Jumat, 08 Januari 2010

Tips Nyaman Gunakan Kawat Gigi

Saat ini pemakaian kawat gigi permanen atau sering juga disebut begel semakin populer. Bahkan kawat gigi ditambah dengan berbagai aksesoris yang menarik, penggunaannya justru menjadi trend. Anda pengguna kawat gigi? Mungkin Tips nyaman gunakan kawat gigi ini dapat bermanfaat bagi anda.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan kawat gigi permanen semacam itu, tak perlu khawatir harus mengikuti diet makanan tertentu. Hanya saja ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari.

Permen karet, popcorn atau berondong jagung, permen yang keras atau lengket serta minuman yang terlalu manis seperti minuman bersoda atau jus merupakan beberapa jenis yang perlu dihindari.

Berikut ini ada beberapa Tips yang diungkap oleh para ahli, bagi Anda yang menggunakan kawat gigi, yaitu :

1. Segera menyikat gigi atau gunakan floss atau kawat khusus permbersih gigi setiap habis makan.
2. Jika Anda habis meminus soda atau jus yang mengandung gula tinggi, jangan menunggu lama untuk menyikat gigi
(baca juga Hindari Sikat Gigi Setelah Minum Cola) . Hal itu perlu dilakukan guna menghindari menempelnya gula pada gigi.
3. Temui dokter gigi Anda jika mengalami masalah dengan kawat gigi, termasuk kehilangan karet pengait atau jika kawat gigi membuat luka pada mulut.
4. Untuk luka di sekitar gigi dan mulut sesaat setelah penggunaan kaat gigi, Anda bisa mengonsumsi obat pereda sakit yang dijual bebas... :)
(sumber:http://www.republika.co.id)


Kamis, 07 Januari 2010

Benarkah Minuman Energi Bisa Tambah Tenaga?

minumanBenarkah Minuman Energi Bisa Tambah Tenaga? Itulah yang pasti terpintas dalam benak semua yang meminumnya. Akan tetapi karena banyak iklan minuman energi, sering kali digambarkan bahwa seseorang yang menenggak minuman tersebut menjadi bertambah kuat, bahkan mampu mendorong truk yang hampir jatuh ke jurang... Akhirnya tergiur juga (korban iklan ^-^). Jadi benar atau tidak kalau minuman energi mampu menambah tenaga?

Minuman energi yang beredar di pasaran pada umumnya mengandung kafein dan taurin. Dilihat dari strukturnya, kedua senyawa itu bukanlah molekul sumber energi. Selain itu, minuman energi juga mengandung banyak gula yang memang bisa meningkatkan energi. Kombinasi bahan-bahan dalam minuman energi mungkin akan merangsang saraf pusat untuk memicu reaksi metabolisme (menghasilkan energi) di otot.

Mekanismenya melalui pengaktifan kerja saraf yang menghasilkan percepatan denyut jantung untuk memompa darah dan oksigen, sembari menstimulasi peningkatan kadar gula darah. Reaksi ini akan lebih aktif dengan penambahan vitamin-vitamin.

Sayangnya, energi yang dihasilkan pun bersifat sementara, tak lebih dari beberapa jam. Oleh karena itu, lebih tepat bila minuman energi disebut sebagai stimulan energi.

Yang harus dipahami adalah efek samping dari kandungan minuman energi. Misalnya saja kandungan gula yang tinggi bisa menyebabkan kegemukan. Selain itu, kafein memiliki beberapa efek, seperti denyut jantung lebih cepat, tekanan darah meningkat, dan meningkatkan aliran darah ke otot. Hal ini tentu berbahaya bagi penderita penyakit jantung.

Bila Anda ingin menambah energi karena sering merasa kelelahan atau kurang konsentrasi, pertimbangkan untuk memilih cara yang lebih sehat untuk memulihkan energi. Misalnya dengan cukup tidur, olahraga ringan, atau mengonsumsi makanan bergizi. Strategi ini bukan hanya akan menghasilkan energi, melainkan juga menjaga kebugaran fisik dan psikologis dalam jangka panjang. Semuanya kembali kepada konsumen... ^-^
(sumber: http://kesehatan.kompas.com/)

Rabu, 06 Januari 2010

Kenali Gejala Tipes

http://sehat-ituindah.blogspot.com
TIPES dan tifus adalah penyakit yang berbeda, tapi selama ini banyak orang menganggapnya sama. Sebenarnya apa perbedaan dan bagaimana menanganinya?
Menurut spesialis penyakit tropis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Widayat Djoko SpPD KPTI, masih banyak terjadi salah kaprah mengenai penyakit tipes ini. Mulai dari penyebab, obat, bahkan namanya. Alhasil penanganan yang dilakukan pun menjadi tidak sesuai.

Banyak orang yang menyebut penyakit tipes dengan sebutan tifus. Sebenarnya, tifus adalah infeksi yang ditularkan tikus yang menyebabkan demam dan ruam. Penyakit ini disebabkan parasit. Sementara tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan bakteri Salmonella tifosa. “Penyakit ini dapat menyerang tubuh melalui makanan atau minuman yang menyebabkan infeksi usus halus,” kata Widayat.

Widayat mengatakan, bakteri terbawa hingga di organ tubuh melalui peredaran darah. Bakteri tersebut berkembang biak, terutama di hati dan limpa. Dari dua organ tersebut, bakteri kemudian masuk kembali ke dalam peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh, utamanya kelenjar limfoid usus halus. Akibatnya usus terluka dan menyebabkan perdarahan dan kebocoran usus.

Lantas bagaimana membedakan demam tifoid dan demam berdarah (DBD)? Demam DBD lazimnya berlangsung sepanjang hari, sementara demam tifoid berlangsung hanya pada sore dan malam hari. Demam ini pun menyebabkan rasa nyeri kepala yang hebat, bahkan bisa mengakibatkan gangguan kesadaran.

Mereka yang menderita DBD mengalami nyeri di ulu hati, termasuk mual pada bagian atas antara pusar dan ulu hati. Lain lagi dengan demam tifoid, pasien biasanya menderita sembelit dan rasa tidak enak pada bagian perut. Namun, jika belum cukup puas dengan penjelasan ini, maka langkah yang tepat adalah dengan melakukan tes darah. Namun, penyakit demam tifoid ini biasanya juga menghinggapi penderita DBD, apabila daya tahan tubuh menurun.

Agar lebih mengetahui selukbeluk penyakit ini, Anda pun harus mengetahui gejala-gejalanya.Dr Jerry Balentine, Kepala Medis dan Wakil Presiden Rumah Sakit St Barnabas di Bronx, seperti dilansir dari webmd.com mengatakan, gejala demam tifoid bervariasi. Ada kalanya pula bakteri yang masuk langsung ke dalam tubuh dalam jumlah banyak tersebut tidak menyebabkan demam tifoid. Melainkan hanya membuat tubuh terinfeksi diare, dan infeksi ini dapat sembuh dalam waktu satu hingga dua hari.

Sebaliknya, jika bakteri yang masuk dalam tubuh adalah dalam jumlah yang sedikit, menetap dalam tubuh dan berkembang biak, malah akan memunculkan demam tifoid. “Penyakit ini diawali dengan demam tinggi antara 39º-40ºC dan lebih dari satu minggu. “Biasanya pasien akan mengalami demam mulai pada malam hari, besok pagi gejala tersebut hilang, namun berlanjut ke malam-malam berikutnya,” kata Jerry.

Jika demam menyerang pada malam hari, maka seiring berjalannya hari, pasien pun akan menderita demam pada siang hari. Bukan hanya itu, pola demam pun makin hari makin naik layaknya anak tangga. Namun, demam tifoid, tidak pernah langsung demam tinggi pada hari pertama hingga ketiga.

Kemudian pada hari keempat, perbaikan akan terjadi secara perlahan. Demam menurun secara bertahap dan suhu penderita kembali normal pada minggu atau 10 hari berikutnya. Tetapi, gejala dapat timbul kembali selama dua minggu sesudah demam menghilang. Ada pula demam paratifoid, yang disebabkan Salmonella paratyphi. Akan tetapi, demam ini lebih ringan ketimbang demam tifoid, kendati memiliki gejala yang hampir serupa dengan masa inkubasi yang lebih pendek. Masa sakit juga lebih pendek, dan dapat cepat disembuhkan dengan meminum antibiotik.

Demam tifoid, mudah menular lewat makanan dan minuman yang mengandung bakteri. Bisa pula karena penanganan yang kurang higienis atau menggunakan air dari sumber air yang digunakan untuk keperluan mencuci. Maka, untuk mencegah penyebaran bakteri dari penderita yang baru pulih dari demam ini, ada beberapa cara yang dapat dilakukan.

Di antaranya dengan mencuci tangan sesering mungkin, terlebih lagi sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Perlu diingat, ketika mencuci tangan, gunakan air hangat, dan menggosok tangan dengan sabun minimal 30 detik. Ada baiknya Anda menggunakan barang pribadi secara terpisah. Umpamanya, peralatan makan. Bagi mereka yang baru sembuh dari penyakit ini, tidak menyiapkan makanan untuk orang lain hingga dinyatakan sembuh total oleh dokter.

Anda pun mulai saat ini sebaiknya mengurangi jajan di kaki lima, mengingat higienitas makanan yang disajikan kurang diperhatikan. Bukan tidak mungkin, makanan tersebut mengandung bakteri. Bukan hanya makanan yang dapat terkontaminasi bakteri, melainkan juga peralatan makan dan tangan Anda sendiri. Karenanya, jika pun ingin makan di kaki lima, sebaiknya perhatikan kondisi warungnya, apakah bersih termasuk peralatan makannya.

Akan lebih baik jika makanan yang dipilih adalah yang panas. Dengan demikian, akan membunuh bakteri yang ada di dalamnya. Untuk mengolah makanan pun harus baik dan matang. Termasuk mencuci ikan yang harus dilakukan hingga bersih dan dimasak hingga matang. Hal ini juga berlaku ketika Anda mengolah makanan yang lain.

Di Amerika, menurut Jerry, penderita demam tifoid telah berkurang banyak sejak tahun 1900-an. Kini, kurang dari 500 kasus tentang penyakit ini, dilaporkan secara tahunan di Amerika Serikat (AS). Penderita kebanyakan mereka yang baru saja bepergian dari area endemik.

Bandingkan pada tahun 1920- an ketika lebih dari 35.000 kasus demam tifoid menyerang AS. Meksiko, Amerika Selatan, India, Pakistan, dan Mesir adalah negara dengan risiko terbesar yang mengembangkan penyakit ini. Secara global, demam tifoid menyerang lebih dari 13 juta orang per tahun dengan lebih dari 500.000 pasien yang meninggal akibat penyakit ini.

Sumber : Okezone.com

Selasa, 05 Januari 2010

Tips Peramping Perut Yang Top

Biasanya bagian perut paling susah untuk dirampingkan, walaupun sudah diet dengan segala macam cara. Pembesaran perut merupakan bagian dari proses penuaan yang alami baik pada pria maupun wanita, meski pada pria kecenderungan ini lebih nyata. Meski begitu, bagian menggembung di tengah tubuh ini bukan tak mungkin dihilangkan. Anda dapat mengusir lemak di perut dengan Tip berikut:

Kurangi atau hindari alkohol
Dalam bahasa Inggris adalah istilah "beer belly" untuk perut yang buncit. Oleh sebab itu mengurangi atau menghindari minuman beralkohol mungkin bisa mengempiskan kembali bagian itu. Dalam sebuah studi besar-besaran, pria dan wanita yang minum lebih dari dua takar sehari memiliki perbandingan lingkar pinggang terhadap lingkar pinggul lebih besar.

Stop rokok
Para peneliti menemukan perut gendut dua kali lebih banyak di kalangan perokok dibanding bukan perokok. Sepertinya cocok, karena biasanya Pria mengganggap Kesehatan Bukan Hal Yang Penting

Olahraga (baca juga yang ini
6 kebiasaan umum yang dianggap orang menyehatkan tapi sebenarnya tidak)
Olahraga yang dianjurkan untuk mengurangi lingkar pinggang adalah olahraga sampai napas tersengal-sengal.
Untuk membakar lemak di perut, olahraga harus terdiri dari dua hal, kata Bryant Stamford, Ph.D, direktur Health Promotion Center di University of Louisville, Amerika Serikat. Pertama, mulailah dengan olahraga yang keras yang memicu lepasnya adrenalin dalam jumlah banyak. Hormon ini dapat melepaskan lemak untuk digunakan sebagai bahan bakar. Efek ini dapat diperoleh dari olahraga berjalan cepat.

Selanjutnya latihan tersebut harus disambung dengan latihan aerobik cukup lama, yang akan membakar lemak bebas tadi. Berjalan santai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan itu. Atau Anda bisa mencangkul tanah di kebun dan dilanjutkan dengan membabat rumput.

Pembentukan
Setelah lemak dilepas, dibakar dengan latihan aerobik, dan ditambah lagi dengan mengurangi makanan berlemak, latihan pembentukan setiap hari sungguh dapat membantu memperbaiki bentuk tubuh Anda. Lakukan sit-up atau jenis latihan lainnya secara bertahap.

hehehe...sepertinya gampang-gampang susah ya...?? atau mau metode Diet Menggunakan Air (sumber:kompas dot com)

Senin, 04 Januari 2010

Kesehatan Bukan Hal Yang Penting

Betul atau tidak ya, Kalau Pria lebih cenderung peduli terhadap perawatan barang-barangnya seperti mobil, rumah atau koleksi lainnya dibandingkan dengan kesehatannya. Pria menganggap kesehatan bukan suatu hal yang penting.

Pada kenyataannya, pria lebih jarang mencari bantuan medis jika terjadi kelainan pada kesehatannya dibandingkan dengan kaum perempuan. Pria yang masih muda mungkin bisa mengabaikan berbagai rasa nyeri dan sakit, tapi saat memasuki usia baya hal tersebut bisa menjadi lebih buruk.

Ada beberapa gejala yang tak boleh diabaikan pria pada usia berapa pun, yaitu:

1. Nyeri dada.
Gejala ini seringkali diabaikan oleh para pria dan baru dianggap serius jika seseorang sudah terkena serangan jantung yang parah. Jika nyeri yang dirasakan terasa hingga lengan kiri, rahang yang sakit, berkeringat dan sesak napas serta dirasakan setelah melakukan aktivitas atau melakukan hal yang berat, maka sebaiknya tidak mengabaikan gejala ini sebelum bertambah parah.

2. Sesak napas.
Seseorang menjadi sesak napas setelah berjalan jauh atau bermain basket memang bukan masalah yang besar. Tapi jika sesak dirasakan saat sedang berbaring tidur di malam hari atau hanya berjalan beberapa langkah saja, maka sebaiknya tidak diabaikan. Ada kemungkinan hal tersebut adalah tanda ada yang tidak beres dengan jantung seperti lemah jantung.

3. Kehilangan berat badan.
Memang banyak orang yang berusaha mati-matian untuk menurunkan berat badannya. Tapi jika berat badan bisa turun tanpa ada sebabnya, maka jangan dianggap enteng. Bisa jadi hal tersebut adalah gejala awal ada yang tidak beres dengan tubuhnya.

4. Ada darah di urin atau feses.
Pada intinya adalah tidak boleh ditemukan ada darah dalam urin atau feses seseorang. Perjalanan urin dimulai dari ginjal ke kandung kemih dan kemudian ke uretra sebelum keluar dari tubuh. Bisa jadi darah yang keluar dalam urin akibat ada yang tidak beres pada fungsi ginjal atau kandung kemihnya, sedangkan untuk feses kemungkinan berhubungan dengan masalah di usus terutama usus besarnya.

5. Perubahan dalam hal buang air kecil.
Sering bangun di malam hari atau justru kesulitan untuk buang air kecil bisa menjadi tanda awal adanya kemungkinan masalah pada prostat. Gangguan prostat yang bisa dideteksi lebih dini dapat mengurangi kemungkinan adanya kanker prostat. Tapi gejala seringnya ke kamar mandi saat malam hari juga bisa menjadi gejala awal dari diabetes atau penyakit yang berhubungan dengan ginjal dan jantung.

6. Pembengkakan di kaki.
Ketika ada cairan yang menumpuk di pergelangan kaki atau pada kaki, sebaiknya tidak diabaikan. Pembengkakan atau bisa juga disebut dengan edema dapat menjadi peringatan awal untuk penyakit jantung, ginjal atau hati. Meskipun ada obat yang bisa digunakan untuk mengobatinya, tapi tak ada salahnya untuk mencari tau penyebab utamanya.

7. Luka di kulit yang tak kunjung sembuh.
Banyak orang yang mengabaikan luka di kulit terutama jika bukan di bagian wajah. Luka di kulit yang tak kunjung sembuh setelah beberapa hari, bisa menjadi informasi awal bahwa ada yang tak beres dengan bagian sirkulasinya.
Jika luka yang ditimbulkan tidak bisa disembuhkan bisa jadi petunjuk awal untuk penyakit diabetes. Tapi jika luka semakin membesar atau berubah warna, maka bisa jadi adanya kemungkinan untuk kanker kulit.

Jika ada salah satu gejala tersebut yang dirasakan, tak ada salahnya untuk segera memeriksakan diri. Karena kemungkinan untuk sembuh secara total akan semakin besar jika penyakit tersebut ditemukan lebih dini. Tak ada salahnya untuk lebih peduli terhadap diri sendiri.
(sumber: detikhealth dot com)

Minggu, 03 Januari 2010

G-spot Hanya Opini Subjektif Wanita

Informasi sehat berikut ini diperuntukkan bagi yang sudah dewasa, tapi kalau sekedar buat informasi boleh sih ... hehehe.. Pernah dengar istilah G-spot, daerah pada organ kelamin wanita yang bisa membangkitkan hasrat seksual pada wanita ternyata tidak pernah ada. Baru-baru ini peneliti melakukan studi dan membuktikan bahwa sensasi di daerah G-spot hanya opini subjektif wanita saja.

Temuan yang diungkapkan oleh peneliti dari King's College London mengklaim bahwa mereka tidak menemukan bukti ilmiah apa-apa yang berhubungan dengan G-spot. Peneliti menduga daerah yang menjadi obsesi pria tersebut hanya imajinasi dan fantasi wanita yang berhubungan dengan sistem saraf di otak...

"Beberapa wanita juga beranggapan bahwa G-spot berhubungan dengan diet dan olahraga, tapi sepanjang kami melakukan studi ini hal tersebut tidak terbukti. G-spot tidak pernah benar-benar ada," ujar Tim Spector, profesor genetik epidemiologi seperti dilansir Telegraph, Senin (4/1/2010).

Dalam studi yang dilakukan terhadap lebih dari 1.800 wanita di Inggris, peneliti membuktikan keberadaan G-spot berdasarkan faktor genetik. Peneliti menggunakan partisipan kembar identik dan non identik untuk membuktikannya.

Berdasarkan hasil studi, kembar identik memiliki gen yang sama hingga 100 persen sedangkan kembar non identik hanya 50 persen. Menurut teori seharusnya pasangan kembar identik akan merasakan sensasi G-spot yang sama dengan pasangannya, tapi hal itu ternyata tidak terjadi dalam studi tersebut.

"Kami hanya ingin meluruskan persepsi wanita maupun pria yang tidak benar tentang G-spot. Banyak wanita yang tidak percaya diri karena pasangannya tidak bisa menemukan area G-spot di daerah kemaluannya sehingga memiliki perasaan tidak bisa membahagiakan pasangan dalam berhubungan seksual. Padahal area itu kenyataannya tidak ada dan sebaiknya persepsi G-spot dihilangkan agar tidak menekan pria atau wanita," kata Spector. (sumber : detik health dot com)

Jumat, 01 Januari 2010

Tips Mudah Agar Lebih Sehat di Tahun 2010

Semoga di Tahun 2010 ini diberi bla..bla..dan kesehatan. Amin. Saat pergantian tahun banyak resolusi yang ingin diwujudkan diantaranya masalah kesehatan, seperti menurunkan berat badan atau lebih rajin dalam berolahraga. Tapi terkadang hal tersebut sulit sekali untuk dilakukan. Apa yang harus dilakukan agar bisa lebih sehat di tahun 2010?

Nah kalau ingin kesehatannya semakin baik di tahun 2010..ya minimal kesehatannya lebih stabil... kita lihat yuk beberapa tips mudah yang bisa dilakukan agar di tahun 2010 dapat menjadi lebih sehat (menurut Dr Mehmet Oz), yaitu:

1. Komitmen untuk meluangkan waktu makan bersama keluarga.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota, Harvard and Rutgers didapatkan bahwa anak-anak dan remaja yang memiliki kebiasaan makan bersama dengan keluarga cenderung akan banyak mengkonsumsi sayur, buah, kalsium, vitamin dan gizi yang lebih baik serta sedikit junk food. Selain itu juga menurunkan risiko berperilaku buruk seperti merokok, alkohol dan narkoba.

2. Melakukan yoga selama 7 menit sehari.
Dengan melakukan yoga selama 7 menit setiap harinya, maka orang tersebut akan memiliki teknik pernapasan yang lebih baik, lebih santai serta dapat mengendalikan emosi dan pikirannya. Yoga ini bisa dilakukan pada pagi hari sebelum memulai aktivitas dan tidak ada salahnya untuk bangun sedikit lebih awal.

3. Membiasakan tidur lebih awal.
Orang dewasa yang tidak mendapatkan waktu istirahat cukup mudah terkena serangan jantung, stroke dan obesitas dibandingkan dengan orang yang memiliki waktu istirahat cukup. Disarankan orang dewasa memiliki waktu tidur antara 7-8 jam dan sudah bersiap untuk istirahat setengah jam sebelumnya.

4. Buatlah sedikit ruang di depan televisi.
Membuat resolusi untuk mengurangi jadwal menonton televisi adalah suatu hal yang sangat sulit dilakukan. Sebaiknya gunakan waktu menonton televisi sambil melakukan hal yang menyehatkan. Misalnya dengan melakukan olahraga di depan televisi, seperti treadmill, sit up, push up atau aerobik. Jadi seseorang bisa melakukan dua kegiatan sekaligus.

5. Menyediakan camilan yang sehat.
Terkadang sebelum tiba waktu makan siang atau makan malam perut sudah terasa lapar, sehingga banyak orang yang menyelingi waktu tersebut dengan mengkonsumsi camilan. Pilihlah camilan yang mengandung kadar gula dan lemak rendah, seperti yoghurt, puding atau irisan buah segar.

6. Berikan waktu 2 minggu.
Apapun resolusi yang ingin dicapai di tahun 2010 nanti, pastikan seseorang melakukannya minimal selama dua minggu. Karena dalam waktu 2 minggu otak manusia melakukan proses untuk membuat suatu keputusan mengenai impian yang ingin dicapai. Jika dalam waktu dua minggu hal tersebut bisa berjalan dengan baik, maka impian tersebut bisa saja terwujud.

Tapi diantara semua tips tersebut, hal yang paling penting adalah niat kuat agar bisa memiliki tubuh yang jauh lebih sehat dan tetap sehat serta terhindar dari berbagai penyakit...sepertinya menarik untuk dilaksanakan...biar tetap sehat....(detik health dot com).