Sabtu, 08 Mei 2010

Sakit Kepala Cluster

DEFINISI
Sakit Kepala Cluster adalah jenis sakit kepala migren yang jarang terjadi, yang menyebabkan nyeri yang luar biasa. Paling sering menyerang pria di atas 30 tahun.


PENYEBAB
Serangan bisa disebabkan oleh alkohol dan kekurangan oksigen (misalnya di daerah pegunungan).


GEJALA
Suatu serangan hampir selalu dimulai secara tiba-tiba dan berakhir dalam waktu 1 jam. Serangan seringkali dimulai dengan rasa gatal atau meler pada salah satu sisi hidung, yang mendahului nyeri hebat pada sisi kepala yang sama dan menjalar ke sekitar mata. Setelah serangan, kelopak mata pada sisi yang sama bisa menutup dan pupil seringkali mengecil.

Serangan datang dalam kelompok, berkisar dari 2 serangan/minggu sampai beberapa serangan/hari. Sebagian besar episode sakit kepala cluster berlangsung selama 608 minggu dan kadang lebih lama, yang diikuti dengan interval bebas sakit kepala selama beberapa bulan sebelum serangan muncul lagi.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas.


PENGOBATAN
Suntikan sumatriptan bisa segera menghilangkan nyeri tapi tidak mencegah serangan berikutnya. Selama suatu serangan, menghirup oksigen kadang bisa mengurangi nyeri.


PENCEGAHAN
Untuk mencegah serangan bisa diberikan ergotamin, kortikosteroid atau metisergid.

Kamis, 06 Mei 2010

Metabolisme Asam Amino

DEFINISI
Asam amino adalah komponen protein dan mempunyai banyak fungsi di tubuh. Penyakit keturunan dari pengolahan asam amino bisa menghasilkan cacat baik kerusakan asam amino atau kemampuan tubuh untuk memasukkan asam amino ke sel. Karena penyakit ini membuat gejala sedini mungkin di kehidupan, bayi baru lahir secara rutin diskrining dalam beberapa kali.

Di Amerika Serikat, bayi baru lahir secara umum diskrining untuk phenylketonuria, penyakit air kencing sirop maple, homocystinuria, tyrosinemia, dan sejumlah penyakit keturuanan lainnya, walaupun skrining bervariasi dari setiap negara.

  1. Phenylketonuria

    Phenylketonuria adalah kelainan yang disebabkan pembentukan asam amino phenylalanine, yang merupakan asam amino esensial yang tidak bisa disintesa oleh tubuh tetapi ada pada makanan. Kelebihan phenylalanine biasanya terubah ke tyrosine, asam amino lain, dan disisihkan dari tubuh. Tanpa enzim yang mengubahnya ke tyrosine, phenylalanine menjadi lebih berkembang di darah dan menjadi racun di otak, menyebabkan keterlambatan mental.

    PKU terjadi pada hamper semua kelompok etnik. Jika PKU terjadi dalam keluarga dan DNA bisa dijumpai dari seorang anggota keluarga terkena, pengambilan cairan amniotik atau pengambilan contoh chorionic villus dengan analisa DNA bisa dilakukan untuk memutuskan apakah janin mempunyai kelainan.

    Kebanyakan terjadi pada bayi baru lahir yang dideteksi selama tes skrining rutin. Bayi baru lahir dengan PKU jarang mempunyai gejala segera, walaupun kadang-kadang seorang bayi mengantuk atau makan dengan kurang baik. Jika tidak diobati, bayi terkena secara progresif menjadi keterbelakangan mental pada tahun pertama hidup mereka, yang akhirnya menjadi parah.

    Gejala lain termasuk pusing, mual dan muntah, bercak seperti eksim, kulit tipis dan rambut dibandingkan anggota keluarga mereka, agresif atau berprilaku membahayan dirinya, hiperaktif, dan kadang-kadang mengalami gejala psikiatrik. Anak yang tak diobati sering mengeluarkan bau tubuh dan air kencing "mousy" akibat hasil sampingan phenylalanine (phenylacetic asam) di air kencing dan keringat mereka.

    Untuk mencegah keterbelakangan mental, pemasukan phenylalanine harus dibatasi (tetapi tidak dihilangkan secara keseluruhan karena orang memerlukan beberapa phenylalanine untuk hidup) di mulai pada beberapa minggu pertama kehidupan. Karena semua sumber alami protein mengandung terlalu banyak phenylalanine untuk anak dengan PKU, sehingga anak tidak boleh makan daging, susu, atau makanan lain yang berisi protein. Malahan, mereka harus makan jenis phenylalanine-yang bukan dari makanan, terutama buatan. Makanan alami yang proteinnya rendah, seperti buah-buahan, sayur, dan tanaman biji-bijian tertentu dengan jumlah yang dibatasi, bisa dimakan.

    Diet yang ketat, jika dimulai sedini mungkin dan dipertahankan dengan baik, menyebabkan perkembangan yang normal. Tetapi, jika kontrol sangat ketat diet tidak terpelihara, anak yang terkena mungkin mulai mengalami kesukaran di sekolah. Diet yang ketat dimulai sesudah usia 2 sampai 3 tahun dapat mengontrol hiperaktif yang dan ketidakpedulian ekstrim dan meningkatkan IQ anak pada akhirnya tetapi tidak membalik keterbelakangan mental. Bukti baru saja menyiratkan adanya fungsi beberapa keterbelakangan mental orang dewasa dengan Phenylketonuria (lahir sebelum tes skrining bayi baru lahir ada) mungkin bertambah baik kalau mereka mengikuti diet Phenylketonuria.


  2. Penyakit Air Kencing Maple

    Anak dengan penyakit air kencing sirop maple tidak melakukan metabolisme asam amino tertentu. Sehingga produk asam amino bertambah, menyebabkan neurologic berubah, termasuk ketidakpedulian dan keterbelakangan mental. Karena produk sampingan ini juga menyebabkan cairan tubuh, seperti air kencing dan keringat, berbau sirop maple. Penyakit ini paling sering terjadi di antara keluarga-keluarga Mennonite.

    Ada banyak bentuk penyakit air kencing sirop maple; gejala bervariasi sesuai tingkat keparahan. Pada bentuk yang paling parah, bayi mengalami neurologic abnormal, termasuk seizures dan koma, selama minggu pertama kehidupan dan bisa meninggal dalam beberapa hari sampai berminggu-minggu. Pada bentuk yang lebih ringan, anak awalnya kelihatannya normal tetapi mengalami muntah, terhuyung-huyung, kebingungan, koma, dan bau sirop maple terutama selama tekanan fisik, seperti infeksi atau pembedahan. Pada beberapa Negara, bayi baru lahir secara rutin diskrining untuk penyakit ini melalui tes darah.

    Bayi dengan penyakit hebat diobati dengan dialisis. Beberapa anak dengan penyakit ringan dapat diberikan injeksi vitamin B1 (thiamin). Sesudah penyakit dapat dikontrol, anak selalu harus memakan makanan buatan yang rendah asam amino khusus yang dipengaruhi olehi enzim yang hilang.


  3. Homocystinuria

    Anak dengan homosistinuria tidak dapat melakukan metabolisme asam amino homocysteine, dimanan dengan adanya produk sampingan yang beracun, membangun penyebab beberapa gejala. Gejala mungkin ringan atau hebat, bergantung pada cacat enzim tertentu.

    Bayi dengan kekacauan ini normal sewaktu dilahirkan. Gejala pertama, termasuk dislokasi lensa mata, menyebabkan berkurangnya penglihatan sangat parah, biasanya mulai terjadi sesudah usia 3 tahun. Kebanyakan anak mempunyai kelainan tulang, termasuk osteoporosis; anak biasanya tinggi dan kurus dengan tulang belakang lengkung, tungkai memanjang, dan panjang, jari seperti kaki laba-laba. Kekacauan psikiatrik dan tingkah laku dan keterbelakangan mental biasa terjadi. Homocystinuria membuat darah lebih mungkin secara spontan membeku, menghasilkan stroke, tekanan darah tinggi, dan banyak masalah serius lainnya.

    Pada sedikit negara bagian, anak diskrining untuk homocystinuria pada waktu lahir dengan pemeriksaan darah. Diagnosa diperkuat oleh pemeriksaan mengukur fungsi enzim di sel hati atau kulit. Beberapa anak dengan homocystinuria membaik sewaktu diberikan vitamin B6 (pyridoxine) atau vitamin B12 (cobalamin).


  4. Tyrosinemia

    Anak dengan tyrosinemia tidak dapat secara komplit memetabolisme asam amino tyrosine. Hasil sampingan asam amino ini bertambah, menyebabkan berbagai gejala. Pada beberapa negara bagian, kekacauan diketahui dengan skrining tes pada bayi baru lahir.

    Ada dua macam utama tyrosinemia: I dan II. Type I tyrosinemia paling sering terjadi pada anak keturunan Perancis-Kanada atau Skandinavia. Anak dengan kekacauan ini biasanya menjadi sakit kadang-kadang dalam tahun pertama hidup itu dengan gangguan fungsi hati, ginjal, dan syaraf, menghasilkan sifat lekas marah, rakhitis, atau malah kegagalan hati dan kematian. Pembatasan tyrosine pada makanan sedikit menolong. Pada sebuah percobaan obat, dengan menghalangi produksi metabolit yang beracun, dapat menolong anak dengan tyrosinemia I. Sering, anak dengan tyrosinemia I memerlukan pencangkokan hati.

    Type II tyrosinemia lebih jarang terjadi. Anak terkena kadang-kadang mempunyai keterbelakangan mental dan sering mengalami luka pada kulit dan mata. Tidak seperti tyrosinemia I, pembatasan tyrosine pada makanan bisa mencegah masalah berkembang.

Rabu, 05 Mei 2010

Cara Pria Menghadapi Stres

STRES
Stres merupakan ungkapan modern yang sering digunakan untuk menggambarkan perasaan saat menghadapi keadaan yang menyusahkan atau menekan. Saat ini stres tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, baik akibat tekanan pekerjaan, keadaan lingkungan ataupun adanya masalah pribadi. Baik pria dan wanita mempunyai resiko yang sama untuk mengalami stres, tetapi ternyata mereka dapat mempunyai reaksi yang berbeda dalam menghadapi stres tersebut.


PERBEDAAN PRIA & WANITA DALAM MENGHADAPI STRES
man under stressSalah satu prilaku dasar yang berbeda antara pria dan wanita adalah cara mereka dalam menghadapi stres. Dimana pria cenderung lebih memilih jalan yang tak sehat untuk mengatasi stres dibandingkan wanita. Berdasarkan hasil penelitian dari UCLA pada tahun 2002 (UCLA Study On Friendship Among Women), diketahui bahwa pada saat menghadapi stres, pria lebih sering merespon dengan cara fight-or-flight sedangkan wanita merespon dengan cara tend-and-befriend.

Fight-or-flight vs. Befriending
Respon Fight artinya pada saat seseorang mengalami stres, maka dia akan menanggapi dengan melakukan tindakan agresif, baik melalui kata-kata ataupun tindakan sedangkan respon flight berarti bahwa saat menghadapi stres, individu tersebut cenderung untuk menyendiri atau melarikan diri dari masalah tersebut. Contoh: Saat seorang pria yang mengalami kejadian stres di kantornya pulang ke rumah, maka ia cenderung ingin menyendiri (tidak mau berinteraksi dengan anggota keluarga lain) atau bahkan bila stres yang dialaminya berat, maka ia dapat melampiaskannya pada anak & istrinya.

Sedangkan pada wanita apabila mengalami stres, mereka cenderung untuk lebih menyibukkan diri merawat/mengasuh keluarga (tend) dan bercerita kepada teman ataupun keluarga perihal masalahnya tersebut (befriend). Contoh: Bila seorang ibu mengalami kejadian stres di kantornya, maka ia akan mengatasi stres tersebut dengan cara memfokuskan perhatiannya pada anak-anak atau berbagi cerita dengan teman serta anggota keluarga lainnya.

Pria Beresiko Tinggi Akibat Stres
Pria lebih rentan untuk mengalami efek samping kesehatan akibat stres dibanding wanita, karena pria cenderung untuk menderita beberapa hal yang berkaitan dengan stres seperti hipertensi, prilaku agresif, penyalahgunaan alkohol ataupun obat terlarang. Wanita lebih terlindungi dari hal tersebut karena prilaku mereka yang cenderung lebih dekat ke keluarga & teman saat mengalami stres melindungi mereka dari efek buruk stres.

Pengaruh Hormon Terhadap Respon Stres pada Pria dan Wanita
Oksitosin, sebuah hormon yang terdapat pada pria dan wanita yang dikeluarkan oleh tubuh sebagai bentuk respon terhadap stres, terbukti mempunyai efek menenangkan pada tikus & manusia, membuat rasa gelisah berkurang & menjadi lebih mudah berbaur dengan sekitarnya. Hormon pada laki-laki terlihat lebih meminimalkan efek dari oksitosin tersebut, sedangkan hormon pada wanita yaitu estrogen memperkuat efek oksitosin beberapa kali lipat.


AKIBAT DARI STRES
Stres dapat mempengaruhi seluruh tubuh, menurunkan daya tahan tubuh serta meningkatkan resiko untuk terkena penyakit lain mulai dari penyakit ringan seperti flu sampai penyakit berat seperti kanker. Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang dapat meningkat akibat stres:
  • Psoriasis.
  • Eksim.
  • Gangguan pencernaan.
  • Diabetes.
  • Asma.
  • Penyakit jantung.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Rambut rontok.
  • Masalah seksual, termasuk diantaranya disfungsi ereksi (impoten).
Selain itu gangguan karena stres juga dapat menyebabkan kerugian secara materi karena berkurangnya produktivitas kerja.


CARA TERBAIK BAGI PRIA MENGHADAPI STRES
man under stressStres merupakan salah satu hambatan terbesar bagi seseorang untuk dapat merasa bahagia & meraih sesuatu. Akan tetapi sayangnya, cukup banyak juga orang yang tidak dapat mengatasi stres secara tepat. Pria lebih cenderung untuk menyembunyikan masalah stres, hal ini bisa jadi akibat pengaruh lingkungan juga yang sering mengkondisikan bahwa pria harus selalu terlihat kuat dan tidak boleh terlihat lemah.

Menurut Richard Driscoll, PhD, pengarang buku The Stronger Sex, pria harus lebih terbuka untuk mencari bantuan apabila mengalami masalah & tidak berusaha untuk menyembunyikan masalah tersebut. Hal ini penting karena dapat melindungi pria dari pengaruh buruk akibat stres. Selain itu perlu dilakukan pendekatan yang lebih simpatik lagi terhadap pria, terutama mereka yang beresiko besar untuk mengalami stres. Beliau juga menyarankan supaya pria dapat belajar cara mempertahankan diri terhadap stres yaitu sebuah proses yang disebut mental shielding, dimana pria dapat mengembangkan kemampuan diri untuk tetap tenang saat menghadapi stres.

Terakhir, Richard Driscoll, PhD menyarankan kepada para keluarga sedini mungkin untuk memberikan pengertian kepada anak-anaknya terutama anak laki-laki, kesulitan-kesulitan yang dapat mereka hadapi serta cara untuk mengatasinya.

Selasa, 04 Mei 2010

Anda Mendengkur? Waspadai Resiko Penyakit Jantung

Oleh: dr. Dyta Harlita

Jika anda sering mendengkur dan merasakan kantuk di siang hari, anda mungkin mengalami kondisi yang disebut dengan gangguan mendengkur atau “apnea tidur”. Walaupun ini mungkin juga efek samping dari suatu penyakit asma dan diabetes, apnea tidur seringkali tidak terdiagnosa sebagai “suatu epidemik tersembunyi”.


Apa Sebenarnya Gangguan Mendengkur atau Apnea Tidur (OSA/Obstructive Sleep Apnea)?
Umumnya, otot-otot yang mengendalikan lidah dan jaringan lunak langit-langit mulut akan menjaga saluran napas tetap terbuka selama tidur. Jika otot-otot itu terlalu rileks, saluran pernapasan jadi menyempit dan ini mengakibatkan orang tidur mendengkur. Jika saluran pernapasan tersebut semakin menyempit, akan mengakibatkan kesulitan dalam bernapas. Kadang-kadang, saluran pernapasan jadi tertutup sama sekali sehingga orang tersebut menjadi berhenti bernafas atau mengalami apa yang disebut dengan “gangguan apnea tidur”. Ini dapat berlangsung selama sepuluh detik atau lebih. Hal ini dapat terjadi berulang-ulang kali bahkan bisa ratusan kali selama tidur.

Obstructive sleep apnea

Jika sering mengalami apnea tidur, maka kita akan berusaha untuk dapat bernapas, menjadikan otak dan jantung bekerja lebih keras. Jika dari malam ke malam tidur terganggu seperti ini, maka tubuh akan mengalami semacam kelelahan yang mempengaruhi kualitas hidup, pekerjaan dan juga hubungan pertemanan. Pasangan kita mungkin juga sering memperhatikan saat tidur dan melihat gejala-gejala apnea tidur pada diri kita, dimana tidur mendengkur kemudian sempat diam sesaat, lalu mungkin mendengkur kembali dengan suara dengkur yang sangat keras dan diikuti tarikan napas panjang dan dalam, dan menarik napas kembali.


Bagaimana Mengenali Gangguan Mendengkur atau Apneu Tidur (OSA / Obstructive Sleep Apnea)?
Gejala-gejala yang dapat dikenali untuk gangguan mendengkur atau Apnea tidur (OSA / Obstructive Sleep Apnea) ini sebagai berikut:
  • Rasa kantuk yang berlebihan di siang hari – Kebanyakan orang yang mengidap gangguan mendengkur atau apnea tidur merasa sangat lelah pada siang hari. Mereka bahkan dapat tertidur ketika sedang bekerja, berkendara, sedang berdiskusi, sedang membaca atau menonton TV.
  • Dengkuran yang keras – Kebanyakan orang yang mengidap gangguan mendengkur atau apnea tidur mendengkur dengan keras. Sering sekali diselingi dengan tarikan napas panjang yang spontan dan cepat.
  • Mudah tersinggung – diakibatkan kurang tidur dan stres untuk menjalani hidup normal, penderita gangguan mendengkur atau apnea tidur seringkali menjadi mudah tersinggung. Konsekuensi yang lebih serius berkaitan dengan OSA termasuk depresi, tekanan darah tinggi, gangguan jantung yang serius, masalah seksual, kehilangan daya ingat, kemerosotan intelektual dan sakit kepala di pagi hari.

Siapa Saja yang Beresiko Mengidap Gangguan Mendengkur atau Apnea Tidur?
snoringPenderita gangguan mendengkur atau apnea tidur mencapai 10% populasi orang dewasa. Dapat juga ditemukan pada berbagai usia mulai dari bayi yang baru lahir sampai orang dewasa, baik pria maupun wanita.


Resiko Serius Bagi Kesehatan Anda?
Riset terakhir menunjukkan bahwa gangguan mendengkur dan apnea tidur berkaitan erat dengan penyakit-penyakit serius. Perawatan yang diabaikan bisa menimbulkan resiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, diabetes dan depresi.
  • Lebih dari 35% orang-orang yang mengalami gangguan mendengkur atau apnea tidur menderita tekanan darah tinggi, yang meningkatkan resiko penyakit jantung. (1)
  • Secara signifikan, 83% pasien menderita tekanan darah tinggi berkelanjutan meskipun mereka meminum tiga jenis atau lebih obat-obatan, juga mengidap gangguan mendengkur atau apnea tidur (2)
  • Hampir 70% orang-orang yang pernah terkena stroke, menderita gangguan mendengkur atau apnea tidur (3)
  • Seseorang yang menderita gangguan mendengkur atau apnea tidur memiliki rasio kecelakaan berkendaraan tujuh kali lebih tinggi (4) dibandingkan yang tidak memiliki gangguan tersebut.
  • OSA atau apnea tidur berhubungan dengan hampir lima kali lipat peningkatan resiko penyakit kardiovaskuler terlepas dari tingkat usia, indeks masa tubuh, tekanan darah sistolik & diastolik, dan kebiasaan merokok pada saat ini. (5)

Dapatkah Kondisi Ini Diobati?
Terapi yang paling umum untuk pengobatan gangguan mendengkur atau apnea tidur adalah penggunaan nasal Continuous Positive Airway Pressure (CPAP), dimana terapi ini tidak membutuhkan pemberian obat atau pembedahan. Alat CPAP mengalirkan udara dalam tekanan tertentu melalui sebuah masker hidung yang ukurannya dapat disesuaikan sehingga menjamin kenyamanan terapi. Tekanan udara yang dialirkan seperti “balutan udara” yang berfungsi untuk menjaga saluran udara tetap terbuka dan mencegah penyumbatan jalan napas.

Jika Anda atau keluarga Anda merasakan salah satu gejala gangguan mendengkur atau apnea tidur ini, mintalah dokter Anda untuk merujuk atau mereferensikan Anda ke klinik pemeriksaan tidur atau rumah sakit yang mempunyai fasilitas untuk memastikan apakah Anda mengidap gangguan mendengkur atau apnea tidur tersebut.

Rujukan
  1. Worsnop dkk.Am J Respir Crit Care Med.1998
  2. Logan dkk.J Hypertension.2001
  3. Bassetti dkk.Sleep.1999
  4. Young T,Blustein J,dkk.Sleep.1997
  5. Peker dkk.Am J Respir Crit Care Med 2000

Tentang dr. Dyta Harlita
dr. Dyta Harlita merupakan dokter umum kelahiran Bandung yang lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro tahun 2005 & saat ini bermukim di Denpasar, Bali serta mengelola sebuah klinik swasta di sana.

Senin, 03 Mei 2010

Influenza Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal

http://sehat-ituindah.blogspot.com
DALAM tubuh, ginjal memiliki peran kunci. Tidak hanya menyaring darah dan membersihkan limbah tubuh, namun juga menjaga keseimbangan tingkat-tingkat elektrolit, mengontrol tekanan darah, dan menstimulasi produksi sel-sel darah merah.

Ginjal terletak di belakang perut, satu kiri dan satu kanan tulang belakang. Ginjal mendapat suplai darah melalui srteri-arteri ginjal langsung dari aorta dam mengirim balik darah ke jantung melalui pembuluh vena ginjal.

Glomerulonefritis merupakan salah satu penyakit ginjal yang biasa disebut dengan peradangan ginjal. Penyakit ginjal yang biasa disebut dengan peradangan ginjal. Penyakit ini ditandai dengan peradangan sebagian glomeruli ginjal. Kondisi ini dapat terjadi ketika sistem imun tubuh lumpuh.

Antibodi dan zat-zat lainnya membentuk partikel dalam aliran darah yang terjebak dalam glomeruli. Hal ini menyebabkan peradangan dan membuat glomeruli tidak dapat bekerja dengan baik. Glomerulonefritis merupakan penyebab terbesar penyakit ginjal tahap akhir selain hipertensi, penyakit ginjal polikistik, dan penyakit ginjal obstruksi infeksi.

Glomerulonefritis bisa menyerang semua usia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Pada anak-anak, umumnya glomerulonefritis terjadi pada usia 5-10 tahun. Sedangkan pada orang dewasa biasanya terjadi pada usia 20-30 tahun. Perlu diketahui, glomerulonefritis ini merupakan penyebab utama gagal ginjal tahap akhir

Kuman dan Virus

Glomerulonefritis dibagi menjadi beberapa jenis, yakni akut dan kronik. Glomerulonefritis akut terjadi mendadak tanpa ada gejala sebelumnya. Sedangkan glomerulonefritis kronik sudah menahun dan menimbulkan infeksi yang berulang. Menurut dr. Agatha Lita Kapojos, Sp.PD dari Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat, penyebab utama glomerulonefritis adalah kuman.

"Penyebab utama glomerulonefritis akut adalah infeksi dari kuman stafilokokus," katanya.

Namun tak semua glomerulonefritis disebabkan oleh kuman atau bakteri. Masih ada penyebab lain, antara lain, virus dan parasit. Virus yang dimaksud, antara lain, virus hepatitis B, vanisula, dan virus influenza. Sementara parasit yang bisa menyebabkan munculnya penyakit ini adalah malaria dan toxoplasma.

Seperti yang sudah disinggung, fungsi utama ginjal adalah menyaring zat-zat yang terdapat di dalam tubuh. Kuman dan virus juga ikut tersaring, sehingga kemudian terjebak di dalam ginjal dan menyebabkan peradangan ginjal.
"Antibodi yang berada di sirkulasi darah akan menuju ke ginjal dan kemudian disaring di tempat itu. Kuman yang terperangkap akan bercampur dengan antibodi lainnya," terangnya.

Pada saat tubuh terserang berbagai kuman dan virus, bahkan parasit, tubuh akan membentuk antibodi. Antoimun pun terjadi dan membuat tubuh memberikan reaksi yang salah.

Gejala glomerulonefritis bisa berlangsung secara mendadak atau secara menahun. Bahkan seringkali tidak diketahui karena tidak menimbulkan gejala. Ada beberapa gejala yang muncul, antara lain, mual-mual, kurang darah atau anemia, warna urin yang menyerupai air cucian daging, sakit kepala, dan lebam pada bagian wajah khususnya pada pagi hari.

"Pada awalnya, gejala bengkak akan terjadi hanya di sekitar mata dan wajah. Tapi lama-kelamaan bisa kebagian lainnya juga," sambungnya.

Ada juga gejala penyerta lainnya seperti badan terasa lemah dan tidak ada nafsu makan.

Diagnosis dan Pengobatan.

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium. Dalam pemeriksaan laboratorium ini, urin pasien diperiksa untuk mengetahui apakah ada albumin di dalamnya atau tidak.

“Akan dilakukan pemeriksaan C3 untuk melihat apakah urin pasien mengandung protein tinggi atau tidak,” katanya.

Asal tahu saja, karena ginjal tidak berfungsi dengan baik, protein akan ikut larut ke dalam urin dan tidak tersaring oleh ginjal.

Pengobatan glomerulonefritis tergantung pada penyebab penyakit, apakah akut atau kronis, tingkat keparahan kerusakan ginjal, dan usia dan komorbiditas pasien.

Untuk glomerulonefritis akut, pengobatan ditujukan untuk membantu menghilangkan kelebihan cairan dan mengontrol tekanan darah tinggi. Terapi-terapi jangka panjang diperlukan hanya untuk gagal ginjal stadium akhir, yakni dengan cara transplantasi ginjal.

Pemberian antibiotik jenis pinisilin ditujukan untuk memberantas semua sisa infeksi. Antibiotik ini tidak mempengaruhi beratnya glomerulonefritis, tetapi mengurangi penyebaran infeksi stafilokokus yang mungkin masih ada.

“Pemberian antibiotik selama 10 hari untuk menghilangkan sisa-sisa kuman yang masih terdapat dalam tubuh, ginjal khususnya,” katanya.

Dianjurkan juga kepada pasien untuk beristirahat kurang lebih satu bulan untuk memulihkan ginjal dan kondisinya. Pengobatan tergantung pada tingkat keparahan penyakit, penyebab, dan gejala.

Selain itu, glomerulonefritis juga dapat dicegah dengan cara mengatur pola hidup sehat, mengurangi kopi, alkohol, rokok, dan memperbanyak minum air putih.
Sumber : okezone.com

Antraks

DEFINISI
Antraks adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis, yang bisa menginfeksi kulit, paru-paru dan saluran pencernaan. Antraks sangat menular dan bisa berakibat fatal. Biasanya menyebar ke manusia dari hewan, terutama sapi, kambing dan domba.


PENYEBAB
Bakteri Bacillus anthracis.

Bakteri Bacillus anthracis

Bakteri yang dorman (tidur) dapat bertahan hidup di dalam tanah dan produk hewan (misalnya wol) selama berpuluh-puluh tahun. Infeksi biasanya masuk melalui kulit, tetapi bisa juga berasal dari daging yang tercemar atau karena menghirup spora maupun bakteri.


GEJALA
Gejala bisa muncul dalam waktu 12 jam - 5 hari setelah terpapar oleh bakteri. Infeksi kulit berawal sebagai benjolan merah-coklat yang membesar disertai pembengkakan di sekelilingnya. Benjolan berubah menjadi lepuhan dan mengeras, kemudian tengahnya pecah dan mengeluarkan cairan bening, lalu membentuk keropeng yang hitam. Kelenjar getah bening di daerah yang terkena bisa membengkak, dan penderita merasakan tidak enak badan, kadang ototnya terasa sakit, sakit kepala, demam, mual dan muntah.

Antraks pulmoner (penyakit woolsorter) terjadi akibat menghirup spora dari bakteri antraks. Spora membelah diri di dalam kelenjar getah bening yang terletak di dekat paru-paru. Kelenjar getah bening kemudian pecah dan berdarah, menyebarkan infeksi ke struktur terdekat di dalam dada. Di dalam paru-paru dan di dalam rongga antara paru-paru dan dinding dada tertimbun cairan yang terinfeksi. Pada mulanya, gejalanya samar-samar dan menyerupai flu. Tetapi selanjutnya, demam semakin memburuk dan dalam beberapa hari terjadi gangguan pernafasan yang hebat, yang diikuti oleh syok dan koma.

Juga bisa terjadi infeksi otak dan selaputnya (meningoensefalitis). Meskipun diberikan pengobatan dini, jenis antraks ini hampir selalu berakibat fatal. Antraks gastrointestinalis jarang terjadi. Bakteri dapat tumbuh ke dalam dinding usus dan melepaskan racun yang menyebabkan perdarahan luas dan kematian jaringan. Jika menyebar ke dalam aliran darah, infeksi ini bisa berakibat fatal.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya, didukung adanya riwayat kontak dengan hewan. Untuk mendiagnosis infeksi paru-paru, bisa diambil contoh dahak untuk dibiakkan; tetapi laboratorium tidak selalu dapat menemukan bakteri penyebabnya.


PENGOBATAN
Infeksi kulit diobati dengan suntikan penisilin atau dengan tetrasiklin maupun eritromisin per-oral.

Infeksi paru-paru diobati dengan penisilin intravena. Kortikosteroid digunakan untuk mengurangi peradangan paru-paru. Jika pengobatan tertunda (biasanya karena diagnosisnya belum pasti), maka kemungkinan akan terjadi kematian.


PENCEGAHAN
Orang-orang yang memiliki resiko tinggi kontak dengan hewan (misalnya dokter hewan, teknisi laboratoriuim dan pekerja pemintalan tekstil yang mengolah bulu binatang) bisa mendapatkan vaksinasi.

Sabtu, 01 Mei 2010

Dracunculiasis

DEFINISI
Dracunculiasis adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang Dracunculus medinensis. Yang menyebabkan rasa sakit, luka kulit meradang dan radang sendi yang melemahkan. Infeksi tersebut terjadi sebagian besar pada jalur sempit melintasi beberapa negara di daerah Afrika Selatan dan di Yaman dan hanya berlangsung pada musim tertentu.


PENYEBAB
Orang menjadi terinfeksi dengan meminum air yang mengandung semacam binatang air yang terinfeksi berkulit keras yang kecil, yang selanjutnya menjadi hunian untuk cacing tersebut. Setelah penyerapan, crustacean mati dan melepaskan larva, yang menembus dinding usus. Larva matang menjadi cacing dewasa sekitar 1 tahun. Setelah dewasa, cacing betina bergerak melalui jaringan di bawah kulit, biasanya menuju kaki. Di sana, mereka membuat bukaan pada kulit sehingga ketika mereka melepaskan larva, larva tersebut bisa meninggalkan tubuh, masuk ke air, dan menemukan hunian crustacean. Jika larva tidak mencapai kulit, mereka mati dan hancur atau mengeras (calcify) di bawah kulit.


GEJALA
Gejala-gejala diawali ketika cacing tersebut menembus kulit. Sebuah lepuhan terbentuk pada bukaan. Daerah di sekitar lepuhan gatal, terbakar, dan meradang-bengkak, merah, dan menyakitkan. Material yang dilepaskan cacing tersebut bisa menyebabkan reaksi alergi, yang bisa mengakibatkan kesulitan bernafas, muntah, dan ruam yang gatal. Gejala-gejala reda dan lepuhan tersebut sembuh setelah cacing dewasa meninggalkan tubuh. Pada sekitar 50% orang, infeksi bakteri terjadi di sekitar bukaan karena cacing tersebut. Kadangkala persendian dan tendon di sekitar lepuhan rusak.


DIAGNOSA
Diagnosa adalah jelas ketika cacing dewasa tampak pada lepuhan. Sinar X kemungkinan dilakukan untuk menentukkan klasifikasi cacing.


PENGOBATAN
Biasanya, cacing dewasa pelan-pelan diangkat lebih dari sehari sampai seminggu dengan memutarnya pada sebuah batang. Cacing tersebut bisa diangkat dengan cara operasi setelah bius lokal digunakan, tetapi pada banyak daerah, metode ini tidak tersedia. Orang yang juga mengalami infeksi bakteri kadangkala diberikan metronidazole untuk mengurangi peradangan.


PENCEGAHAN
Penyaringan air minum melalui kain katun tipis, merebus air, dan hanya meminum air berklorin membantu mencegah dracunculiasis.