Tampilkan postingan dengan label kebiasaan buruk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebiasaan buruk. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Januari 2013

Awaaasss, 5 Makanan ini Penyebab Kegemukan Paling Mengerikan

makanan yang menyebabkan obesitas, tips mencegah perut buncit, cara agar terhidar dari kegemukan
Makanan penyebab kegemukan adalah makanan yang harus dihindari bagi orang yang ingin menurunkan berat badan atau orang yang ingin menjaga agar berat badan tetap ideal. Makanan yang memiliki rasa manis dan sedikit serat adalah makanan yang harus dihindari bagi yang sedang menjalankan program diet. Makanan yang mengandung banyak gula tapi tidak banyak mengandung serat dapat menimbulkan rasa lapar dalam waktu dekat setelah memakan makanan tersebut.

Berikut ini adalah 5 makanan penyebab kegemukan yang sebaiknya dihindari bagi yang sedang menjalani program diet agar mendapatkan hasil yang maksimal. Bagi orang yang ingin agar berat badan tetap ideal, makanan penyebab kegemukan juga harus dihindari atau setidaknya dikurangi, tidak mengonsumsi secara berlebihan.

1. Ayam goreng
Ayam goreng merupakan makanan yang menjadi favorit banyak orang. Bagi orang yang sedang menjalankan diet, ayam goreng bukanlah makanan yang perlu dimasukkan ke dalam daftar menu diet. Ayam goreng mengandung banyak lemak karena pemasakannya dengan menggunakan minyak goreng pada suhu yang tinggi. Sebagai alternatif, ayam panggang bisa dijadikan pilihan sehingga tidak memiliki kandungan lemak seperti ayam goreng.

2. Permen
Permen merupakan makanan yang sebaiknya dihindari pada saat melakukan program diet. Permen mengandung gula. Tubuh menghasilkan insulin untuk mengatur kadar gula dalam darah ketika tubuh mendapatkan banyak asupan gula. Kadar gula yang tinggi dalam darah dapat mengakibatkan tubuh mengalami kelebihan cadangan gula. Gula yang tidak terpakai akan ditumpuk di bawah kulit dan daging sebagai lemak.

3. Sereal
Sereal mengandung kadar gula yang tinggi tetapi memiliki kandungan gizi yang rendah. Karena kadar gulanya yang tinggi, memakan sereal dapat memicu penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan kegemukan. Di samping itu, sereal juga tidak membuat perut terjaga dari kondisi lapar dalam waktu yang lama. Dengan kata lain, memakan sereal tidak memberikan rasa kenyang dalam waktu lama. Bila ingin tetap menginsumsi sereal, pilih serea yang terbuat dari gandum utuh.

4. Roti putih
Roti putih adalah makanan yang kurang mengandung serat, sehingga dapat membuat perut terasa lapar dalam waktu dekat setelah memakan roti putih. Memakan roti putih dapat membuat kadar gula darah meningkat. Roti putih sering kali dikombinasikan dengan selai yang juga mengandung gula.

5. Keripik kentang
Walaupun tergolong sebagai makanan ringan, keripik kentang mengandung kalori yang tinggi. Sama halnya seperti ayam goreng, keripik kentang juga digoreng pada minyak panas dengan suhu yang tinggi.

Itulah 5 makanan penyebab kegemukan yang sebaiknya anda hidari jika tak ingin badannya melar :)

Rabu, 19 Desember 2012

Dampak Buruk Kebanyakan Gula Pada Anak



Dampak buruk kebanyakan gula pada anak- ternyata dampak dari gulla tidak hanya menyebabkan obesitas dan diabetes saja, namu bisa memicu kelemahan pada otak. Anak-anak yang mengkonsumsi gula pada masa sekola dengan berlebihan akan berdampak buruk pada kemampuannya berkonsentrasi, padahal mereka ini butuh banyak kemampuan untuk konsentrasi belajarnya.

Otak memiliki volume 10 persen dari seluruh bobot tubuh yang dimiliki manusia, namun tahukah anda bahwa otak membutuhkan nutrisi 40 persen dari keseluruhan yang di asuk ke tubuh setiap harinya.

"Otak memiliki kerja yang ekstra dibandingkan tubuh, bahkan pada saat kita tidur saja otak tetep bekerja dengan normal bahkan lebih, seperti pada saat kita bermimpi" Tutur Dr. dr Tjhin Wiguna, Sp.KJ(K), dokter spesialis jiwa anak FKUI, saat ditemui pada acara Media Edukasi 'Bahaya Asupan Gula Tambahan serta Dampaknya pada Kesehatan dan Konsentrasi Anak', di sebuah Hotel di jakarta.

Karbohidrat memang memiliki peran yang sangat besar dalam hal asupan, ini sudah jelas. Tetapi yang harus anda ingat juga bahwa mengkonsumsi karbohidrat tidak boleh berlebihan, ada porsinya.

Kebanyakan karbohodrat membuat anda sangat beresiko atai resistan terhadap penyakit seperti kelebihan gula diabetes, obesitas dan masih banyak lagi kompeksitas penyakit lainnya.

"Pada saat anak kebanyakan mengkonsumsi krbohidrat itu akan diurai menjadi gula. responnya adalah pangkreas akan terhambat dalam proses kerjanya sehingga hal ini juga akan menghambat pembentukan gula darah yang sangat penting. Ini berakibat si anak akan mengalami kantuk, malas, sulit berkonsentrasi serta yang pasti si anak juga akan ketagihan gula" terang Dr Tjhin.

Permasalahan ini sudah diamini oleh dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K), dokter spesialis anak endoktrin FKUI. dr Aman ia menyebutkan, menurut hasil penelitian mendalam akibat permasalahan ini anak yang suka mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung banyak gula seperti soft drink dan lainnya akan mengalami permasalahan dalam hal belajar yang semakin menurun.

"Anak lebih suka bermain dibandingkan belajar di kelas atau membaca buku di perpustakaan saat sekolah, karena kemampuan konsentrasinya yang sangat buruk" jelas dr Aman.

Rabu, 31 Oktober 2012

Bahaya Asap Rokok bagi Kesehatan Paru-paru

bahaya asap rokok, dampakk merokok untuk kesehatan paru paru, apakah merokok bahaya?

Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi kesehatan. Kebiasaan merokok telah terbukti dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Walau pun begitu, masih banyak orang yang melakukan kebiasaan merokok. Bukan dewasa saja, tetapi remaja yang masih bersekolah juga banyak yang merokok. Dampak buruk merokok bukan hanya pada perokok saja, namun juga berdampak buruk bagi orang yang berada di sekitar orang yang sedang merokok.

Asap rokok yang dihirup oleh perokok memiliki kandungan partikel dan gas. Partikel pada asap rokok terdiri dari tar, nikotin, fenol, kadmium dan benzopiren. Sedangkan gas pada asap rokok terdiri dari amonia, karbon monoksida (CO), karbon dioksida, senyawa hidrokarbon, hidrogen sianida dan oksida nitrogen.

Asap rokok terdiri dari asap utama dan asam samping. Asap utama adalah asap rokok yang dihirup langsung oleh perokok, sedangkan asam samping adalah asap rokok yang menyebar ke udara bebas. Asap yang menyebar tersebut dapat dihirup oleh orang lain. Orang yang menghirup asap rokok di udara bebas disebut perokok pasif.

Asap rokok mempunyai kandungan hingga mencapai 4.000 bahan kimia, diantaranya yang bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) mencapai 40 jenis bahan kimia. Kandungan bahan kimia tersebut lebih banyak pada asap rokok yang dibebaskan ke udara dan dapat bertahan hingga beberapa jam dalam ruangan walau pun perokok telah mematikan rokoknya.

Merokok dapat mengakibatkan berubahnya fungsi dan struktur jaringan paru-paru dan saluran pernapasan. Merokok dapat meningkatkan jumlah sel yang mengalami peradangan dan kerusakan alveoli pada jaringan paru-paru. Merokok dapat menyebabkan peradangan ringan hingga terjadinya penyempitan pada saluran pernapasan kecil sebagai akibat dari meningkatnya jumlah sel dan penumpukan lendir.

Dengan adanya perubahan struktur paru-paru, fungsi paru-paru pada perokok dapat berubah. Berubahnya struktur paru-paru merupakan penyebab POPM (Penyakit Obstruksi Paru-paru Menahun), seperti asma, bronkitis kronis dan pembengkakan (emfisema) pada paru-paru.

Bahaya lain dari merokok adalah dapat menyebabkan penyakit kanker paru-paru. Kandungan partikel karsinogenik yang terdapat dalam rokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru. Perokok lebih berisiko terkena penyakit kanker paru-paru 10 hingga 30 kali lipat.

Itulah bahaya merokok terhadap kesehatan paru-paru. Itu baru paru-paru saja, masih ada berbagai dampak buruk merokok, seperti jantung koroner dan stroke.

Selasa, 23 Oktober 2012

Kebiasaan buruk yang bikin cepat gemuk

cara agar gemuk, biar tidak gemuk, tips ampuh tidak gembrot

Kegemukan merupakan suatu masalah bagi sebagian orang, tentu bagi mereka yang terlanjur mengalaminya. Biasanya penyebab kegemukan datang dari hal yang bahkan tak kita sadari sebelumnya, apa sajakah itu?

Seperti yang dikutip dari sidomi news, penyebab kegemukan tidak terbatas pada kebiasaan makan menu berlemak saja. Ada banyak kebiasaan yang ternyata turut memberi andil dalam meningkatkan berat badan yang bisa berujung dengan obesitas. Beberapa komponen penyebab kegemukan adalah gula dan karbohidrat. Banyak orang belum menyadari jika kedua zat ini dapat memicu lemak di tubuh.

Dikutip dari QuickEasyFit, setidaknya ada tujuh kebiasaan buruk lain yang dapat memicu kegemukan akibat salah persepsi tentang penyebab kegemukan ini:
  1. Jangan langsung terperdaya dengan slogan makanan bebas lemak atau rendak remah. Pasalnya, makanan tersebut hanya menggantikan lemak dengan karbohidrat berkadar rendah. Karbohodrat mudah sekali dicerna tubuh. Sehingga, orang yang mengonsumsinya mungkin tidak merasa kenyang dan akhirnya mengonsumsi berlebihan.
  2. Berdiet tanpa melibatkan ahli gizi. Keberadaan ahli gizi sebenarnya sangat membantu dalam mengontrol diet. Dia bisa memberikan alternatif makanan yang diperlukan selama berdiet. Uang yang dikeluarkan untuk konsultasi dengan ahli gizi biasanya sebanding dengan hasil berat badan yang diinginkan selama tidak melanggar aturan diet.
  3. Memiliki kebiasaan kurang tidur. Tidur malam kurang dari lima jam setiap malam bisa menyebabkan penimbunan lemak berlebih di tubuh. Mengatur jam tidur itu baik untuk kesehatan secara keseluruhan.
  4. Terbiasa minum soda. Minuman soda adalah sumber gula yang cukup tinggi. Minum satu atau dua kaleng soda per hari akan meningkatkan risiko obesitas sampai 33 persen.
  5. Makan dengan terburu-buru. Orang yang makan terburu-buru menambahkan 66 kalori dalam tubuhnya dibanding yang makan dengan perlahan. Sebab, makanan jadi lebih banyak yang masuk ke perut. Sebenarnya makan sedikit pun bisa merasa kenyang. Otak memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk memberikan sinyal kenyang setelah makanan dikonsumsi.
  6. Suka makan banyak. Kadang menu resto ukuran jumbo atau combo menarik perhatian. Sebaiknya abaikan promosi ini dan cukup pilih makanan sesuai kemampuan perut Anda.
  7. Sedikit mengonsumsi air. Air dapat membantu proses metabolisme tubuh. Minum enam gelas air per hari dapat mengurangi 50 kalori tubuh. Minum dua gelas air sebelum makan juga bisa mengurangi nafsu makan berlebih
Itulah beberapa kebiasaan buruk yang akan mengantarkan pelakunya mengalami kegemukan.

Jumat, 13 Juli 2012

Bahaya Perokok Pasif dan Perokok Aktif

Merokok merupakan penyebab berbagai macam penyakit berbahaya yang mematikan. Pengguna rokok bukan hanya orang dewasa saja, tetapi sudah merambah ke remaja hingga anak kecil.

Merokok bukan hanya meningkatkan risiko terhadap penyakit paru-paru saja, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru, emphysema, stroke, kanker mulut dan penyakit jantung. Dengan berbagai dampak buruk kesehatan, menghisap rokok bukanlah aktivitas yang baik, bak bagi diri sendiri, maupun orang lain.

akibat merokok, bahaya perokok pasif
Merokok memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan. Merokok dapat merusak sistem kardiovaskular, meningkatkan denyut jantung, menyebabkan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko stroke, merusak pembuluh darah, mengurangi aliran darah ke jantung dan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke jaringan tubuh.

Merokok bukan hanya merugikan bagi yang orang merokok saja, tetapi juga orang yang di sekitarnya. Orang yang bukan perokok yang di sekitar orang merokok dapat menghirup asap rokok. Orang seperti ini disebut dengan perokok pasif atau perokok sekunder.

Risiko perokok pasif lebih tinggi pada perempuan, anak-anak dan bayi. Asap rokok yang terhisap oleh anak-anak dan bayi dapat menyebabkan asma, infeksi telinga, bahkan bayi yang menjadi perokok pasif dapat mengalami sindrom kematian bayi.

Perokok pasif dapat mengalami gejala seperti pembentukan lendir yang berlebihan pada saluran napas, batuk, iritasi paru-paru, nyeri dada dan ada rasa tidak nyaman di dada. Perokok pasif juga bisa merasa iritasi pada hidung, mata dan tenggorokan. Bila perokok pasif mengalami nyeri dada, hal tersebut bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena penyakit jantung.

Pada perokok aktif, merokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, tekanan darah tinggi dan diabetes. Selain menurunkan risiko terkena serangan jantung, menghentikan kebiasaan merokok juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner. Menghentikan kebiasaan merokok perlu upaya fisik dan mental. Perokok harus memahami bahaya dari merokok.

Jadi, dengan berbagai dampak buruk kesehatan, merokok bukanlah merupakan kebiasaan yang baik dan merupakan kebiasaan yang harus dihindari. Adalah langkah yang baik untuk meninggalkan kebiasaan merokok.