Sabtu, 01 September 2007
Sering Lelah? Mungkin Gejala Penyakit Jantung
Biasanya gejala tersebut muncul sebulan lebih awal dari serangan jantung sehingga jika segera disadari akan memberikan cukup waktu untuk pencegahan. Gejala klasik seperti sakit di dada sebelum serangan umumnya lebih banyak dialami oleh kaum pria dibandingkan kaum wanita.
Menurut Prof. Jean McSweeney dari University Arkansas dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa sedikitnya sakit di dada menjadi alasan utama mengapa wanita memiliki gejala serangan jantung yang tidak diketahui dibandingkan pria.
Dalam penelitian terbaru tersebut, peneliti di Amerika menanyakan lebih dari 500 wanita penderita penyakit jantung yang berumur 60-an tahun dan dilaporkan hampir semuanya merasakan gejala baru atau berbeda dalam beberapa minggu sebelum serangan jantung. Tujuh dari sepuluh wanita itu merasakan kelelahan yang tidak biasa dan hampir setengahnya menderita gangguan tidur serta kesulitan bernapas.
Oleh karena itu, kaum wanita sebaiknya perlu mengetahui gejala baru yang muncul terkait dengan penyakit jantung untuk segera mencari perawatan medis agar bisa menentukan penyebab dari gejala tersebut, terutama jika mereka diketahui memiliki faktor risiko seperti latar belakang keluarga yang mengidap penyakit jantung.
Sumber : InfoSehat.com
Sabtu, 18 Agustus 2007
10 Hal Yang Patut Anda Ketahui Tentang Campak
Terkait dengan kegiatan tersebut, berikut ini 10 hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan:
- Virus campak menular melalui percikan ludah di udara pada saat seseorang bersin atau batuk. Campak adalah salah satu penyakit menular dan dapat menyebabkan kematian pada anak-anak di dunia.
- Campak dapat dicegah dengan vaksin yang efektif dan aman, telah diberikan kepada ratusan juta anak di seluruh dunia. Dosis pertama diberikan pada usia 9 bulan dan dosis kedua yang diberikan berikutnya akan dapat melindungi anak dari campak untuk seumur hidup.
- Tiap tahun, diperkirakan lebih 30.000 anak Indonesia meninggal dunia akibat penyakit campak.
- Anak yang menderita penyakit campak seringkali menunjukkan tanda-tanda seperti demam, ruam-ruam di kulit, batuk, pilek, mata merah dan sulit bernafas.
- Campak dapat menyebabkan anak-anak meninggal karena komplikasi seperti diare, pneumonia atau radang otak. Campak juga dapat menyebabkan kebutaan, terutama penderita yang mengalami kekurangan vitamin A.
- Dapatkan imunisasi campak untuk anak anda. Penyakit campak dapat dicegah dengan imunisasi, dapat menghindari dari penyakit campak dan komplikasi yang ditimbulkan.
- Apabila anak anda berusia di bawah 5 tahun, mintalah agar anak anda diberikan vitamin A bersama dengan vaksin campak. Vitamin A dapat melindungi anak dari kemungkinan kebutaan atau bahkan kematian yang disebabkan komplikasi akibat penyakit campak.
- Sebar luaskan informasi ini. Pastikan semua orang di lingkungan anda mengetahui pentingnya imunisasi campak sehingga dapat menjangkau semua anak.
- Pastikan setiap anak dalam keluarga anda sudah mendapat imunisasi lengkap. Vaksin campak akan tersedia bagi anak usia 6 bulan hingga 12 tahun.
- Segera laporkan kepada petugas kesehatan setempat apabila anda menemui kasus yang dicurigai sebagai penyakit campak. Deteksi kasus sejak dini dapat menghentikan meluasnya penjangkitan penyakit dalam lingkungan anda.
Sumber : Koalisi Untuk Indonesia Sehat
Kamis, 02 Agustus 2007
Jeruk Nipis Atasi Gangguan Lambung
Penelitian menunjukkan, jeruk nipis mengandung asam sitrat, asam amino, minyak atsiri, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin B, dan C.
Menurut Perhimpunan Peduli Ginjal Hipertensi Indonesia (Perdughi), untuk mencegah batu ginjal, disarankan untuk minum perasan air jeruk nipis sesaat setelah makan malam. Pasalnya kandungan asam sitrat dalam air kemih pada penderita batu ginjal paling rendah pada malam dan dini hari sementara jeruk nipis memiliki kandungan sitrat yang tinggi.
Caranya: air perasan 1 jeruk nipis dicampurkan dengan dua gelas air. Jangan terlalu cemas bahwa minum air jeruk nipis akan menyebabkan gangguan lambung, sari jeruk nipis yang dikonsumsi sesudah makan malam, telah dibuktikan tidak menyebabkan masalah lambung.
Sabtu, 14 Juli 2007
Kandungan Trans Fatty Acid dalam Makanan
Apakah trans fat itu dan apa buruknya bagi kesehatan? Trans fat berperan seperti lemak jenuh, yaitu dapat meningkatkan kolesterol LDL (lemak jahat) sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Trans fat terdapat pada berbagai jenis makanan yang juga mengandung lemak jenuh tinggi, misalnya margarin, crackers, permen, kue, cookies, makanan ringan, goreng-gorengan, dan berbagai jenis makanan yang diproses dengan mencampurkan minyak sayur yang terhidrogenasi.
Trans fat terbentuk saat hidrogen dicampurkan ke dalam minyak sayur yang disebut hidrogenasi. Hidrogenasi dapat meningkatkan daya tahan dan kestablian rasa dari makanan yang mengandung lemak tersebut.
Dengan meneliti daftar nutrisi yang terdapat pada kemasan makanan, maka kita dapat memilih makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh, trans fat, dan kolesterol yang lebih rendah. Untuk lemak jenuh dan kolesterol, gunakanlah petunjuk produk yang mencantumkan tulisan 5% atau kurang untuk kandungan lemaknya. Jika pada produk tersebut mengandung lemak lebih dari 20% untuk lemak jenuh dan kolesterol, maka dikatakan lemaknya sudah sangat tinggi.
Jika makanan yang dikonsumsi tertera label bertuliskan lemak jenuh atau trans fat diubah menjadi bentuk mono atau polyunsaturated fat, itu artinya lemak tersebut tidak menyebabkan peningkatan kolesterol LDL (lemak jahat) atau dikatakan tidak menimbulkan bahaya peningkatan kadar kolesterol. Makanan yang memiliki kandungan monounsaturated fat terdiri dari minyak zaitun dan minyak jagung, sedangkan sumber polyunsaturated fat terdiri dari kacang kedelai, jagung, minyak bunga matahari, dan berbagai jenis kacang-kacangan. Pilihlah minyak sayur yang berasal dari kelapa dan minyak biji palm.
Pertimbangkan juga untuk mengonsumsi ikan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi dua potong ikan per minggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Sebagian besar jenis ikan memang mengandung lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan dengan daging. Yang temasuk ikan dengan lemak tak jenuh yaitu makarel, sarden dan salmon, yang juga mengandung asam lemak omega-3.
Selain itu, pilihlah makanan rendah lemak jenuh seperti produk yang mencantumkan label bebas lemak trans atau lemak 1%, daging bebas lemak, daging unggas tanpa kulit, gandum, sayuran dan buah-buahan. Cobalah untuk mengonsumsi kurang dari 10% lemak jenuh dan kurang dari 300 mg kolesterol per hari serta mengurangi sesedikit mungkin makanan yang mengandung trans fat.
Sumber : InfoSehat
Jumat, 22 Juni 2007
10 Jenis Makanan Anti Kolesterol
Mengonsumsi makanan nabati bisa meningkatkan asupan protein nabati yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol berlebih.
Ingin tahu makanan apa saja yang bersifat antikolesterol? Simak tips di bawah ini yang diambil dari berbagai sumber.
- Jamur.
Kaya kromium, mineral yang membantu memecah lemak menjadi senyawa sederhana, yakni asam-asam lemak. Aktivitas ini membantu menyusutkan kadar lemak jahat (LDL), dan meningkatkan kadar lemak baik (HDL). Sumber lain kromium adalah kacang-kacangan, seperti kenari, kacang tanah, kacang mete, dan kacang almond. - Kwaci Tawar.
Selama ini kuaci kita sepelekan, padahal berlimpah zat tembaga. Pola makan rendah asupan tembaga berkaitan dengan naiknya kadar kolesterol jahat LDL, dan terbatasnya kolesterol baik HDL. Seringlah makan kwaci, terutama yang tawar, baik kuaci biji labu maupun biji bunga matahari. - Jeruk Nipis.
Di antara beragam jenis jeruk, jeruk nipis atau jeruk lemon adalah yang paling banyak mengandung flavonoid. Senyawa ini mampu menghambat produkdi LDL berlebihan sehingga mengurangi risiko serangan jantung. Flavonoid bisa pula diperoleh dalam teh, brokoli, tomat, kedelai, bawang berlapis-lapis seperti bawang merah dan bawang bombai serta delima. - Apel.
Serat larut yang banyak terdapat dalam apel merupakan sumber betaglukan (beta glucan). Di dalam tubuh, betaglukan ikut berperan mengontrol penyerapan dan produksi kolesterol. Sumber lain pepaya, buah-buahan yang dimakan bersama kulitnya (apel dan pir), wortel, kapri dan sayuran polong-polongan lain pada umumnya (buncis, kecipir, dan kacang panjang), polong-polongan kering (kacang hijau, kacang merah, dan kacang tolo), serta beras merah - Ikan Tuna.
Termasuk sumber asam lemak omega-3 yang populer, selain salmon dan makarel. Omega-3 secara khusus melindungi tubuh terhadap kenaikan kadar kolesterol jahat LDL. - Jambu Biji Lokal Merah.
Sama seperti semangka merah dan tomat merah, jambu biji lokal merah kaya likopen. Likopen ikut berperan dalam mengendalikan produksi kolesterol. - Alpukat.
Asam pantotenat merupakan senyawa paling menonjol dalam alpukat yang berperan meredam kadar kolesterol darah. - Tempe.
Makanan rakyat ini berlimpah senyawa fitokimiawi isoflavon yang bersifat antikolesterol. Banyak juga terdapat dalam tahu dan susu kedelai. - Kacang Tanah
Kacang kulit, yakni kacang tanah berkulit yang dipanggang dalam oven. Camilan ini berlimpah lemak sehat sekaligus kaya vitamin E, yang bisa 'mengunci' radikal bebas agar tidak merusak kolesterol jahat LDL, sehingga pembentukan plak di dinding pembuluh darah dapat dihindari dan mencegah serangan jantung. - Mangga.
Vitamin C banyak terdapat dalam mangga. Sumber lainnya: belimbing, aneka jenis jeruk (jeruk bali, jeruk keprok, dan lain-lain), kedondong, pepaya, rambutan, stroberi, dan kiwi. Vitamin C mencegah kolesterol jahat LDL teroksidasi, sehingga menghindarkan terbentuknya plak di dinding pembuluh darah.
Artikel Sponsor : VCD Belajar Sulap
Kamis, 31 Mei 2007
Gandum, Baik untuk Kesehatan Jantung
Bagi Anda yang sangat memperhatikan kesehatan jantung, sebaiknya mulailah untuk mengganti menu sarapan Anda dengan sereal yang mengandung biji padi atau gandum. Menurut sebuah studi terbaru, risiko serangan jantung bisa dikurangi dengan rutin mengonsumsi sereal gandum.
Makanan yang mengandung biji-bijian diketahui memiliki kandungan serat, kaya akan vitamin, mineral serta antioksidan. Dari analisa yang dilakukan kepada lebih dari 10.000 dokter di AS, diketahui bahwa mereka yang rutin sarapan dengan sereal gandum atau biji padi setiap hari, risiko terjadinya gangguan jantung berkurang hingga 28%.
Dokter yang mengonsumsi gandum sebagai sarapan 2-5 kali seminggu, risiko gangguan jantungnya berkurang hingga 22%. Sedangkan mereka yang hanya mengonsumsi gandum seminggu sekali, risikonya turun menjadi 14%.
Manfaat positif dari sereal gandum bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga orang dewasa. Sereal yang terbuat dari gandum atau biji padi memang kaya akan serat yang efektif menurunkan tekanan darah serta kolesterol jahat, dan juga menghindari serangan jantung.
Sumber : Info Sehat
Minggu, 20 Mei 2007
Lebih Mengenal Autisme...
Autisme adalah suatu gangguan perkembangan yang kompleks, yang umumnya muncul pada usia 1-3 tahun. Tanda-tanda autisme biasanya muncul pada tahun pertama dan selalu sebelum anak berusia 3 tahun. Autisme 2-4 kali lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan.
PENYEBAB
Penyebab yang pasti dari autisme belum diketahui, yang pasti hal tersebut bukan disebabkan oleh pola asuh yang salah. Penelitian terbaru menunjukkan adanya kelainan biologis dan neurologis di otak, termasuk ketidakseimbangan biokimia, faktor genetik dan gangguan kekebalan.
Beberapa kasus autisme mungkin berhubungan dengan:
- Infeksi virus (rubella kongenital atau cytomegalic inclusion disease)
- Fenilketonuria (suatu kekurangan enzim yang sifatnya diturunkan)
- Sindroma-X yang rapuh (kelainan kromosom)
GEJALA
Penderita autisme klasik memiliki tiga gejala, yaitu:
- gangguan interaksi sosial
- hambatan dalam komunikasi verbal dan non-verbal
- kegiatan dan minat yang sangat terbatas
Gejala-gejala tersebut bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Selain itu, perilaku anak autisme biasanya berlawanan dengan berbagai keadaan yang terjadi dan tidak sesuai dengan usianya.
DIAGNOSA
Autisme tidak dapat langsung diketahui pada saat anak lahir atau pada screening prenatal (yaitu tes yang dilakukan ketika anak masih berada dalam kandungan). Belum ada tes medis untuk mendiagnosis autisme. Suatu diagnosis yang akurat harus berdasarkan kepada hasil pengamatan terhadap kemampuan berkomunikasi, perilaku dan tingkat perkembangan anak.
PENGOBATAN
Orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam membantu perkembangan anak. Seperti anak-anak lainnya, anak autis mampu belajar melalui permainan. Bergabunglah dengan anak ketika dia sedang bermain, tariklah anak dari perilaku dan ritualnya yang sering diulang-ulang, dan tuntunlah mereka menuju kegiatan yang lebih beragam. Misalnya, orang tua mengajak anak mengitari kamarnya, kemudian tuntun mereka ke ruang yang lain. Orang tua perlu memasuki dunia mereka untuk membantu mereka masuk ke dunia luar.
Tujuan dari pengobatan tersebut adalah untuk membuat anak autis berbicara. Tetapi sebagian anak autis tidak dapat bermain dengan baik, padahal anak umumnya mempelajari kata-kata baru melalui permainan. Sebaiknya orang tua tetap berbicara kepada anak yang autis, sambil menggunakan semua alat komunikasi dengan mereka, baik berupa isyarat tangan, gambar, foto, lambang, bahasa tubuh maupun teknologi. Selain itu, jadwal kegiatan sehari-hari, makanan dan aktivitas favorit, serta teman dan anggota keluarga lainnya bisa menjadi bagian dari sistem gambar dan membantu anak untuk berkomunikasi dengan dunia sekitarnya.
Sumber : Info-Sehat