretik, antiseptic, serta anti peradangan. Masyarakat Cina menggunakanya untuk penyembuhan berbagai penyakit liver, ginjal, dan pernapasan. Rakyat Bulgaria menggunakannya sebagai peningkat gairah dan meningkatkan kesuburan. Belakangan ini banyak masyarakat dan atlet Eropa Timur menggunakannya sebagai penambah tenaga juga.
Di Turki, Kopi Tribulus juga direkomendasikan untuk mengatasi tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol tubuh. Di Eropa pada umumnya digunakan untuk penderita sering pusing, konstipasi, dan disfungsi seksual.
Kopi Tribulus adalah peningkat testosterone. Studi menunjukkan bahwa Tribulus akan bekerja sangat baik apabila digabung dengan DHEA dan Androstenedione. Tribulus meningkatkan kadar testosterone dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan DHEA atau Andro. Tribulus bukan prekursor dari hormon testosterone itu sendiri, namun lebih mengarah ke produksi Luteinizing Hormon (LH). Saat LH meningkat, produksi testosterone secara alami juga akan meningkat. LH juga merupakan hormon yang berkaitan dengan daya vitalitas. Tribulus telah digunakan untuk meningkatkan kesuburan dan menolong bagi penderita impotensi. Kajian terhadap hewan lab membuktikan meningkatnya jumlah sprema setelah mengonsumsinya selama 30 hari.
Fungsi Tribulus Terresteris dalam Kopi Tribulus :
1.Meningkatkan Tahap vitalitas
2.Meningkatkan testosterone (hormon lelaki).
3.Mengurangkan sindrom prahaid dan sindrom menopause
4.Melindungi kelenjar postat dari pada bengkak dan mengelakkan barah postat
5.Memperbaiki sistem pertahanan badan
6.Mengelak jangkitan virus seperti flu dan demam biasa
7.Mengelakkan barah dan mengurangkan lemak pada badan
8.Memperbaiki meningkatkan daya tahan badan
9.Mengurangkan kandungan gula dalam darah dan mengurangkan darah beku
10.Meningkatkan fungsi hati (melancarkan peredaran darah)
Site: http://www.black-borneo.com/
Kopi Tribulus adalah minuman herbal pendongkrak vitalitas, energi, dan stamina pria dan wanita dewasa. Sebagai kopi kesehatan, kopi ini memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan tubuh.
Sejarah dan Manfaat Kopi Tribulus
Unsur yang Terkandung dalam Kopi Tribulus dan Efeknya Terhadap Kesehatan Tubuh
Mungkin masih belum banyak orang yang tahu mengenai tumbuhan tribulus terrestris, bahan utama dari kopi yang dahsyat itu. Akan tetapi khasiatnya sebagai penambah stamina dan energi pria tak perlu diragukan lagi.
Tribulus Terrestris termasuk tumbuhan subtropis yang berasal dari kawasan Mediterania yang pada perkembangannya menyebar ke seluruh dunia. Buah dari tumbuhan ini sangat keras dan berduri tajam. Bila sudah tua buahnya akan berwarna coklat muda, bulat, gepeng, dan berdiameter 1 cm. Tribulus diyakini mampu menambah kejantanan pria karena meningkatkan kadar hormon testosteron dalam tubuh. Testosteron sendiri adalah hormon pada pria yang berperan penting dalam pertumbuhan otot sebagai simbol keperkasaan. Kadar testosteron dalam tubuh yang rendah dapat menimbulkan gejala-gejala penurunan fungsi vitalitas diantaranya penurunan libido, dan ejakulasi dini. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan memberikan hormon testosteron, namun cara lain yang lebih alami yang bisa dilakukan adalah dengan mengkonsumsi ekstrak dari Tribulus terrestris. Ia bekerja dengan cara meningkatkan kadar LH (Luteinizing Hormon) yang secara otomatis juga meningkatkan kadar hormon testosteron dalam darah 30% - 50%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 5-10mg/kg berat badan ekstrak tribulus pada tikus percobaan mampu meningkatkan perilaku dan vitalitas. Percobaan pada pria yang menderita Impotensi dilakukan dengan memberikan obat yang mengandung ekstrak dari tribulus 3 kali sehari, selama 2 minggu. Hasilnya, 50% mengalami peningkatan libido dan 60% terjadi peningkatan ereksi serta durasi yang lebih lama tanpa efek samping yang negatif.
Percobaan tersebut juga dilakukan pada pria sehat, mereka diberikan 750mg tribulus terrestris per-hari. Hasilnya, Kadar hormon LH dalam darah meningkat hingga 72% sedang testosteron dalam darah mereka meningkat hingga 41%. Selain itu Tribulus juga mampu meningkatkan produksi sperma, serta daya tahan tubuh.
Karena kemampuannya itulah Tribulus Terrestris dipegunakan untuk berbagai keperluan. Sebagai contoh, masyarakat Yunani telah menggunakan Tribulus Terrestris sebagai diuretik dan peningkat mood. Suku Indian telah menggunakannya sebagai diuretik, antiseptic, serta anti peradangan. Masyarakat Cina menggunakanya untuk penyembuhan berbagai penyakit liver, ginjal, dan pernapasan. Rakyat Bulgaria menggunakannya sebagai peningkat gairah dan meningkatkan kesuburan. Belakangan ini banyak masyarakat dan atlet Eropa Timur menggunakannya sebagai penambah tenaga juga.
Di Turki, Kopi Tribulus juga direkomendasikan untuk mengatasi tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol tubuh. Di Eropa pada umumnya digunakan untuk penderita sering pusing, konstipasi, dan disfungsi seksual.
Kopi Tribulus adalah peningkat testosterone. Studi menunjukkan bahwa Tribulus akan bekerja sangat baik apabila digabung dengan DHEA dan Androstenedione. Tribulus meningkatkan kadar testosterone dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan DHEA atau Andro. Tribulus bukan prekursor dari hormon testosterone itu sendiri, namun lebih mengarah ke produksi Luteinizing Hormon (LH). Saat LH meningkat, produksi testosterone secara alami juga akan meningkat. LH juga merupakan hormon yang berkaitan dengan daya vitalitas. Tribulus telah digunakan untuk meningkatkan kesuburan dan menolong bagi penderita impotensi. Kajian terhadap hewan lab membuktikan meningkatnya jumlah sprema setelah mengonsumsinya selama 30 hari.
Fungsi Tribulus Terresteris dalam Kopi Tribulus :
1.Meningkatkan Tahap vitalitas
2.Meningkatkan testosterone (hormon lelaki).
3.Mengurangkan sindrom prahaid dan sindrom menopause
4.Melindungi kelenjar postat dari pada bengkak dan mengelakkan barah postat
5.Memperbaiki sistem pertahanan badan
6.Mengelak jangkitan virus seperti flu dan demam biasa
7.Mengelakkan barah dan mengurangkan lemak pada badan
8.Memperbaiki meningkatkan daya tahan badan
9.Mengurangkan kandungan gula dalam darah dan mengurangkan darah beku
10.Meningkatkan fungsi hati (melancarkan peredaran darah)
Site: http://www.black-borneo.com/
Senin, 06 April 2009
Kopi Netralisir Rasa Sakit
Secangkir kopi yang diminum para pelari, pesenam dan pembalap sebelum beraktivitas dipercaya akan membuat mereka lebih berenergi. Selain itu kopi pun berkhasiat menghilangkan rasa sakit ketika melakukan kegiatan atletik, demikian menurut hasil penelitian terbaru.
Uniknya, khasiat ini dapat bekerja pada siapa saja bahkan pada orang yang tidak terbiasa minum kopi
“Kafein pada kopi bekerja di sistem dalam otak dan sistem neuromodulatory adenosine, yang mengatur penuh proses rasa sakit. Kemudian kafein akan membentuk adenosin, zat biokimia inilah yang berperan penting dalam mentransfer energi dan hal ini akan meminimalisir rasa sakit,” ujar Profesor Robert Molt dari University of Illinois, seperti dilansir melalui Live Science, Kamis, 2/4/2009).
Untuk menemukan jawabannya, peneliti mensurvei sekira 25 orang berbadan sehat. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu mereka yang jarang mengkonsumsi kafein dan yang memiliki rata-rata konsumsi kafein sebanyak 400 miligram per hari atau setara dengan tiga sampai empat cangkir kopi.
Setelah melakukan latihan atletik guna menentukan kadar oksigen maksimal atau tenaga aerobik, responden kembali diminta melakukan latihan selama 30 menit.
Di setiap awal sesi latihan, para pembalap sepeda yang tidak mengonsumsi kafein diberikan pil yang mengandung kafein sebanyak lima miligram per kilogram berat badan atau setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi.
Selama periode kedua latihan ini, persepsi responden akan rasa sakit pada otot lengan direkam pada interval reguler, bersamaan dengan data kadar oksigen yang dikonsumsi, angka detak jantung serta angka latihan.
Hasilnya, kebiasaan meminum kopi seseorang memiliki nilai sama dengan jumlah pengurangan rasa sakit selama melakukan latihan setelah mengkonsumsi kafein.
Uniknya, khasiat ini dapat bekerja pada siapa saja bahkan pada orang yang tidak terbiasa minum kopi
“Kafein pada kopi bekerja di sistem dalam otak dan sistem neuromodulatory adenosine, yang mengatur penuh proses rasa sakit. Kemudian kafein akan membentuk adenosin, zat biokimia inilah yang berperan penting dalam mentransfer energi dan hal ini akan meminimalisir rasa sakit,” ujar Profesor Robert Molt dari University of Illinois, seperti dilansir melalui Live Science, Kamis, 2/4/2009).
Untuk menemukan jawabannya, peneliti mensurvei sekira 25 orang berbadan sehat. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu mereka yang jarang mengkonsumsi kafein dan yang memiliki rata-rata konsumsi kafein sebanyak 400 miligram per hari atau setara dengan tiga sampai empat cangkir kopi.
Setelah melakukan latihan atletik guna menentukan kadar oksigen maksimal atau tenaga aerobik, responden kembali diminta melakukan latihan selama 30 menit.
Di setiap awal sesi latihan, para pembalap sepeda yang tidak mengonsumsi kafein diberikan pil yang mengandung kafein sebanyak lima miligram per kilogram berat badan atau setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi.
Selama periode kedua latihan ini, persepsi responden akan rasa sakit pada otot lengan direkam pada interval reguler, bersamaan dengan data kadar oksigen yang dikonsumsi, angka detak jantung serta angka latihan.
Hasilnya, kebiasaan meminum kopi seseorang memiliki nilai sama dengan jumlah pengurangan rasa sakit selama melakukan latihan setelah mengkonsumsi kafein.
Langganan:
Postingan (Atom)
